{"id":16877,"date":"2022-12-25T19:01:04","date_gmt":"2022-12-25T12:01:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=16877"},"modified":"2023-03-31T14:22:28","modified_gmt":"2023-03-31T07:22:28","slug":"pajak-progresif-definisi-dan-cara-menghitung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/pajak-progresif-definisi-dan-cara-menghitung\/","title":{"rendered":"Pajak Progresif: Definisi dan Cara Menghitung"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aturan pajak progresif mobil dan motor tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Dalam UU tersebut, ketentuan tarif ditetapkan sebagai berikut. Kepemilikan kendaraan bermotor pertama dikenakan biaya paling sedikit 1%, paling besar 2%. Kepemilikan kendaraan bermotor kedua, ketiga, dan seterusnya dibebankan tarif paling rendah 2% dan paling tinggi 10%. Meski persentase tarif sudah ditetapkan, setiap daerah memiliki kewenangan untuk menetapkan besarannya.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-15934\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Banner-Artikel_Mobil01-1.jpg\" alt=\"Asuransi Mobil\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\"><\/a><\/p>\n<p><b>Pengertian dan Contoh Pajak Progresif<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak progresif adalah pajak yang dikenakan untuk kepemilikan kendaraan kedua, dan seterusnya. Dapat diterapkan pada kendaraan mobil dan motor yang didasarkan atas nama, alamat tempat tinggal, dan jenis kendaraan yang sama. \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, jika kamu punya dua mobil yang semuanya atas namamu, maka mobil kedua dipungut tarif pajak tersebut. Tarif pajak ini tidak berlaku untuk kendaraan bermotor TNI\/Polri, angkutan umum, ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, kendaraan pemerintah pusat dan daerah, serta lembaga sosial dan keagamaan.<\/span><\/p>\n<p><b>Tarif Pajak Progresif Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masing-masing pemerintah daerah menetapkan tarif berbeda. Sebagai contoh, berikut tarif di DKI Jakarta. Diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2015:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor pertama = 2%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kedua = 2,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor ketiga = 3%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor keempat = 3,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kelima = 4%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor keenam = 4,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor ketujuh = 5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kedelapan = 5,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kesembilan = 6%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kesepuluh = 6,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kesebelas = 7%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kedua belas = 7,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor ketiga belas = 8%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor keempat belas = 8,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor kelima belas = 9%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor keenam belas = 9,5%<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kepemilikan kendaraan bermotor ketujuh belas = 10%.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Cara Menghitung Pajak Progresif Kendaraan Bermotor<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghitungnya, dimulai dengan cara mencari NJKB kendaraan. NJKB diperoleh dengan rumus: (PKB\/2) x 100. Nilai PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) bisa kamu temukan di lembar STNK bagian belakang. Jika sudah mengetahui hasil NJKB, kalikan dengan persentase pajak progresif. Pastikan persentase sesuai urutan kepemilikan kendaraan. Selanjutnya, tentukan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) untuk mendapatkan pajaknya. Misal, kamu punya 2 unit mobil dengan merek yang sama. Dibeli pada tahun yang sama untuk wilayah DKI Jakarta. Tertulis Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di STNK sebesar Rp 2.000.000. Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)\u00a0sebesar Rp 153.000.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) = (Rp 2.000.000 : 2) x 100 = Rp 100.000.000.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil pertama<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PKB = Rp 100.000.000 x 2% = Rp 2.000.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">SWDKLLJ = Rp 153.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak = Rp 2.000.000 + Rp 153.000 = Rp 2.153.000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil kedua<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">PKB = Rp 100.000.000 x 2,5% = Rp 2.500.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">SWDKLLJ = Rp 153.000<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pajak= Rp 2.500.000 + Rp 153.000 = Rp 2.653.000<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Asuransi Mobil Pilihan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lindungi mobil kesayanganmu dengan asuransi mobil. Contoh asuransi\u00a0 yang bisa kamu jadikan pilihan adalah Asuransi Simas Insurtech dan Mega Insurance.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asuransi Simas Insurtech menyediakan dua pilihan polis, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Total Loss Only<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (TLO) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">comprehensive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">all risk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Bengkel rekanannya sudah mencapai 584 bengkel. Hal ini akan memudahkanmu untuk melakukan perbaikan. Premi TLO mulai dari Rp35.000 perbulan. Untuk premi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">all risk <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mulai dari RP175.000 perbulan. Batas usia kendaraannya juga cukup lama. Untuk jaminan gabungan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Comprehensive)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sampai dengan usia 10 tahun, sedangkan untuk jaminan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Total Loss Only<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ( TLO ) bisa sampai dengan usia 20 tahun.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mega Insurance menyediakan dua pilihan polis, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Total Loss Only<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (TLO) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">comprehensive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pilihan perluasan asuransi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">comprehensive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya juga cukup banyak di antaranya; RSCC &amp; TS (kerusuhan, pemogokan, sabotase), <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">act of God <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(bencana alam), TJH, Kecelakaan diri pengemudi dan\/atau penumpang. Proses klaimnya juga mudah karena ada aplikasi Mega Insurance Assistant.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan pilihan asuransi terbaikmu, kamu bisa mengunjungi<\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\"> Cekpremi<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Layanan ini menyediakan <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi mobil<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sesuai untukmu. Pilih produknya dan dapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cashback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam jumlah menarik.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16034\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/MV-3.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"257\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/MV-3.jpg 720w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/08\/MV-3-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/><\/a><\/p>\n<p><b>Pertanyaan Seputar Pajak Progresif.<\/b><\/p>\n<p>[sc_fs_multi_faq headline-0=&#8221;h6&#8243; question-0=&#8221;Apa yang dimaksud pajak progresif?&#8221; answer-0=&#8221;Pajak progresif adalah tarif pungutan pajak. Dengan persentase yang didasarkan pada jumlah\/kuantitas objek pajak. Serta berdasarkan harga\/nilai objek pajak.&#8221; image-0=&#8221;&#8221; headline-1=&#8221;h6&#8243; question-1=&#8221;Siapa yang kena pajak progresif?&#8221; answer-1=&#8221;Jenis pajak ini berlaku untuk pemilik kendaraan yang memiliki lebih dari satu mobil atau motor, dengan nama pribadi atau nama anggota keluarga yang tinggal di satu alamat atau kartu keluarga (KK). &#8221; image-1=&#8221;&#8221; count=&#8221;2&#8243; html=&#8221;true&#8221; css_class=&#8221;&#8221;]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aturan pajak progresif mobil dan motor tertuang dalam Undang-undang (UU) Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Dalam UU tersebut, ketentuan tarif ditetapkan sebagai berikut. Kepemilikan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":16878,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[745],"tags":[],"class_list":["post-16877","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-financial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16877"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16877"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16877\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16879,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16877\/revisions\/16879"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16878"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16877"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16877"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16877"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}