{"id":9125,"date":"2021-05-27T10:00:17","date_gmt":"2021-05-27T03:00:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=9125"},"modified":"2024-08-19T14:40:38","modified_gmt":"2024-08-19T07:40:38","slug":"material-peredam-suara-ruangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/material-peredam-suara-ruangan\/","title":{"rendered":"6 Material Peredam Suara Ruangan yang Ampuh Usir Kebisingan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suara bising yang berasal dari luar rumah memang menjengkelkan. Jika masalah ini terus-menerus mengganggu Anda, segera atasi dengan bahan-bahan peredam suara ruangan berikut ini.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi peredam suara cukup simpel, yakni menginsulasi suara yang berasal dari luar maupun dalam ruangan. Dengan bahan-bahan ini, ruangan menjadi kedap gema dan terbebas dari kebisingan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Material kedap suara sejatinya cukup mudah ditemukan, sebagian besar bisa dibeli di toko material dengan harga yang bervariasi. Pasaran apa saja bahan-bahannya? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, simak ulasan di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><b>Inilah 6 Bahan Peredam Suara Ruangan Rumah<\/b><\/h2>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>1. Glasswool<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Glasswool merupakan material yang cukup populer sebagai peredam suara ruangan. Bahan ini umumnya berbentuk rol, dengan panjang sekitar 30 m serta ketebalan antara 2,5 \u2013 5 cm.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Meski banyak digunakan, material glasswool nyatanya tidak bisa kita aplikasikan di setiap tempat. Terutama pada ruangan studio, yang umumnya memantulkan getaran serta suara cukup keras.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>2. Rockwool<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika glasswool tidak efektif untuk meredam suara ruangan rumah, Anda bisa mencoba menggunakan material berbahan rockwool. Bahan yang satu ini relatif lebih tebal daripada glasswool.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Frekuensi suara yang mampu ia redam juga cukup besar, yakni mencapai 100 desibel. Karena itu, material ini sering digunakan pada ruangan-ruangan khusus sebagai pelapis kedua glasswool.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>3. Polyethylene Terephthalate\u00a0(PET)<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">PET merupakan material yang biasa digunakan oleh pabrikan besar. Bahan yang satu ini sangat efektif dalam meredam serta menyerap suara yang datang dari dalam atau luar ruangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu PET sangat mudah dibentuk sesuai ukuran ruangan, tidak memerlukan rangka, dan bisa dipasang di mana saja. Material ini terbuat dari plastik daur ulang, sehingga lebih ramah lingkungan.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>4. Green Wool<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Green wool adalah material peredam suara ruangan yang terbuat dari polyester fibre. Berkat sifat hydrophobic-nya, material ini tahan terhadap air dan tidak terpengaruh oleh kelembapan udara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain lebih kuat dan tahan lama, salah satu keunggulan green wool adalah pengaplikasiannya yang mudah. Material ini bisa kita tempelkan langsung ke dalam tembok atau ditanam.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>5. Keramik Fiber<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis peredam suara ruangan keramik fiber terbilang sangat berkualitas. Tidak hanya ampuh mengusir kebisingan, material ini juga berguna sebagai anti gempa dan penyerap panas.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Karena itu, jangan heran jika harga bahan ini dibanderol lebih mahal dari material lainnya. Keramik fiber pun sering digunakan dalam konstruksi bangunan bertingkat berkat keawetannya.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><b>6. Busa Telur<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin mendapatkan peredam suara yang murah, busa telur bisa jadi material pilihan Anda. Meski begitu, sayangnya bahan yang satu ini tidak cocok untuk ruangan ber frekuensi suara keras.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah beberapa bahan peredam suara ruangan yang ampuh usir kebisingan. Agar kenyamanan dan keamanan semakin terjaga, segera daftarkan rumah Anda dengan <a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-properti\">asuransi properti<\/a> terpercaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ya.<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga bermanfaat!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suara bising yang berasal dari luar rumah memang menjengkelkan. Jika masalah ini terus-menerus mengganggu Anda, segera atasi dengan bahan-bahan peredam suara ruangan berikut ini. Fungsi peredam suara cukup simpel, yakni &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21816,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1236],"tags":[],"class_list":["post-9125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-properti"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9125"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21817,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9125\/revisions\/21817"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}