{"id":16592,"date":"2022-12-14T22:45:18","date_gmt":"2022-12-14T15:45:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=16592"},"modified":"2024-08-19T10:01:57","modified_gmt":"2024-08-19T03:01:57","slug":"timing-chain-fungsi-dan-tanda-kerusakannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/timing-chain-fungsi-dan-tanda-kerusakannya\/","title":{"rendered":"Timing Chain, Fungsi, dan Tanda Kerusakannya"},"content":{"rendered":"<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Timing chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah komponen penghubung antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">camshaft <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(noken as), dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crankshaft<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (kruk as) agar mesin dapat bekerja secara optimal. Bentuk komponen ini adalah rantai yang berada di mesin pada bagian depan kendaraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya, komponen ini banyak ditemukan di mesin diesel, dan memiliki banyak fungsi. Apa saja fungsi dari komponen ini?<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\/?utm_source=organic&amp;utm_medium=blog&amp;utm_campaign=article&amp;utm_term=MV&amp;utm_content=&amp;coupon_code=C007CAR\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-21541\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel_Mobil01-1.jpg\" alt=\"asuransi mobil\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel_Mobil01-1.jpg 768w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel_Mobil01-1-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Fungsi Timing Chain<\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Penghubung <\/b><b><i>Crankshaft <\/i><\/b><b>dan Poros <\/b><b><i>Camshaft<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi utama ini bertujuan untuk menciptakan sinkronisasi antara naik turunnya piston dengan klep. Saat piston bergerak menurun, maka klep mobil akan dengan otomatis terbuka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, jika piston bergerak ke atas, maka klep akan tertutup. Jika gerakan keduanya sinkron, maka dapat meminimalisir risiko terjadinya pertumbukan antara klep dan piston.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengatur <\/b><b><i>Timing <\/i><\/b><b>Kerja Mekanisme Katup<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan namanya, komponen ini berfungsi untuk mengatur katup saat bekerja, baik membuka atau menutup. Perputaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crankshaft <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak diteruskan secara menyeluruh, namun dikurangi menggunakan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gear ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga, untuk menggerakkan poros <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">camshaft <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam satu kali putaran dibutuhkan dua kali putaran pada poros <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">crankshaft. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini bertujuan untuk mengatur kinerja katup agar sesuai dengan kondisi kerja di setiap silinder mesin, dan tidak terjadi tumbukan antara katup dan piston.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komponen ini berguna untuk menjaga ritme pembakaran mesin mobil sesuai waktunya dengan konsisten. Memiliki fungsi yang penting bagi kendaraan, membuatmu harus memperhatikan dan merawat komponen ini agar tidak rusak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Tanda Kerusakan Timing Chain<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permasalahan akan terjadi jika komponen ini kendur atau rusak, karena dapat mengganggu hingga merusak mesin mobil. Hal tersebut seringkali menimbulkan bunyi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bunyi ini dapat berupa suara bergerincing yang berisik. Hal tersebut menandakan kondisi mesin <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">idle <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau putaran tinggi. Berarti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">timing chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> telah kendur, sehingga rantai beradu dengan bagian blok mesin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika mesin mengeluarkan suara seperti ini, ditambah dengan munculnya indikator <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">warning light <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">check engine<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang menyala maka hal ini adalah sebuah peringatan. Bahwa hidrolis tensioner tidak dapat mengencangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">timing chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sesuai kekencangan yang dibutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">timing chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mulai mengendur, saat mobil akselerasi maka bunyi suara asing yang berada di sekitar bagian depan mesin mobil akan semakin keras. Sehingga membuat performa mesin menjadi tidak maksimal, pembakarannya tidak sempurna, dan tenaga mesin menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">loss.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendurnya komponen ini dapat berdampak pada bensin yang menjadi lebih boros. Jika dibiarkan secara terus menerus, dapat berbahaya karena klep dapat hancur akibat bertabrakan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">camshaft<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar terhindar dari timing chain yang aus, kamu dapat memberikan pelumas pada komponen tersebut. Hal tersebut merupakan pencegahan pertama untuk menghindari kerusakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika terjadi sesuatu yang mengharuskan untuk mengganti komponen seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">timing chain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kamu tidak perlu khawatir. Asuransi mobil terbaik bisa kamu cari rekomendasinya di <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cekpremi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-21472 size-full\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel_Mobil01.jpg\" alt=\"asuransi mobil\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel_Mobil01.jpg 768w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel_Mobil01-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timing chain adalah komponen penghubung antara camshaft (noken as), dengan crankshaft (kruk as) agar mesin dapat bekerja secara optimal. Bentuk komponen ini adalah rantai yang berada di mesin pada bagian &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":21658,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-16592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-automotive"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16592"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16592"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16592\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21659,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16592\/revisions\/21659"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21658"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}