{"id":7615,"date":"2021-04-17T10:00:45","date_gmt":"2021-04-17T03:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=7615"},"modified":"2021-10-01T11:17:42","modified_gmt":"2021-10-01T04:17:42","slug":"jenis-asuransi-properti-begini-kover-premi-dan-syaratnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/jenis-asuransi-properti-begini-kover-premi-dan-syaratnya\/","title":{"rendered":"Jenis Asuransi Properti | Begini Kover, Premi, dan Syaratnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Secara umum, ada dua jenis asuransi properti yang dapat dipilih oleh masyarakat yakni asuransi untuk rumah tinggal, serta asuransi properti untuk tempat usaha seperti toko, ruko, dan gudang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua jenis asuransi tersebut tentu menawarkan layanan dan perlindungan yang berbeda. Fungsi dan perhitungan preminya pun dibuat lebih spesifik, sesuai dengan kebutuhan pelanggan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu, agar tidak salah memilih asuransi properti yang tepat. Simak ulasan terkait cakupan perlindungan (kover), premi hingga syarat pendaftaran masing-masing polis di bawah ini.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Cakupan Perlindungan (Kover) Jenis Asuransi Properti<\/strong><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Jenis Asuransi Rumah Tinggal<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu kover yang diberikan oleh penyedia layanan asuransi properti adalah perlindungan rumah terhadap dampak bencana alam, seperti banjir, gempa, tsunami dan sebagainya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak cuma itu, jenis asuransi properti bahkan memberikan jaminan perlindungan terhadap bencana kebakaran, ledakan, asap, hingga kerusakan akibat kejatuhan badan pesawat terbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika ingin memperluas cakupan kover, pemegang polis juga berkah mengajukan perluasan jaminan risiko meliputi kerusakan akibat huru-hara, tanah longsor, angin topan, pencurian dan lain-lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan perabotan dan furnitur pun dapat diamankan dengan mengajukan jenis asuransi properti pribadi. Cakupan kover polis asuransi ini lebih luas lagi, bahkan mencakup barang-barang koleksi.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Jenis Asuransi Properti Bisnis<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk asuransi bisnis, pertanggungan atau kover perlindungan bisa diperluas untuk menjamin perlengkapan rumah, mesin, barang dagangan, stok atau persediaan hingga barang jadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, disediakan juga polis Gangguan Usaha (<em>Business Interruption<\/em>) yang memberi jaminan perlindungan atas kehilangan keuntungan atau pendapatan karena adanya gangguan usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mirip seperti jenis asuransi rumah tinggal, pemberian klaim biasanya diakibatkan oleh kerugian, kehancuran, atau kerusakan yang dijamin oleh polis asuransi properti <em>All Risk.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perlu diketahui, Anda bisa menggunakan asuransi ini untuk membayar biaya arsitek atau konsultan properti saat merenovasi bangunan. Semua layanan sudah dikover dengan syarat-syarat tertentu.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Berapa Biaya Premi Jenis Asuransi Properti?<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum menghitung biaya preminya, penting untuk kita mengetahui apa itu TSI. <em>Total Sum Insured <\/em>atau TSI merupakan nilai harga yang akan diberikan kepada tertanggung dari pihak asuransi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Nilai tersebut diambil dari total keseluruhan harga bangunan beserta isinya (furnitur dan perabotan). Agar tidak bingung, simak simulasi perhitungan premi jenis asuransi properti berikut ini.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Simulasi Perhitungan Premi<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mari kita asumsikan bahwa Anda memiliki rumah dengan nilai harta Rp1 miliar. Saat mengajukan polis, <em>rate<\/em> asuransi yang dikenakan oleh penanggung sebesar 0,0294%. Perhitungannya menjadi:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Total nilai harta (TSI) = Rp1.000.000.000<\/li>\n<li>Rate asuransi = 0,0294%<\/li>\n<li>000.000.000 x 0,0294% = <strong>Rp294.000<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai informasi, besaran biaya premi jenis asuransi properti sendiri umumnya dipengaruhi oleh banyak faktor. Agar lebih mudah diantisipasi, berikut beberapa faktor yang perlu diperhatikan:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Apakah bangunan lebih sering dihuni atau lebih banyak ditinggal oleh pemiliknya;<\/li>\n<li>Keadaan lingkungan di sekitar lokasi bangunan berada;<\/li>\n<li>Kerugian akibat perampokan atau pembongkaran yang pernah terjadi;<\/li>\n<li>Jenis dan nilai harta benda yang nantinya akan diasuransikan; serta<\/li>\n<li>Pernah tidaknya bangunan tersebut terkena banjir.<\/li>\n<\/ul>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Syarat Pendaftaran Jenis Asuransi Properti<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mungkin Anda bertanya-tanya, jika jenis asuransi properti dapat mengaver sebagian besar bentuk bangunan, mengapa ada pengaju yang pendaftarannya ditolak oleh pihak asuransi?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara garis besar, selama bahan lantai dua dan tiga tidak terbuat dari kayu atau bahan lain yang mudah terbakar, sebuah rumah dapat diasuransikan meskipun bangunannya bertingkat tiga,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jika sudah memenuhi persyaratan dari spesifikasi rumah, siapkan juga beberapa berkas atau dokumentasi yang biasanya diminta oleh pihak penanggung, seperti:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li>Fotokopi KTP<\/li>\n<li>Fotokopi Akta Perusahaan (untuk properti bisnis)<\/li>\n<li>Fotokopi Sertifikat Tanah<\/li>\n<li>Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)<\/li>\n<li>Fotokopi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagaimana, cukup mudah <em>\u2018kan <\/em>syarat pendaftaran jenis <a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-properti\">asuransi properti<\/a>? Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memilih polis perlindungan yang tepat, <em>ya!<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Secara umum, ada dua jenis asuransi properti yang dapat dipilih oleh masyarakat yakni asuransi untuk rumah tinggal, serta asuransi properti untuk tempat usaha seperti toko, ruko, dan gudang. Kedua jenis &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7616,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1370],"tags":[],"class_list":["post-7615","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-asuransi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7615"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7615"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7615\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}