{"id":15309,"date":"2022-07-12T20:44:49","date_gmt":"2022-07-12T13:44:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=15309"},"modified":"2025-09-18T16:54:09","modified_gmt":"2025-09-18T09:54:09","slug":"cara-kerja-mobil-listrik-apa-perbedaannya-dengan-mobil-bbm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/cara-kerja-mobil-listrik-apa-perbedaannya-dengan-mobil-bbm\/","title":{"rendered":"Cara Kerja Mobil Listrik, Apa Perbedaannya dengan Mobil BBM?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengguna kendaraan bertenaga listrik sudah marak terlihat di jalanan ibukota, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan roda empat. Tak seperti mobil konvensional, cara kerja mobil listrik tentu berbeda. Walau jumlahnya belum banyak, kendaraan listrik memiliki peluang untuk berkembang pesat di Indonesia. Masa depan kendaraan listrik pun diprediksi akan semakin cerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah Indonesia berambisi untuk mempercepat pengembangan mobil listrik. Dengan cara kerja mobil listrik yang menggunakan baterai, pemerintah memilih hal ini sebagai upaya penurunan emisi karbon melalui sektor energi dan transportasi. Strategi yang dilakukan salah satunya dengan mengadopsi standar ramah lingkungan untuk kendaraan dengan memanfaatkan penggunaan tenaga listrik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan <\/span><a href=\"https:\/\/katadata.co.id\/jeany\/analisisdata\/619b5c2f1f4ec\/masa-depan-mobil-listrik-indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, terdapat 121 unit mobil listrik berbasis baterai yang dipasarkan oleh beberapa merek yang tergabung asosiasi pada 2020. Per Mei 2021, angka tersebut naik hampir 70 persen dengan 395 unit BEV (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Battery Electric Vehicle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang dibeli konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jumlah tersebut belum termasuk dengan mobil berteknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hybrid <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">plug-in hybrid<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Yang mana total penjualan keduanya menyentuh angka lebih dari 1.000 unit pada 2020, dan Januari hingga Mei 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya bagaimana cara kerja mobil listrik yang digadang-gadang sebagai kendaraan ramah lingkungan? Lalu apa perbedaannya dengan mobil berbahan bakar minyak? Berikut penjelasan selengkapnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Cara Kerja Mobil Listrik Secara Umum<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya, kendaraan listrik bergerak dengan energi dari baterai. Mobil listrik memiliki kapasitas daya baterai pada minimal angka 75.000 watt. Sehingga memungkinkan untuk sebuah mobil menempuh jarak ratusan kilometer dalam sekali pengisian daya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat penyimpan daya ini perlu diisi ulang atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">recharge<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tidak seperti mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM), kendaraan listrik perlu dihubungkan ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">charging station<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mengisi baterainya hingga penuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengisian sumber daya listrik memungkinkan untuk dilakukan di rumah, apabila telah memiliki komponen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electric vehicle charging station<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (EVCS) yang lengkap dan sudah terpasang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pengisian daya juga bisa dilakukan pada stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di kantor PLN, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">dealer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga area parkir <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mall<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sehingga kamu bisa mengisi daya baterai mobilmu sembari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shopping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara kerja mobil listrik dapat digambarkan seperti ini. Ketika pedal pada mobil ditekan, maka:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Controller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan mengambil serta mengatur daya listrik dari baterai traksi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inverter<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pengaturan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">controller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inverter <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kemudian mengirimkan sejumlah energi listrik ke motor (sesuai dengan kedalaman tekanan pada medal).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Motor traksi listrik mengubah energi listrik menjadi energi mekanik (rotasi atau putaran).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Putaran dari rotor pada motor akan memutar transmisi sehingga roda berputar lalu mobil pun bergerak.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Jenis-jenis Mobil Listrik<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis mobil listrik terus berkembang dan semakin maju. Bagi kamu yang tertarik untuk membeli kendaraan roda empat bertenaga listrik, terdapat beberapa jenis yang ada saat ini.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Battery Electric Vehicle<\/i><\/b><b> (BEV)<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis ini dikenal juga dengan nama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">all-electric vehicle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (AEV), yaitu kendaraan yang beroperasi sepenuhnya dengan menggunakan listrik di baterai. BEV tidak memiliki mesin pembakaran (ICE), sehingga listrik disimpan pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">battery pack<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pengisian baterai dilakukan dengan menghubungkannya ke jaringan listrik eksternal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan mobil listrik BEV ini adalah mampu menyimpan tenaga saat mobil melambat atau melakukan pengereman. Komponen listrik yang ada berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan tenaga dan menyimpan listrik ke dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">battery pack<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Hybrid Electric Vehicle<\/i><\/b><b> (HEV)<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">HEV merupakan tipe mobil listrik yang mengandalkan tenaga listrik sebagian atau tidak sepenuhnya. Jenis mobil ini disebut juga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">standard hybrid<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">paralel hybrid.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Kendaraan ini memiliki dua sistem penggerak, yaitu mesin pembakar (ICE) dan motor traksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ICE mendapat energi dari bahan bakar minyak, dan motor mendapat daya dari baterai. Baterai yang terdapat pada mobil ini tidak bisa diisi ulang karena tak memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">charging spot<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Namun baterai bisa terisi secara otomatis saat kendaraan melakukan pengereman.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Plug-in Hybrid Electric Vehicle<\/i><\/b><b> (PHEV)<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PHEV merupakan jenis mobil listrik yang beroperasi dengan mengandalkan listrik pada baterai, sekaligus bahan bakar bensin secara bersamaan. Baterai atau sumber listrik pada mobil PHEV ini bisa diisi ulang secara eksternal maupun memanfaatkan gerakan kinetis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PHEV biasanya dapat beroperasi setidaknya dalam dua mode yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">all-electric mode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di mana hanya listrik pada baterai sebagai energi menggerakkan mobil dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hybrid mode<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di mana listrik dan bensin digunakan bersamaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa tipe mobil listrik PHEV di Indonesia dapat menempuh lebih dari 70 mil dengan all-electric mode. Setelah baterai habis, model mobil ini beralih ke hybrid mode<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Fuel Cell Electric Vehicle<\/i><\/b><b> (FCEV)<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tipe ini juga dikenal sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fuel-cell vehicle <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(FCV) atau kendaraan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">zero emission<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">FCEV menggunakan hidrogen sebagai sumber energi untuk menghasilkan listrik dari sistem sel bahan bakar. Listrik dipakai untuk mengaktifkan motor agar dapat menjalankan kendaraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara kerja mobil listrik jenis FCEV hampir mirip dengan mobil listrik BEV. Hanya saja jenis FCEV memiliki sistem yang mengkonversi energi kimia pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fuel-cell<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi listrik.<\/span><\/p>\n<p><b>Perbedaan Mobil Listrik dan Mobil Bahan Bakar Minyak (BBM)<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang ingin tahu perbedaan di antara Mobil Listrik dan Mobil BBM. Berikut perbedaannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sumber Tenaga<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan paling jelas antara keduanya terletak pada sumber tenaganya. Mobil listrik membutuhkan tenaga listrik yang disimpan dalam baterai, sedangkan mobil BBM memerlukan bensin atau BBM pada tangki bahan bakar.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Harga Mobil<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Harga mobil listrik lebih mahal dari mobil konvensional pada saat pembelian di awal. Namun pemilik kendaraan listrik dapat menghemat biaya operasional lebih banyak daripada pengguna BBM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biaya pengisian daya mobil listrik dibebankan berkisar Rp.1.650,- hingga Rp. 2.466,- per kWh. Sedangkan biaya BBM, untuk pertalite berada di Rp.7.650, dan pertamax di harga Rp. 12.500,-.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Lama Pengisian Sumber Tenaga<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah diketahui bahwa pengisian mobil konvensional sangat cepat, hanya membutuhkan beberapa menit untuk mengisi penuh tangki BBM. Sedangkan mobil listrik, pengisian daya bisa memakan waktu satu sampai tiga jam jika ingin mengisi penuh baterai.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Dampak pada Lingkungan<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Electric vehicles menggunakan tenaga listrik dalam sumber tenaganya. Listrik diproduksi dari berbagai sumber daya, seperti batu bara atau gas. Namun listrik juga dapat dihasilkan dari tenaga yang terbarukan\u00a0 seperti tenaga air, angin dan matahari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan listrik memang berkontribusi pada emisi gas rumah kaca, tetapi mobil konvensional\u00a0 menyumbang emisi karbon dioksida lebih banyak dibanding mobil listrik.<\/span><\/p>\n<p><b>Harga Mobil Listrik di Indonesia<\/b><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>DFSK Gelora E<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Varian DFSK Gelora E merupakan mobil listrik murah di Indonesia. Untuk tipe Blind Van dibanderol dengan harga Rp. 480 juta, dan varian DFSK Gelora E Mini Bus dengan harga Rp. 510 juta.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Hyundai Ioniq<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Produsen asal Korea Selatan ini merilis mobil listrik Hyundai Ioniq Prime dan Signature. Ioniq Prime berada di harga Rp. 637 juta untuk yang terendah, sedangkan Ioniq Signature berkisar mencapai Rp. 682 juta.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Nissan Leaf<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nissan mewakili pabrikan Jepang bersaing dengan Hyundai. Harga mobil listrik Nissan Leaf berkisar di harga Rp. 679 juta hingga Rp. 728 juta, tergantung lokasi.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Lexus UX 300e<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saudara dari Toyota ini membanderol Lexus UX 300e dengan harga Rp. 1,431 miliar, dua kali lipat dengan harga mobil-mobil sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitulah penjelasan cara kerja <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">electric vehicle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hingga harga mobil listrik di Indonesia. Bagi kamu yang ingin membeli mobil listrik dan langsung mengasuransikannya, kamu bisa kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cekpremi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan temukan produk asuransi yang cocok untuk mobilmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa dapatkan <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi mobil All Risk<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan harga hemat, dan cashback hingga 25%*.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">*Syarat dan ketentuan berlaku<\/span><\/p>\n<p><b>Pertanyaan Seputar Kendaraan Listrik<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia yang semakin meningkat, juga menambah rasa ingin tahu yang lebih mendalam. Berikut beberapa hal yang perlu diketahui tentang mobil listrik.<\/span><\/p>\n<p>[sc_fs_multi_faq headline-0=&#8221;h6&#8243; question-0=&#8221;Apa Kelebihan Mobil Listrik?&#8221; answer-0=&#8221;Kelebihan dari mobil listrik: 1. Ramah lingkungan, 2. Kabin lebih senyap, 3. Biaya perawatan hemat, 4. Sekali pengisian daya, dapat menempuh ratusan kilometer. &#8221; image-0=&#8221;&#8221; headline-1=&#8221;h6&#8243; question-1=&#8221;Apa Kekurangan Mobil Listrik?&#8221; answer-1=&#8221;Beberapa kekurangan dari mobil listrik: 1. Stasiun pengisian listrik belum banyak, 2. Harga baterai mahal, 3. Pengisian daya yang lama, 4. Harga lebih mahal. &#8221; image-1=&#8221;&#8221; count=&#8221;2&#8243; html=&#8221;true&#8221; css_class=&#8221;&#8221;]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengguna kendaraan bertenaga listrik sudah marak terlihat di jalanan ibukota, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan roda empat. Tak seperti mobil konvensional, cara kerja mobil listrik tentu berbeda. Walau jumlahnya &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-15309","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-automotive"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15309"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15309"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25259,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15309\/revisions\/25259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}