{"id":16602,"date":"2024-05-17T16:55:37","date_gmt":"2024-05-17T09:55:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=16602"},"modified":"2024-05-17T16:55:38","modified_gmt":"2024-05-17T09:55:38","slug":"oli-mesin-diesel-jangan-asal-beli-berikut-tips-memilihnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/oli-mesin-diesel-jangan-asal-beli-berikut-tips-memilihnya\/","title":{"rendered":"Oli Mesin Diesel, Jangan Asal Beli, Berikut Tips Memilihnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini terdapat banyak pilihan untuk oli mesin diesel, sehingga hal tersebut dapat membuat kamu merasa bingung untuk memilih mana oli terbaik untuk mobil. Namun kamu tidak bisa memilih oli secara sembarangan.<\/span><\/p>\n<h2><b>3 Tips Memilih Oli Mesin Diesel<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oli diesel harus memiliki kemampuan yang lebih baik untuk membersihkan sisa pembakaran bahan bakar diesel, maka kamu harus memilih dengan tepat oli apa yang ingin digunakan. Berikut ini adalah tips untuk memilih oli diesel, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memperhatikan Viskositas Oli<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Viskositas atau kekentalan oli harus kamu perhatikan, karena viskositas mempengaruhi keawetan mesin mobil, baik untuk mobil baru hingga mobil lama sekalipun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penentuan viskositas untuk mobil mesin diesel, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">5W \u2013 40, biasanya digunakan pada mobil diesel modern dengan teknologi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">common rail <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang usianya dibawah 10 tahun, dan sudah menggunakan bahan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">full <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sintetik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">5W \u2013 30, biasanya digunakan pada mobil mesin diesel modern turbo atau non turbo.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">10W \u2013 40, biasanya digunakan pada mobil mesin diesel berusia diatas 5 tahun atau diatas 70.000 km.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">15W \u2013 40, biasa digunakan untuk mobil diesel yang berusia diatas 10 tahun. Mobil tua tidak membutuhkan oli encer, karena komponennya yang sudah tidak terlalu presisi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Material Oli<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan oli adalah hal penting yang harus kamu lihat pada saat pemilihan oli mobil diesel, terdapat 2 material yang biasanya digunakan, yaitu dengan bahan dasar mineral dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">full <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sintetik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin baik material oli yang digunakan, maka semakin baik pula kualitas oli tersebut. Bagi mobil bermesin diesel modern, kamu dapat menggunakan oli <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">full <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sintetik. Karena oli tersebut dapat memberikan perlindungan lebih baik dibanding yang berbahan mineral.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Memilih Oli yang Khusus<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan oli dapat ditentukan dengan jenis mobil, contohnya seperti jika mobil kamu menggunakan mesin turbo kamu harus menggunakan oli mesin diesel khusus turbo.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena mesin tersebut memiliki suhu yang lebih panas, sehingga membutuhkan oli dengan tingkat ketahanan baik terhadap perubahan suhu. Jika tidak menggunakan turbo, kamu dapat menggunakan oli dengan viskositas yang tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan pada kendaraan dapat menjadi investasi jangka panjang. Perawatan mobil dengan mesin diesel sangat mudah, dengan cara yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Merawat Oli Mesin Diesel<\/b><\/h2>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengganti Oli Mesin<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kamu dapat melakukan perawatan mesin dengan mengganti oli mesin secara rutin. Penggantian oli mesin dapat kamu lakukan setelah menempuh jarak setiap 5 ribu km atau setiap 6 bulan sekali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mengganti oli, kamu juga dapat mengganti filter oli. Harga filter oli cukup terjangkau jika kamu melakukan penggantian secara berkala.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Mengganti Filter Solar<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika saat mengganti oli, kamu dapat mengganti filter solar. Penggantian filter ini dianjurkan bagi kamu yang mengisi bahan bakar dengan kualitas di bawah rata-rata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya seperti menggunakan kualitas solar yang kurang baik atau busuk. Sehingga penggantian filter solar lebih sering dilakukan dibandingkan jika kamu menggunakan bahan bakar solar yang berkualitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merawat mesin mobil dapat memberikan keuntungan di masa depan, yaitu mobil dapat lebih awet digunakan hingga jangka waktu yang cukup lama. Namun dalam perawatan tentu membutuhkan biaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak perlu khawatir jika kamu menggunakan asuransi mobil, karena adanya asuransi dapat membantumu dalam menjaga mobil. Kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cekpremi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk memilih asuransi terbaik dan terpercaya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pertanyaan Seputar Oli Mesin Diesel<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merawat oli mesin diesel dapat kamu lakukan dengan pengecekan secara berkala. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang seringkali ditanyakan terkait oli mesin diesel, yaitu:<\/span><\/p>\n<h2><b>Apakah sama antara oli mesin diesel dan bensin?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan mendasar antara oli mesin diesel dan bensin berada pada viskositas dan kandungan detergennya, dimana oli diesel memiliki viskositas lebih kental dan kandungan detergen yang lebih banyak dibandingkan oli bensin.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa arti 5W 40 pada oli?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arti dari huruf \u201cW\u201d yaitu berasal dari kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">winter <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(musim dingin) jika merujuk pada sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multi grading society of Automotive Engineers <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(SAE). Angka yang ada sebelum huruf W menunjukkan viskositas oli atau kekentalannya pada suhu yang rendah.<\/span><\/p>\n<p><b>Tags: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">oli mesin diesel, mobil, viskositas, perawatan,\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber referensi:<\/b><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.carmudi.co.id\/journal\/cara-memilih-oli-mobil-diesel-simak-panduan-ini-biar-enggak-bingung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Carmudi<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini terdapat banyak pilihan untuk oli mesin diesel, sehingga hal tersebut dapat membuat kamu merasa bingung untuk memilih mana oli terbaik untuk mobil. Namun kamu tidak bisa memilih oli &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":20918,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-16602","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16602"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16602"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16602\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20919,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16602\/revisions\/20919"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16602"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16602"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16602"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}