{"id":19766,"date":"2023-10-20T17:05:43","date_gmt":"2023-10-20T10:05:43","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=19766"},"modified":"2023-10-20T17:05:45","modified_gmt":"2023-10-20T10:05:45","slug":"contoh-surat-kuasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/contoh-surat-kuasa\/","title":{"rendered":"2 Contoh Surat Kuasa yang Kerap Digunakan Sehari-hari"},"content":{"rendered":"\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membuat surat kuasa perlu memperhatikan contoh surat kuasa yang benar agar memahami unsur dan ciri yang terkandung dalam surat tersebut. Pembuatan surat kuasa juga tidak bisa sembarang karena termasuk hal penting yang memiliki dasar hukum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika kesulitan untuk mengurus dokumen, seperti perpanjangan STNK, mengurus KK dan KTP, Anda bisa mewakilkan melalui orang lain. Agar lebih jelas mengenal tentang surat kuasa, Anda bisa menyimak artikel di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Pengertian dan Ciri Surat Kuasa<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa itu surat kuasa? Surat kuasa adalah dokumen yang memuat tentang pemberian wewenang atau kuasa dari seseorang kepada orang lain. Secara sederhana, surat kuasa menjadi bukti legalitas pada pihak lain sebagai perwakilan Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biasanya penggunaan surat ini berfungsi untuk mengurus administrasi atau birokrasi ketika yang bersangkutan tidak bisa melakukannya sendiri. Bahkan pembuatan surat kuasa tidak boleh secara sembarangan karena memiliki dasar hukum yang sah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh karena itu, dalam membuat surat kuasa harus menggunakan format yang baik dan benar atau bisa melihat contoh surat kuasa. Adapun ciri dari surat kuasa yang benar harus memiliki karakteristik sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pembuatan surat kuasa yang baik harus menggunakan Bahasa Indonesia baku serta mudah dipahami.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan bahasa dan kata-kata dalam surat kuasa harus sesuai dengan peruntukannya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Surat kuasa memuat pernyataan terkait peralihan wewenang dari diri sendiri pada orang lain guna mengurus suatu hal.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis Surat Kuasa<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sedikit orang yang menganggap pembuatan surat kuasa bisa sesuai keinginan, baik format hingga isi. Memang benar jika isi surat kuasa bisa sesuai keinginan atau keperluan Anda, namun harus menggunakan format yang benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Surat kuasa tergolong jenis surat formal sehingga Anda perlu memperhatikan unsur-unsur penyusun isi surat. Tidak hanya itu saja, Anda juga perlu mengenal jenis-jenis surat kuasa terlebih dahulu agar lebih mudah saat membuatnya sendiri.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Kuasa Umum<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum melihat contoh surat kuasa, Anda perlu mengetahui jenis dari surat kuasa yang biasa orang-orang pergunakan. Salah satunya surat kuasa umum yang memiliki landasan hukum Pasal 1796 KUHP.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Surat kuasa umum ini merupakan bentuk pemberian wewenang secara umum meliputi tindakan-tindakan yang berkaitan dengan pengurusan. Misal tindakan memindahtangankan barang, meletakkan hipotek, atau tindakan lain yang bisa dilakukan oleh pemilik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artian lain, surat kuasa ini bertujuan agar pihak tertunjuk mengurus kepentingan pembuat surat kuasa secara umum. Oleh karena itu, surat kuasa umum tidak bisa menjadi dasar perwakilan pembuat surat di hadapan pengadilan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\">\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Kuasa Khusus<\/span><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis dari surat kuasa tidak hanya secara umum saja, namun ada jenis surat kuasa khusus yang juga memiliki landasan hukum. Surat kuasa khusus ini merupakan pemberian kuasa atau wewenang secara khusus kepada orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak contoh surat kuasa yang bisa Anda lihat agar lebih sesuai dengan peruntukannya termasuk contoh dari surat kuasa khusus. Biasanya surat ini berfungsi untuk mengurus segala kepentingan dari pemberi kuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, pernyataan yang termuat biasanya meliputi tindakan apa saja yang boleh penerima kuasa atau pihak ketiga lakukan. Bahkan surat kuasa khusus ini bisa menjadi perwakilan dari pemberi kuasa di depan pengadilan.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">2 Contoh Surat Kuasa<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apa saja contoh surat kuasa? Tentu Anda sudah penasaran dengan bagaimana contoh format surat kuasa yang baik dan benar.\u00a0 Sebenarnya ada banyak contoh yang bisa Anda lihat sesuai dengan peruntukannya masing-masing.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Kuasa Ahli Waris<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Surat kuasa ahli waris merupakan surat atau dokumen atas pemberian kuasa atau wewenang terkait kepemilikan harta, seperti tanah atau rumah. Anda bisa mengutus orang lain untuk melakukan jual beli aset melalui surat kuasa ini dan contoh surat kuasa sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>SURAT KUASA AHLI WARIS<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya yang bertanda tangan di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat, Tanggal Lahir :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nomor KTP \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat Lengkap \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya disebut dengan Pemberi Kuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan ini memberikan kuasa kepada:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tempat, Tanggal Lahir \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nomor KTP\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungan dengan Pemberi Kuasa:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat Lengkap\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang selanjutnya disebut dengan Penerima Kuasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sebagai pemberi kuasa menyatakan bahwa pemberian wewenang atau kuasa kepada penerima kuasa untuk mengurus harta waris peninggalan. Adapun harta peninggalan yang dimaksud berupa:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebidang tanah seluas &#8230;. meter persegi dan rumah seluas &#8230;. meter persegi yang berdiri atas nama &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya akan memberikan kuasa kepada penerima kuasa atas kepemilikan sebidang tanah dan rumah setelah saya meninggal dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun untuk bisa digunakan sebagaimana mestinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dibuat di \u00a0 \u00a0 \u00a0 :&#8230;&#8230;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada Tanggal:&#8230;..<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Surat Kuasa Pengambilan Barang<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh surat kuasa berikutnya adalah surat kuasa atau pemberian wewenang atas pengambilan barang tertentu karena pemilik berhalangan. Barang tersebut biasanya bersifat berharga sehingga tidak bisa sembarang menyerahkan ke sembarang orang selain pemiliknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>SURAT KUASA PENGAMBILAN BARANG<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang bertanda tangan di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat\u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memberi kuasa Kepada:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pekerjaan :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alamat\u00a0 \u00a0 \u00a0 :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya sebagai pihak pertama telah memberikan wewenang kepada pihak kedua selaku wakil pihak pertama untuk mengambil barang berupa&#8230;.. di Pegadaian&#8230;..<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian surat kuasa ini saya buat, semoga bisa digunakan sebagaimana mestinya.<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Tempat, Tanggal pembuatan surat)<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0(Tanda tangan)\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 (Tanda tangan)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">(Nama lengkap pihak pertama) \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 (Nama lengkap pihak kedua)<\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya masih banyak contoh surat kuasa lainnya yang bisa Anda lihat dan perhatikan sehingga tidak perlu bingung saat membuatnya. Dengan mengetahui berbagai jenis dan format surat kuasa tentu akan lebih mudah mengutus orang lain saat Anda tidak bisa melakukannya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat membeli mobil baru lengkap dengan pendaftaran <\/span><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-mobil\"><span style=\"font-weight: 400;\">asuransi mobil<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> terbaik\u00a0 Anda juga bisa menggunakan surat kuasa. Anda bisa membuat surat kuasa ketika kesulitan atau tidak bisa melakukannya hal tersebut sendiri dengan menunjuk orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memberi wewenang sebaiknya Anda mencari informasi tentang perusahaan asuransi terbaik melalui <\/span><a href=\"https:\/\/cekpremi.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">cekpremi.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Sekian penjelasan mengenai pengertian dan contoh surat kuasa sesuai format peruntukan yang bisa Anda gunakan ketika membutuhkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Referensi:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.medcom.id\/pendidikan\/tips-pendidikan\/8koZEdDb-15-contoh-surat-kuasa-dengan-format-pembuatan-yang-lengkap\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Medcom<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.akseleran.co.id\/blog\/contoh-surat-kuasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Akseleran<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/money.kompas.com\/read\/2022\/03\/22\/143327726\/10-contoh-surat-kuasa-untuk-semua-keperluan-beserta-formatnya?page=all&amp;_gl=1*orykpt*_ga*YW1wLWl2NWxNYWprWEdFbzNKV2drdHdzcjdZZ1U3cnlhVGVHbUh6Z2I1OFZndDZ3Q1B5TUt3ZFBlNjVUT0VISWF6STk.*_ga_77DJNQ0227*MTY5NzQ0MjkxNS4xMy4wLjE2OTc0NDI5MTYuMC4wLjA.*_ga_7KGEC8EBBM*MTY5NzQ0MjkxNS4xMy4wLjE2OTc0NDI5MTYuMC4wLjA.#page2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kompas<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.bfi.co.id\/id\/blog\/contoh-surat-kuasa-dan-komponen-penting-lainnya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><span style=\"font-weight: 400;\">BFI<\/span><\/a><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Membuat surat kuasa perlu memperhatikan contoh surat kuasa yang benar agar memahami unsur dan ciri yang terkandung dalam surat tersebut. Pembuatan surat kuasa juga tidak bisa sembarang karena termasuk hal &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":19767,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-19766","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-life-style"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19766"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19766"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19766\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19768,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19766\/revisions\/19768"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19767"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19766"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19766"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19766"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}