{"id":16273,"date":"2022-09-11T01:16:32","date_gmt":"2022-09-10T18:16:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=16273"},"modified":"2025-09-17T17:19:49","modified_gmt":"2025-09-17T10:19:49","slug":"apa-itu-cuti-premi-kapan-dan-dampak-pengambilan-cuti-premi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/apa-itu-cuti-premi-kapan-dan-dampak-pengambilan-cuti-premi\/","title":{"rendered":"Apa Itu Cuti Premi?  Kapan dan Dampak Pengambilan Cuti Premi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang hendak membeli produk asuransi, ada baiknya untuk memahami lebih dahulu istilah-istilah yang ada agar tak salah menafsirkan. Salah satunya adalah cuti premi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar kata &#8216;cuti premi&#8217;, mungkin kamu akan berpikir bahwa seorang pemegang polis asuransi tidak akan membayar kewajiban preminya, sehingga manfaat perlindungan yang didapat pun terputus. Namun arti sebenarnya tidak seperti itu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuti premi merupakan ketentuan khusus yang bisa didapatkan oleh konsumen di produk <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unit link<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pemegang polis nyatanya tetap melakukan pembayaran premi dan juga mendapatkan manfaat perlindungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketentuan cuti premi asuransi memiliki efeknya tersendiri. Untuk itu kamu perlu mengetahui makna sesungguhnya dan dampak apa yang akan ditimbulkan dari istilah tersebut sebelum mengajukan permohonan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"Cuti premi adalah kondisi dimana pemegang polis tidak melakukan pembayaran premi  yang telah ditetapkan dalam polis, namun tetap mendapat manfaat perlindungan.\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15957\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/banner-health-article1.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/banner-health-article1.jpg 720w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/banner-health-article1-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar lebih paham dengan istilah cuti premi, simak penjelasannya di artikel ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Apa Itu Cuti Premi?\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian cuti premi disebutkan dalam Surat Edaran OJK No. 5 \/SEOJK.05\/2022 tentang Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuti premi adalah kondisi dimana pemegang polis tidak melakukan pembayaran premi berkala yang telah ditetapkan dalam polis asuransi, namun kepesertaan konsumen masih aktif dan perusahaan tetap mengenakan seluruh atau sebagian biaya-biaya sesuai dengan ketentuan di polis asuransi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fasilitas ini hanya diberlakukan dalam polis asuransi jiwa jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unit link<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yang memiliki manfaat ganda, yaitu proteksi sekaligus investasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cuti premi hanya berlaku atas permintaan pemegang polis. Sehingga jika ingin mengajukan permohonan, kamu harus menyerahkannya dalam jangka 30 (tiga puluh) hari sebelum berlakunya cuti premi.<\/span><\/p>\n<p><b>Cuti Premi Bukan Berarti Tak Bayar<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebetulnya pemegang polis bukan tidak membayar premi sama sekali. Ketika cuti premi dijalankan, perusahaan asuransi menggunakan nilai tunai yang sudah terbentuk dari investasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unit link<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menutup biaya premi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya cuti premi dapat dilakukan setelah beberapa tahun kepesertaan konsumen berjalan. Bila nilai tunai yang dimiliki memadai untuk membayar biaya premi, pemegang polis berkemungkinan bisa untuk mengambil cuti.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu konsumen harus memahami jika hasil investasi di unit link bersifat fluktuatif bergantung pada kondisi perekonomian. Sehingga hasilnya tidak selalu menghasilkan keuntungan dan meningkatkan nilai tunai. Namun bisa berakibat kerugian dan menurunkan nilai tunai yang dimiliki konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemegang polis harus kembali membayar premi atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> investasinya ketika nilai tunai yang sudah terbentuk tidak mencukupi supaya manfaat asuransi tetap berlaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Kapan Cuti Premi Dapat Diambil?\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat beberapa kondisi di mana kamu bisa memanfaatkan fasilitas cuti premi.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kondisi Mendesak<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat mengajukan cuti premi dalam kondisi mendesak. Misal ketika mengalami kesulitan finansial sehingga tak memiliki dana untuk membayar premi, seperti saat butuh tarif pengobatan yang besar, terkena musibah atau kecelakaan, serta membayar biaya pendidikan anak yang membludak.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Masa Pensiun<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa ini banyak dari pemegang polis sudah tidak produktif dalam pekerjaan, sehingga tidak memperoleh penghasilan. Saat kondisi ini, kamu dapat mengambil cuti premi sementara waktu sampai memiliki sumber keuangan lainnya untuk melanjutkan membayar premi kembali secara rutin.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Menstabilkan Finansial<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kamu merasa rencana keuangan terkecoh oleh pembayaran premi asuransi yang begitu besar, sehingga berkeinginan untuk mengambil cuti. Atau di saat mengalami pasang surut dalam bisnis sehingga bingung dalam menyetor premi asuransi secara tunai.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Keuntungan Investasi yang Cukup<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila nilai investasi yang dimiliki dirasa sudah cukup untuk\u00a0 sehingga kamu ingin berhenti sejenak dalam membayar premi. Namun perlu diingat bahwa pasar modal bisa terus berubah dari waktu ke waktu. Terkadang ada saatnya nilai investasi menurun, bahkan drastis. Untuk itu kamu tak bisa terus mengandalkannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa melanjutkan pembayaran premi dengan rutin dan mengembalikan potensi keuntungan nilai investasi.<\/span><\/p>\n<p><b>Dampak Mengambil Cuti Premi<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu perlu memahami mengenai dampak dari mengambil cuti premi dimana terdapat risiko polis asuransi menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lapse<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, yaitu tidak aktif atau batal jika nilai tunai investasi tidak mencukupi. Proteksi akan berhenti sampai polis dipulihkan kembali dengan syarat tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, biaya \u2013 biaya yang tercantum dalam polis akan dibebankan seluruhnya pada nilai investasi asuransi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unit link.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Yang mana dana investasi tidak mengalami penambahan kembali dikarenakan pembayaran premi rutin berhenti. Sehingga berisiko adanya ketidakcukupan potensi nilai investasi selama masa cuti premi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengambilan cuti premi tidak disarankan dalam masa yang terlalu lama. Hal ini bertujuan agar dana investasi untuk masa depan tak terganggu dan bisa digunakan dengan maksimal nantinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selagi kamu masih dalam usia produktif bekerja dan memiliki penghasilan, pikirkan dengan matang jika berkeinginan untuk menggunakan fasilitas ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari uraian tentang istilah cuti premi di atas, apakah kamu ingin tahu lebih dalam mengenai ketentuan premi lainnya? Atau malah kamu tertarik untuk memiliki asuransi jiwa yang menawarkan proteksi sekaligus investasi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa dengan mudah membeli asuransi melalui portal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> penyedia produk perlindungan di Cekpremi. Tersedia berbagai polis asuransi yang bisa kamu miliki seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, hingga asuransi perjalanan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-kesehatan\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15959\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/banner-health-article3.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/banner-health-article3.jpg 720w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/banner-health-article3-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tim Cekpremi akan memberikan rekomendasi produk asuransi terbaik sesuai kebutuhan dan kondisi finansial mu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi situs <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cekpremi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang untuk pembelian <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-kesehatan\"><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi kesehatan <\/span><\/a><i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan dapatkan penawaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cashback<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menarik untukmu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Pertanyaan Seputar Cuti Premi<\/b><\/p>\n<p><b>Apa Konsekuensi Pengambilan Nilai Polis Karena Cuti Premi?\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dana investasi suatu polis tidak mengalami penambahan dikarenakan pembayaran premi rutin berhenti. Biaya yang tercantum dalam polis akan dibebankan seluruhnya pada nilai investasi asuransi unit link. Sehingga berisiko adanya ketidakcukupan potensi nilai investasi selama masa cuti premi.<\/span><\/p>\n<p>[sc_fs_multi_faq headline-0=&#8221;h6&#8243; question-0=&#8221;Apakah Premi Asuransi Bisa Diambil? &#8221; answer-0=&#8221;Dana investasi suatu polis tidak mengalami penambahan dikarenakan pembayaran premi rutin berhenti. Biaya yang tercantum dalam polis akan dibebankan seluruhnya pada nilai investasi asuransi unit link. Sehingga berisiko adanya ketidakcukupan potensi nilai investasi selama masa cuti premi. &#8221; image-0=&#8221;&#8221; headline-1=&#8221;h6&#8243; question-1=&#8221;Apakah Premi Asuransi Bisa Diambil? &#8221; answer-1=&#8221;Premi dasar asuransi dibayarkan untuk memperoleh proteksi dan mempengaruhi manfaat yang didapat pemegang polis. Sebagian premi dialokasikan sebagai unit investasi, yang mana nilainya bisa diambil. &#8221; image-1=&#8221;&#8221; count=&#8221;2&#8243; html=&#8221;true&#8221; css_class=&#8221;&#8221;]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi kamu yang hendak membeli produk asuransi, ada baiknya untuk memahami lebih dahulu istilah-istilah yang ada agar tak salah menafsirkan. Salah satunya adalah cuti premi. Mendengar kata &#8216;cuti premi&#8217;, mungkin &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1370],"tags":[],"class_list":["post-16273","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-asuransi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16273"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16273"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16273\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20407,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16273\/revisions\/20407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}