{"id":17823,"date":"2023-06-13T15:33:00","date_gmt":"2023-06-13T08:33:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=17823"},"modified":"2025-08-22T11:19:21","modified_gmt":"2025-08-22T04:19:21","slug":"angin-duduk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/angin-duduk\/","title":{"rendered":"Angin Duduk: Pengertian, Gejala, serta Penyebabnya"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mendengar kata angin duduk pasti sudah terlampau sering. Salah satu penyakit di dalam dunia medis sering disebut angina pectoris ini bisa terjadi karena adanya gangguan pasokan oksigen serta aliran darah ke otot jantung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayangnya, jenis masalah kesehatan satu ini seringkali diabaikan begitu saja oleh beberapa pihak. Selain karena kurang memahami dunia kesehatan secara mendalam, kebanyakan orang menganggap penyakit ini sama ringannya dengan masuk angin biasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal jika Anda abaikan begitu saja, akan menimbulkan komplikasi cukup serius. Bahkan, pada beberapa kasus angina pectoris bisa memicu kematian mendadak pada beberapa orang.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Angin Duduk<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenal lebih jauh tentang penyakit angina pectoris satu ini. Angin duduk merupakan jenis penyakit yang menimbulkan rasa nyeri pada dada akibat gangguan aliran darah menuju otot jantung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sering diabaikan begitu saja, karena nyeri dada karena angin tidak berbeda jauh dengan nyeri pada umumnya. Padahal rasa nyeri pada kasus ini bisa jadi lebih parah karena faktor penyebabnya yang cukup kompleks, salah satunya timbunan lemak dan kolesterol pada tubuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak heran jika sampai detik ini kasus penyakit ini paling banyak dialami oleh penderita jantung koroner. Terjadinya kasus ini pun seringkali mendadak. Apalagi jika seseorang melakukan pekerjaan cukup berat yang memicu jantung bekerja lebih keras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, seseorang dengan riwayat penyakit jantung atau tekanan darah tinggi tidak diperbolehkan untuk melakukan aktivitas fisik terlalu berat. Karena detak yang terlalu cepat cukup membahayakan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Gejala Angin Duduk<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengatasi permasalahan kesehatan dengan baik. Tentu seseorang harus paham apa saja gejala yang muncul untuk mempersiapkan penanganan yang tepat. Pada angin duduk sendiri gejalanya seperti menimbulkan rasa ditekan oleh benda yang sangat berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga timbul rasa nyeri berlebih yang timbul akibat penyakit ini ke bagian tubuh lain. Sehingga rasa nyerinya menyebar tidak hanya pada bagian dada saja, melainkan juga pada bagian lengan, bahu, leher, punggung, hingga rahang dan gigi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada wanita biasanya rasa nyeri yang ditimbulkan akan jauh lebih kuat. Karena wanita sangat sensitif dengan rasa nyeri maka akan membentuk rasa seperti ditusuk oleh benda tajam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tidak semua orang merasakan gejala yang sama. Semuanya tetap tergantung pada imunitas masing-masing orang. Sehingga, pastikan Anda memahami bagaimana gejala paling sering yang Anda alami agar bisa mendapatkan pertolongan dengan tepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa gejala lain yang akan Anda rasakan apabila menderita angina pectoris adalah timbulnya keringat dingin, tubuh terasa lemas dan pusing. Pada beberapa kasus juga menimbulkan rasa mual dan sesak napas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi penderita penyakit satu ini, gejalanya paling sering muncul ketika seseorang melakukan aktivitas. Tetapi, intensitasnya akan mereka ketika seseorang beristirahat ataupun minum obat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Penyebab Angin Duduk<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aliran darah sangat penting bagi otot jantung karena membawa oksigen yang bisa membantu organ bekerja dengan optimal. Jika terjadi kendala, maka keseluruhan kerja organ akan terhambat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika otot jantung kekurangan oksigen, maka bisa menyebabkan suplai oksigen menurun sehingga terjadi iskemia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab lain seseorang bisa mengalami angin duduk antara lain :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi penggumpalan darah yang tidak diketahui di pembuluh darah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat plak pada pembuluh darah arteri pecah<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terbentuknya aterosklerosis atau penyempitan darah arteri koroner. Biasanya terjadi karena terdapat timbunan lemak (plak) yang sudah mengeras<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Terjadi gangguan pada proses pemompaan otot jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuluh darah arteri koroner mengalami kejang<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya sumbatan pada aliran darah yang melewati katup jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan darah tinggi yang sangat umum dialami oleh penderita jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan merokok dan seringnya terkena asap rokok<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Adanya gangguan pada pembuluh darah kecil yang mengangkut darah menuju ke jantung<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang dengan riwayat gaya hidup tidak sehat seperti malas bergerak dan olahraga<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berat badan berlebih yang dimiliki oleh penderita (obesitas)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki riwayat diabetes tetapi tidak mengontrolnya dengan baik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seseorang yang memiliki tekanan cukup besar dan tidak mampu mengatasinya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Genetik \u2013 riwayat keluarga yang memiliki penyakit jantung<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dari beberapa faktor penyebab terjadinya angina pectoris ini. Faktor paling tinggi dipicu oleh gaya hidup tidak sehat dari penderita. Sehingga, sangat penting bagi setiap orang untuk menjaga kesehatan dan pola hidupnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Mengatasi Angin Duduk<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum terlambat, memang sudah sepatutnya Anda mencari cara untuk mengatasi angin duduk. Karena jenis penyakit ini sangat berhubungan dengan pernapasan yang rentan sekali bagi kesehatan tubuh. Untuk itu Anda bisa mengikuti beberapa cara berikut ini :<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Hindari Stress<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu obat angin duduk paling ampuh yaitu berasal dari diri sendiri. Anda bisa mengendalikan sentakan yang diakibatkan oleh penyakit dengan mengontrol cara berpikir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stress bisa memicu penyumbatan oksigen karena seluruh organ bekerja atas perintah otak. Untuk itu, pastikan Anda menghindari stress sebisa mungkin. Jika dirasa sudah tidak bisa melampiaskannya, Anda bisa bepergian sebentar untuk sekedar mencari udara segar.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Jaga Berat Badan Tetap Ideal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu penyebab dari angina pectoris adalah obesitas. Oleh karena itu, penting sekali bagi Anda yang ingin mengusir penyakit ini dari tubuh. Caranya dengan menjaga berat badan tetap ideal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya sesuai dengan anjuran Kemenkes. Berat badan ideal tidak hanya menghindarkan Anda dari banyak penyakit berbahaya, tetapi juga membuat aktifitas terasa lebih nyaman dan enjoy.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Istirahat yang Cukup<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan Anda tidur dengan cukup setidaknya 6 \u2013 8 jam per hari. Jika tidak bisa beristirahat di siang hari, Anda bisa menggantinya dengan tidur paling malam pukul 21.00 setiap hari.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Kontrol Gula Darah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lakukan pengontrolan gula darah secara rutin, apalagi jika Anda memiliki riwayat obesitas. Pasalnya, obesitas yang tidak terkontrol hanya akan memicu penyakit komplikasi seperti jantung dan juga angin duduk secara mendadak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila Anda merasakan gejala angin duduk dan tidak segera mereda setelah pengontrolan rutin. Maka, Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan medis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak perlu takut akan biaya penanganan medis yang cukup mahal. Sekarang, Anda bisa mendaftarkan diri ke asuransi kesehatan agar kondisi tubuh bisa dilakukan pengontrolan secara rutin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mendapatkan pertimbangan layanan <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-kesehatan\"><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi kesehatan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dari berbagai perusahaan. Anda bisa mengeceknya melalui halaman resmi cekpremi. <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cekpremi.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan sebuah website yang memberikan layanan untuk memudahkan setiap orang menemukan pilihan asuransi terbaik sesuai kebutuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sumber :<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/health.kompas.com\/read\/2021\/10\/04\/210100068\/15-penyebab-angin-duduk-dan-cara-mencegahnya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kompas<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/kesehatan\/angin-duduk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Halodoc<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.siloamhospitals.com\/informasi-siloam\/artikel\/apa-itu-angin-duduk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Siloam Hospitals<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/angin-duduk\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Alodokter<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.detik.com\/bali\/berita\/d-6488463\/apa-itu-angin-duduk-pengertian-gejala-dan-cara-mengatasinya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Detik<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mendengar kata angin duduk pasti sudah terlampau sering. Salah satu penyakit di dalam dunia medis sering disebut angina pectoris ini bisa terjadi karena adanya gangguan pasokan oksigen serta aliran darah &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[44],"tags":[],"class_list":["post-17823","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kesehatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17823"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17823"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19128,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17823\/revisions\/19128"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}