{"id":16497,"date":"2024-05-20T14:52:16","date_gmt":"2024-05-20T07:52:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=16497"},"modified":"2025-09-17T17:20:30","modified_gmt":"2025-09-17T10:20:30","slug":"tips-berkendara-saat-jalanan-macet-agar-mobil-awet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/tips-berkendara-saat-jalanan-macet-agar-mobil-awet\/","title":{"rendered":"Tips Berkendara Saat Jalanan Macet Agar Mobil Awet"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi kamu yang berada di kota-kota besar, menghadapi jalanan macet tentu sudah menjadi makanan sehari-hari. Berkendara saat macet dengan berkendara ketika jalanan sedang lancar tentu berbeda. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kamu sedang berada di jalanan macet apalagi saat berada di jalur menanjak, apa pernah mencium bau kopling? Hal tersebut biasanya disebabkan karena kesalahan dalam teknik berkendara. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kesalahan dalam teknik berkendara, jalanan macet juga dapat berdampak pada kondisi dan keawetan mesin mobil, lho. Lalu, bagaimana cara berkendara saat kondisi jalanan sedang macet agar mobil tetap awet? Yuk simak tips berkendara saat jalanan macet agar mobil tetap awet.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-20561\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Banner-Artikel_Mobil01.jpg\" alt=\"asuransi mobil\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Banner-Artikel_Mobil01.jpg 720w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Banner-Artikel_Mobil01-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/p>\n<h2><b>Tips Berkendara Saat Jalanan Macet Agar Mobil Tetap Awet<\/b><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengurangi Frekuensi Mengemudi dengan Setengah Kopling<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pengendara mobil manual, menginjak kopling terus menerus dapat memudahkan kamu untuk berjalan lambat saat kondisi lalu lintas sedang padat. Namun kenyataannya, dengan menginjak setengah kopling dapat membuat kampas persneling dan rem menjadi cepat aus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kondisi jalanan macet sehingga membuat kamu lama untuk bergerak, kamu dapat menetralkan persneling dan mengaktifkan rem tangan. Hal tersebut dapat membantumu menjaga mobil agar tetap awet.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Posisikan Transmisi Menjadi Netral Ketika Berhenti<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat lalu lintas sangat padat, membuat kamu mau tak mau harus berhenti dan tidak dapat berjalan bahkan hingga waktu yang cukup lama. Pada kondisi tersebut, kamu dapat memposisikan transmisi mobil menjadi netral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pengendara mobil manual, hal ini dapat meminimalisir resiko pedal kopling yang dapat terlepas. Karena terkadang beberapa pengemudi lupa jika transmisi berada dalam posisi aktif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu merupakan pengendara mobil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matic, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memposisikan transmisi menjadi netral juga diharuskan. Karena jika berada dalam transmisi D dalam waktu yang cukup lama, dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar berlebih.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memperhatikan Lampu Indikator<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sedang berada dalam kondisi macet, kamu harus memperhatikan indikator pada lampu mesin, indikator kelistrikan, pengereman, pendinginan, dan oli. Karena, jika salah satu indikator tersebut menyala maka terjadi permasalahan pada mobil kamu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya seperti, jika indikator pendinginan menyala, maka temperatur mesin panas telah melebih batas dan harus mengisi ulang air pendingin. Jika kamu mengalami hal tersebut, kamu dapat menepi bila memungkinkan, dan periksa mobil sebelum melanjutkan perjalanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga hal tersebut dapat membuat mobilmu tetap awet saat berkendara di tengah kemacetan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Hal yang Harus Dihindari Agar Mobil Awet<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini adalah kebiasaan yang harus kamu hindari agar dapat membantumu menjaga mobil tetap awet, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Jangan Memposisikan Gigi Netral Ketika Melewati Jalanan Menurun<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika posisi gigi netral saat berada di jalanan menurun, kecepatan mobil dapat lebih kencang dibandingkan jika kita memasukkan gigi pada posisi 2 atau 3. Hal ini tentu dapat membahayakan kamu dan mobilmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika saat gigi masuk pada posisi angka tertentu, laju mobil akan menjadi tertahan. Posisi masuk gigi akan membantu fungsi rem untuk menahan kecepatan. Sehingga kamu dapat terhindar dari kecelakaan, dan menjaga rem mobil agar tetap awet.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Jangan Menyalakan Mobil Terburu-buru<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kamu menyalakan mobil atau melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">starter, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kamu dapat menunggu terlebih dahulu. Khususnya bagi pemilik kendaraan yang menggunakan tipe mesin injeksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika kamu langsung menyalakan kendaraan tanpa menunggu beberapa saat, maka dapat merusak sistem tersebut. Kamu dapat menunggu hingga sistem injeksi pada karburator siap, kemudian nyalakan mesin agar lebih awet. Usahakan untuk memanaskan mobil terlebih dahulu sebelum berkendara, ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki mobil tanpa harus memikirkan biaya perawatan menjadi impian bagi banyak orang. Selain dengan menjaga mobil agar tetap awet, kamu juga dapat menggunakan asuransi mobil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih asuransi yang terpercaya, agar kamu dapat berkendara dengan aman dan nyaman. Kamu dapat memilih asuransi yang memiliki layanan terbaik melalui <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cek Premi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cek Premi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk membantumu mencari asuransi terbaik dan terpercaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Pertanyaan Seputar Berkendara Saat Jalanan Macet<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi beberapa pengemudi mungkin masih merasa bingung ketika sedang menghadapi kondisi macet. Sehingga timbullah beberapa pertanyaan, seperti:<\/span><\/p>\n<p><b>Bagaimana cara berhenti di tanjakan agar tidak mundur?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat menggunakan kopling sekaligus dengan pedal rem. Hal tersebut membuat mobilmu dapat berhenti secara otomatis dengan keadaan mesin masih menyala, dan pastikan untuk berada di posisi gigi satu.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"Tips berkendara\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-20563\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/Banner-Artikel_Mobil02.jpg\" alt=\"asuransi mobil\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\"><\/a><\/p>\n<p><b>Kenapa mobil bau kopling?<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bau kopling atau bau gosong biasa muncul akibat dari gesekan kampas kopling mobil yang terlalu sering sehingga menjadi hangus. Biasanya bau ini sering tercium jika pengendara menggunakan mobil saat melintasi tanjakan atau turunan yang curam.<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.jasindo.co.id\/media\/artikel\/4-tips-berkendara-saat-macet-agar-mesin-mobil-awet\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jasindo<\/a><b><\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi kamu yang berada di kota-kota besar, menghadapi jalanan macet tentu sudah menjadi makanan sehari-hari. Berkendara saat macet dengan berkendara ketika jalanan sedang lancar tentu berbeda. Ketika kamu sedang berada &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-16497","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16497"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16497"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20925,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16497\/revisions\/20925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}