{"id":9115,"date":"2021-05-26T22:40:58","date_gmt":"2021-05-26T15:40:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=9115"},"modified":"2024-08-19T21:27:30","modified_gmt":"2024-08-19T14:27:30","slug":"cara-menghitung-cc-motor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/cara-menghitung-cc-motor\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung CC Motor yang Benar, Begini Rumusnya!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Saat membeli sebuah motor, CC kendaraan sedikit banyak mempengaruhi keputusan konsumen. Agar tidak tertipu dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gimmick <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing, penting mengetahui cara menghitung CC motor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap bulannya, ada saja merek kendaraan roda dua terbaru yang dikeluarkan oleh pabrikan motor. Produk-produk tersebut pun biasanya menawarkan keunggulan serta spesifikasi yang berbeda-beda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">gimmick <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pemasaran yang sering dipakai oleh produsen motor ialah tawaran kapasitas mesin yang besar. Namun apakah klaim itu sesuai dengan fakta di lapangan?<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> Yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kita buktikan!<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Cara Menghitung CC Motor yang Benar<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secar garis besar, CC atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Centimeter Cubic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berkaitan erat dengan kapasitas mesin. Jika CC motor Anda besar, sudah pasti daya tampung bahan bakar dan tenaga yang dihasilkan jadi semakin besar.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu pula dengan konsumsi bensinnya, semakin besar CC motor maka semakin boros penggunaan bahan bakarnya. Karena itu, memilih kapasitas mesin motor harus disesuaikan dengan kebutuhan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum mengetahui cara menghitung CC motor, mari kita asumsikan jika Anda baru membeli motor Honda Tiger kapasitas 200 cc. Berdasarkan informasi tersebut, berikut simulasi perhitungannya:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><b>Rumus <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">pi x (d x d) x l<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><b>pi <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">=<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">0,785 (rumus absolut lingkaran dibagi 4-tak)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><b>d <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">= 63,5 (jari-jari atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">broke<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Honda Tiger)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><b>l <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">= 62,2 (tinggi atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stroke<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Honda Tiger)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">0,785 x (63,5 x 63,5) x 62,2 = <\/span><b>196,882 cc<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Melalui cara menghitung CC motor di atas, dapat diketahui bahwa kapasitas mesin Honda Tiger sejatinya sebesar 196,882 CC. Lantas, mengapa produsennya mengklaim angka yang lebih tinggi?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan bingung, klaim 200 CC yang diutarakan oleh produsen merupakan hasil pembulatan. Sebab kapasitas mesin motor mencapai 196,8 CC, pembulatan menjadi 200 CC dirasa masih wajar.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Bisakah Kapasitas CC Motor Ditingkatkan?<\/b><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki motor dengan kapasitas CC yang besar memang menyenangkan. Selain menunjang manuver dalam berkendara, CC yang besar identik dengan motor yang tangguh dan berkelas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika CC motor tidak sesuai dengan yang diharapkan, Anda bisa meningkatkan kapasitas mesin dengan cara di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bore up. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Agar tidak salah dalam melakukannya, berikut tips yang bisa diikuti.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Sesuaikan Diameter Silinder<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada umumnya teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bore up <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">motor dapat kita lakukan dengan dua cara, yaitu dengan memperbesar diameter silinder orisinil atau mengganti liner silindernya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin mengganti liner silinder, maka penting memperhatikan batas aman <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">bore up-nya.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika dipaksakan, bukan tidak mungkin mesin motor tersebut akan rusak bahkan jebol, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lho!<\/span><\/i><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Hitung Volume Ruang Bakar Motor<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk cara yang satu ini agaknya Anda perlu meminta bantuan mekanik motor berpengalaman, sebab jika salah maka bisa berisiko pada panasnya mesin kendaraan hingga kebakaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menghitung volume ruang bakar motor sangat penting. Hal ini dimaksudkan, agar kita mengetahui seberapa besar kemampuan ruang tersebut bila dilakukan peningkatan kapasitas.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Cermati Rasio Panas Mesin dan Kompresi<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tekanan kompresi adalah tekanan efektif rata-rata yang terjadi di ruang bakar. Bila tekanan kompresi dan panas yang ideal telah diketahui, maka peningkatan CC motor dapat dilakukan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ukuran ideal tingkat panas dan kompresi sejatinya berbeda-beda. Pabrikan biasanya mencantumkan batas Titik Mati Atas (TMA) dari tingkat panas ruang bakar dan kompresi mesin di buku manual.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itu tadi cara menghitung CC motor yang patut kita ketahui. Agar kenyamanan dalam berkendara semakin terjamin, jangan lupa daftar kendaraan tersebut dengan <a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-motor\">asuransi motor<\/a> terpercaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ya!<\/span><\/i><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat membeli sebuah motor, CC kendaraan sedikit banyak mempengaruhi keputusan konsumen. Agar tidak tertipu dengan gimmick marketing, penting mengetahui cara menghitung CC motor. Setiap bulannya, ada saja merek kendaraan roda &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21896,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-9115","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-automotive"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9115"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9115"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9115\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21897,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9115\/revisions\/21897"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21896"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9115"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9115"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9115"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}