{"id":16310,"date":"2022-09-13T11:20:45","date_gmt":"2022-09-13T04:20:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=16310"},"modified":"2022-09-12T15:30:33","modified_gmt":"2022-09-12T08:30:33","slug":"transmisi-matic-tidak-mau-pindah-gigi-penyebabnya-dan-cara-merawatanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/transmisi-matic-tidak-mau-pindah-gigi-penyebabnya-dan-cara-merawatanya\/","title":{"rendered":"Transmisi Matic Tidak Mau Pindah Gigi, Penyebabnya dan Cara Merawatanya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak mau pindah gigi secara tiba-tiba tentu akan membuat pengemudi mobil panik. Terlebih saat kendaraan melaju di jalan raya. Hal tersebut bukan hanya akan membahayakan diri sendiri, tetapi juga orang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pengendara mobil yang memilih transmisi matic karena penggunaannya yang cukup praktis. Namun bukan berarti tipe persneling ini jauh dari masalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu persoalan yang sering terjadi adalah gagal pindah gigi. Kondisi ini merupakan tanda adanya kerusakan pada sistem transmisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu kenapa transmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pada pada mobil sulit pindah gigi? Apa penyebabnya? Simak penjelasannya di bawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>PENYEBAB TRANSMISI MATIC GAGAL PINDAH GIGI<\/b><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Masalah pada <\/b><b><i>Switch<\/i><\/b><b> Rem<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendala pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem dapat membuat mobil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak mampu melakukan perpindahan gigi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yaitu ketika pedal rem diinjak, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem tidak ikut tertekan. Hal ini membuat tuas transmisi otomatis tidak akan bisa pindah. Kamu dapat mudah mengetahui kondisi ini dengan melihat lampu rem.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lampu akan menyala saat pedal rem diinjak. Namun bila lampu rem tidak menyala, artinya terdapat masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu pun perlu melakukan pengecekan untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem. Bisa saja karena mesti penyetelan ulang atau dengan mengganti yang baru. Kamu dapat melakukannya secara mandiri atau membawa ke bengkel.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Switch<\/i><\/b><b> Rem Kotor<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem yang kotor akibat debu, kotoran, atau sisa pelumas yang menumpuk bisa menyebabkan transmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tak mau pindah gigi. Kondisi seperti ini terjadi saat mesin mobil dingin. Ketika dipanaskan, kotoran itu bisa luruh sehingga persneling mudah digeser.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun kamu tetap harus memeriksa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem lebih lanjut. Karena terkadang usia pemakaian dan komponen yang kotor bisa menyulitkan kembali pengendara nantinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ganti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem dengan yang baru bila sudah lama. Harganya pun terbilang cukup terjangkau.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kerusakan pada <\/b><b><i>Gearbox<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabel <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gearbox<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang putus atau mengelupasnya lapisan pelindung dapat menjadi penyebab transmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> gagal pindah gigi. Terdapat tanda-tanda yang dapat kamu rasakan saat kondisi ini terjadi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuas persneling berhasil dipindah, tetapi pedal gas justru terasa berat ketika diinjak.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perpindahan gigi tidak terjadi sama sekali.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila partisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gearbox<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menjadi sumber masalahnya. Segera bawa mobil ke bengkel untuk diperiksa dan dilakukan pemeliharaan.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Jarak Pedal dan <\/b><b><i>Switch<\/i><\/b><b> Jauh<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jarak antara pedal dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem yang tidak tepat bisa membuat perpindahan gigi tak mampu dilakukan. Adanya jarak disebabkan pergeseran komponen mesin mobil. Kamu bisa menyetel ulang jarak di kedua partisi sekitar satu sentimeter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>CIRI-CIRI TRANSMISI <\/b><b><i>MATIC<\/i><\/b><b> TIDAK MAU PINDAH GIGI<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mobil kamu gagal pindah gigi, ada beberapa tanda yang bisa saja telah terjadi sebelumnya.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mobil Terasa Bergetar Kencang<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendaraan akan bergetar saat mesin dihidupkan. Namun bila getaran yang ditimbulkan keras hingga penumpang dalam kabin bisa merasakannya, berarti ada komponen yang memiliki kendala.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kerusakan dari sistem peredam atau transmisi yang bermasalah bisa jadi penyebabnya. Getaran terjadi karena gesekan kopling yang aus dan harus diganti.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Sulit Pindah Tuas<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tuas yang tidak bisa digerakkan merupakan salah satu tanda transmisi otomatis tak mau pindah gigi. Sehingga kamu akan sulit mengatur mode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">parking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke yang lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab awalnya bisa saja dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">switch<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> rem. Coba cek dengan menginjak pedal rem. Persneling yang tak mau berpindah meski pedal sudah diinjak artinya terdapat masalah.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mobil Tersentak saat Pindah Gigi<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transmisi yang normal akan memberikan perpindahan gigi yang halus bahkan tidak terlalu terasa. Bila sentakan kasar terjadi atau seperti terdapat dorongan keras pada mobil, maka bisa jadi terdapat kerusakan pada persnelingnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Segera bawa mobilmu ke bengkel jika keadaan seperti ini terjadi untuk diberikan servis perbaikan.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Perpindahan Gigi Tidak Mengikuti Tuas<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat transmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak pindah gigi padahal tuas sudah berpindah, kondisi ini cukup membahayakan. Permasalahan yang timbul cukup parah dan perlu segera melakukan pengecekan pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gearbox<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>CARA MERAWAT TRANSMISI <\/b><b><i>MATIC<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil dengan transmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki biaya perawatan yang cukup menguras kantong. Ada baiknya kamu mengetahui dan mengikuti cara mudah merawat persneling otomatis agar mobilmu tetap awet.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengganti Oli Dengan Teratur<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Idealnya oli transmisi otomatis diganti setiap 50.000 km setelah digunakan. Namun jika kamu selalu menggunakan mobil dan sering melewati wilayah macet, sebaiknya ganti pelumas lebih sering. Gunakan merek yang disarankan oleh pabrikan mobilmu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu juga dapat memeriksa kondisi dan warna oli sebelum diganti. Apabila pelumas berwarna cokelat susu, tandanya pelumas tersebut tercampur air. Segera ganti jika warnanya sudah menjadi kehitaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, kalau kamu menemukan oli mobilmu berada di bawah garis, kemungkinan kebocoran terjadi, dan perlu diperbaiki.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Hindari Tancap Gas Secara Tiba-tiba<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat akan melajukan mobil transmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hindari langsung menginjak pedal gas dalam-dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem transmisi pada mobil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> membutuhkan beberapa detik untuk dapat menghasilkan tekanan dari oli ke konverter torsi. Jika proses tersebut belum selesai dan sudah menerima tekanan besar, sudah dipastikan katup solenoid mobil akan rusak.<\/span><b><\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Panaskan Mesin Mobil Sebelum Bepergian<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasakan untuk memanaskan mesin mobil sebelum pergi beraktivitas. Pastikan pula tuas transmisi mobil matic berada pada posisi N saat mobil dipanaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengantisipasi mobil bertransmisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mu mengalami kerusakan menyeluruh, ada baiknya untuk memberikan perlindungan ekstra dengan asuransi mobil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu bisa mempertimbangkan asuransi mobil tipe <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Comprehensive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai jaminan penggantian kerugian dari risiko bahaya minor hingga besar, bahkan kehilangan kendaraan sekalipun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Temukan proteksi jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Comprehensive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> hanya di Cekpremi, portal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pembelian asuransi terpercaya dan aman. Tim Cekpremi akan merekomendasikan produk perlindungan terbaik dan tentunya ramah kantong.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16034\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/MV-3.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/MV-3.jpg 720w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/MV-3-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kunjungi situs <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cekpremi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> segera untuk pembelian <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi mobil<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, dan dapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cashback<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menarik hanya untukmu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Pertanyaan Seputar Transmisi <\/b><b><i>Matic<\/i><\/b><\/p>\n<p>[sc_fs_multi_faq headline-0=&#8221;h6&#8243; question-0=&#8221;Apa Arti Huruf-huruf pada Transmisi Matic? &#8221; answer-0=&#8221;Arti huruf pada persneling otomatis: 1. P, artinya parking atau parkir. Digunakan untuk mobil yang diparkir., 2. R, berarti reverse untuk berjalan mundur., 3. N, adalah neutral atau netral. Pada posisi ini mesin dan transmisi tidak terhubung., 4. D, merupakan drive atau jalan. Umumnya mobil matic melaju dengan posisi ini., 5. Angka 2, yaitu menahan gigi tertinggi di posisi gigi 2., 6. L, yakni menahan gigi tertinggi di gigi 1., 7. Shift Lock, untuk melepas pengunci tuas transmisi sehingga bisa dipindah ke posisi N ketika mesin mati. &#8221; image-0=&#8221;&#8221; count=&#8221;1&#8243; html=&#8221;true&#8221; css_class=&#8221;&#8221;]<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Transmisi matic tidak mau pindah gigi secara tiba-tiba tentu akan membuat pengemudi mobil panik. Terlebih saat kendaraan melaju di jalan raya. Hal tersebut bukan hanya akan membahayakan diri sendiri, tetapi &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":9102,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-16310","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-automotive"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16310"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16310"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16310\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16312,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16310\/revisions\/16312"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}