{"id":19206,"date":"2023-09-11T17:30:00","date_gmt":"2023-09-11T10:30:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=19206"},"modified":"2025-08-22T11:10:37","modified_gmt":"2025-08-22T04:10:37","slug":"pasang-penangkal-petir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/pasang-penangkal-petir\/","title":{"rendered":"Cara Pasang Penangkal Petir yang Aman untuk Rumah"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hujan yang turun begitu sering dan deras di musim penghujan, tentu saja membuat petir sangat rawan terjadi. Dalam kondisi musim seperti ini,<\/span><b> pasang penangkal petir <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">sangatlah penting. Hal ini karena penggunaannya dapat melindungi bangunan dan perangkat elektronik dari kerusakan akibat petir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penangkal petir mampu mengalirkan arus petir ke tanah secara aman, mencegah terjadinya lonjakan listrik yang bisa merusak struktur bangunan atau peralatan di dalamnya. Hal ini membantu menjaga keselamatan orang-orang yang berada di dalam bangunan, sekaligus mengurangi risiko kebakaran akibat petir.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Penangkal Petir?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penangkal petir sendiri adalah sebuah sistem yang sengaja dirancang untuk tujuan memberikan perlindungan bagi bangunan maupun strukturnya dari kerusakan yang diakibatkan oleh petir. Sistem tersebut bekerja dengan cara mengarahkan arus petir yang berasal dari awan agar menuju tanah secara aman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sehingga penggunaannya mampu mencegah arus tersebut melewati bangunan maupun struktur yang justru bisa merusaknya. Adapun fungsi utama penangkal petir, yaitu sebagai media penghantar listrik dari sambaran kilat yang kemudian akan diteruskan ke media lain, misalnya tanah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, <\/span><b>pasang penangkal petir <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">juga dapat meredam efek sambaran petir yang membahayakan. Penangkal dapat mencegah terjadinya konslet aliran listrik saat cuaca buruk dan banyak petir. Itulah sebabnya, alat ini biasanya dipasang di atas atap gedung gedung tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Beberapa Komponen untuk Pemasangan Penangkal Listrik<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum Anda memutuskan untuk membeli atau <\/span><b>pasang penangkal petir, <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">penting bagi Anda untuk mengenali apa saja bagian-bagian dari alat tersebut. Alat untuk menangkal petir ini terdiri dari tiga bagian komponen utama. Diantaranya, yakni penangkal petir yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">splitzen. Splitzen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> biasa dikenal dengan batang penangkal yang letaknya ada di paling atas dengan bentuk mirip seperti tombak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, ada kawat konduktor dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai media penghantar arus yang letaknya tertanam di dalam tanah. Mengetahuinya, akan memudahkan Anda ketika melakukan pengecekan kelengkapan komponen maupun bagiannya sebelum membeli. Di bawah ini adalah 3 bagian penting dari penangkal listrik:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. <\/b><b><i>Air Terminal (Head)<\/i><\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Air terminal <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">head,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> letaknya ada di bagian ujung atas. Pada penangkal jenis konvensional, bentuk aur terminal ini menyerupai ujung tombak Sedangkan untuk jenis penangkal elektrostatis, air terminal ini cenderung lebih besar dan lebar dengan bentuk yang menyerupai payung. Adapun fungsi air terminal ini adalah sebagai media untuk menjadi target sambaran petir.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Konduktor<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konduktor merupakan kabel yang fungsinya adalah untuk mengalirkan tenaga yang tertangkap air terminal dan kemudian menuju ke grounding. Komponen ini bekerja untuk membantu mengalirkan arus petir dengan aman ke tanah.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Grounding<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Grounding merupakan bagian dari penangkal petir yang penempatannya ada ada di dalam tanah. Pembuatan dan penempatan grounding ini sangat tidak disarankan berada terlalu dekat dengan bangunan rumah. Penempatan grounding yang terlalu dekat dengan bangunan rumah bisa berisiko.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini karena dapat menyebabkan arus petir masuk ke dalam bangunan. Idealnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> harus ditempatkan dengan aman, menjauh dari bangunan dan benda-benda lain yang bisa menjadi jalur masuknya arus petir.<\/span><\/p>\n<h2><b>Inilah Cara Pasang Penangkal Petir secara Aman<\/b><\/h2>\n<p><b>Pasang penangkal petir<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan aman memerlukan pengetahuan dan perhatian terhadap detail. Berikut beberapa langkah umum yang perlu Anda ikuti:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Pemasangan Sistem Grounding<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam memasang penangkal petir yang aman dan benar, hal pertama untuk diperhatikan adalah cara pemasangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Apabila grounding tidak bisa menetralkan listrik ke dalam tanah, itu artinya pemasangan penangkal petir di rumah tersebut juga berarti gagal. Untuk cara pasang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> itu sendiri, dilakukan melalui langkah pengeboran di permukaan tanah sampai kedalaman 12 meter.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, pada kondisi tertentu, pemasangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini hanya bisa dilakukan dengan cara menanamkan batangan elektroda dengan kedalaman 1 &#8211; 4 meter. Langkah pengeboran tanah ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan alat bor manual, yang berupa rangkaian pipa besi dengan diberikan aliran air bertekanan tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah lubang hasil pengeboran terbentuk sesuai kedalaman yang ditentukan, maka langkah berikutnya adalah menanamkan batangan elektroda yang telah dihubungkan menggunakan kabel tembaga. Untuk masing-masing<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini nantinya bisa saling berhubungan satu sama lain maupun berdiri masing-masing.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Posisi Pemasangan Tombak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk<\/span><b> pasang penangkal peti<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">r konvensional yang sifatnya massif, diperlukan beberapa tombak atau yang biasa disebut dengan nama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">splitzen.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Komponen ini nantinya dipasang di beberapa bagian titik sekitar luasan bangunan supaya lebih efektif melindungi dari potensi hantaman petir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda perlu memposisikan tombak petir di beberapa bagian pada sudut bangunan. Buat pada jarak maksimal 6 meter diantara tombak satu dengan yang lain. Selain itu, usahakan pula agar panjang tombak memiliki ukuran sama. Begitupun dengan pemasangannya, juga perlu dilakukan pada ketinggian sama, antara satu dengan yang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, setiap tombak penangkal petir akan dihubungkan menggunakan kabel tembaga, diarahkan pada instalasi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sudah di pasang. Selain itu, cara pasang<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga perlu Anda perhatikan, sekaligus melakukan pengetesan menggunakan ohm meter untuk memperoleh sistem grounding yang berkualitas baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, untuk penarikan jalur kabel ke<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> grounding, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda perlu memilih jalur terpendek dari masing-masing tombak penangkal petir tersebut. Anda juga perlu menggunakan isolator atau bahan non konduktif yang digunakan sebagai pelapis kabel ketika <\/span><b>pasang penangkal petir.\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan ini mampu menjadi penghantar arus tegangan listrik yang akan tertangkap oleh komponen<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> splitzen<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ketika terkena sambaran petir. Sehingga nantinya tidak terjadi induksi di bagian atap bangunan rumah atau alat elektronik yang ada di dalamnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pemasangan Kabel Penghantar Petir<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah selanjutnya adalah menghubungkan tombak penangkal petir dan sistem <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grounding<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang telah terpasang dengan benar ke dalam satu rangkaian. Penting untuk memilih jenis kabel yang berbahan tembaga, serta mempunyai lapisan pembungkus karet konduktor yang baik dan juga tebal. Sehingga nantinya, kabel ini bisa digunakan dalam jangka waktu lama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan arus yang sangat tinggi, tentu sambaran petir tidak hanya membahayakan rumah dan peralatan yang terdapat di dalamnya. Maka dari itu, penting untuk memiliki <\/span><b>pasang penangkal petir <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">di rumah. Selain itu, penting pula melindungi properti Anda dengan jaminan proteksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Miliki <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-properti\"><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi properti<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk meminimalisir risiko kerugian yang mungkin terjadi. Asuransi juga akan memberikan pertanggungan pada kerugian Anda sesuai dengan polis yang Anda beli. Dapatkan informasi lengkap mengenai produk asuransi pilihan yang sesuai dengan bantuan tim ahli melalui web <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Cekpremi.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">REFERENSI<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ilmubangunan.com\/pasang-penangkal-petir\/#2_Pemasangan_Sistem_Grouding\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ilmu Bangunan<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.rumah.com\/panduan-properti\/penangkal-petir-makin-murah-dan-mudah-dipasang-ini-panduannya-16175\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Rumah<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.pinhome.id\/blog\/tips-memasang-penangkal-petir-yang-aman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Pinhome<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hujan yang turun begitu sering dan deras di musim penghujan, tentu saja membuat petir sangat rawan terjadi. Dalam kondisi musim seperti ini, pasang penangkal petir sangatlah penting. Hal ini karena &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-19206","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tips-trick"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19206"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19206"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19208,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19206\/revisions\/19208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}