{"id":10887,"date":"2021-07-18T16:00:12","date_gmt":"2021-07-18T09:00:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=10887"},"modified":"2021-11-23T11:45:48","modified_gmt":"2021-11-23T04:45:48","slug":"jalur-pendakian-gunung-lawu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/jalur-pendakian-gunung-lawu\/","title":{"rendered":"5 Jalur Pendakian Gunung Lawu, Nomor 2 Paling Hits dan Cepat!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gunung Lawu termasuk gunung yang cukup popular di kalangan pendaki. Letaknya di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya berada dekat dengan kota Solo dan Madiun, gunung ini memiliki ketinggi mencapai 3.265 mdpl dan termasuk gunung tertinggi ke-76 di dunia. Gunung Lawu memiliki tiga puncak, yaitu Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Gunung Lawu juga menyimpan pesona alam yang indah. Misalnya Anda bisa menyaksikan indahnya sunset dan sunrise dari gunung ini. Tidak hanya itu, hamparan awan yang luas, langit malam yang kemerlap, dan hamparan lembah, hutan dan perbukitan juga menjadi daya tarik gunung ini. Berikut adalah beberapa jalur pendakian Gunung Lawu yang bisa dicoba.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>5 Jalur Pendakian Gunung Lawu Melalui Jawa Tengah dan Jawa Timur<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-10888 size-full\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/pendakian-gunung.jpg\" alt=\"pendakian gunung\" width=\"1024\" height=\"768\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/pendakian-gunung.jpg 720w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/pendakian-gunung-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/pendakian-gunung-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>Jalur Pendakian dari Jawa Tengah<\/strong><\/h4>\n<p><strong>1. Cemara Kandang<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur pendakian ini dekat dengan jalur pendakian Cemoro Sewu yang ada di Jawa Timur, Jaraknya hanya terpisah 200an meter. Jalur Cemoro Kandang memiliki pesona alam yang indah. Ada kawah Condrodimuko, Air terjun, Cokro Suryo, Sendang Panguripan &amp; telaga kuning. Selain itu, untuk sampai dipuncak melalui jalur ini, pendaki hanya memerlukan waktu 9 jam 50 menit untuk sampai puncak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Candhi Cetho<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur pendakian ini sering disamakan dengan Gunung Argopuro karena kemiripannya. Mendaki melalui jalur ini sebaiknya tidak dilakukan di musim penghujan karena jalur ini akan menjadi licin, berlumpur, dan sering muncul kabut. Untuk sampai puncak Gunung Lawu membutuhkan waktu hingga 10.30 EIB.<\/span><\/p>\n<p><strong>3. Tambak<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur via Tambak merupakan jalur pendakian Lawu yang gerbang pendakiannya berada di dusun Tambak, Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar. Dulunya, jalur ini hanya dipakai oleh abadi dalem keraton &amp; para penduduk sekitar yang ingin ke puncak Lawu. Tapi, sekarang sudah dikelola secara resmi oleh Gentapala (Generasi Tambak Pecinta Alam).<\/span><\/p>\n<h4 style=\"text-align: justify;\"><strong>Jalur Pendakian dari Jawa Timur<\/strong><\/h4>\n<p><strong>4. Cemara Sewu<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur pendakian gunung Lawu via Cemoro Sewu adalah jalur pendakian yang paling popular di gunung Lawu. Lokasi basecamp Cemoro Sewu berada di Jl. Raya Sarangan, Sampe, Ngancar, Kec. Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.Total jarak yang akan Anda tempuh dari basecamp sampai puncak Lawu adalah 7 km. Dengan kondisi fisik bugar, Anda dapat mencapai puncak dalam waktu 7 jam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Singolangu<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jalur pendakian via Singolangu merupakan salah satu jalur pendakian ke gunung Lawu yang paling tua. Menurut literatur yang kami temukan, jalur Singolangu merupakan jalur pendakian spiritual dari raja Brawijaya V. Jika Anda mendaki melalui jalur Singolangu, Anda akan menemukan beberapa petilasan dari raja Majapahit tersebut. Misalnya petilasan Watu Lapak &amp; Cemoro Lawang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Total jarak tempuh dari basecamp Singolangu sampai puncak adalah 9,5 km. Jika kondisi tubuh Anda sedang fit dan bugar, estimasi waktu pendakian gunung Lawu via Singolawu adalah 11 jam 20 menit. Tanjakan dari pos 3 sampai ke pos 5 yang menghabiskan banyak waktu. Hal ini karena mulai pos 3 sampai pos 5 adalah tanjakan yang super panjang di jalur Singolangu. Benar-benar tinggi dan panjang bro, tanjakannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itu tadi 5 jalur pendakian Gunung Lawu. Semoga bermanfaat, ya! Jangan lupa untuk menambahkan layanan asuransi pada setiap perjalanan Anda. Temukan tawaran menariknya hanya di <a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-perjalanan\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cekpremi.com<\/a>.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Lawu termasuk gunung yang cukup popular di kalangan pendaki. Letaknya di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya berada dekat dengan kota Solo dan Madiun, gunung ini memiliki ketinggi &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":10889,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1015],"tags":[],"class_list":["post-10887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-travel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10887"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10887"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10887\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10889"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}