{"id":9473,"date":"2021-06-09T12:00:41","date_gmt":"2021-06-09T05:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=9473"},"modified":"2021-09-27T22:23:12","modified_gmt":"2021-09-27T15:23:12","slug":"melaporkan-nomor-penipuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/melaporkan-nomor-penipuan\/","title":{"rendered":"Jangan Langsung Panik, Ini Cara Melaporkan Nomor Penipuan!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Belakang ini semakin marak penipuan online lewat SMS atau telpon dengan modus minta pulsa, orang terdekat mengalami kecelakaan, atau menang undian. Bahkan ada yang bertindak selangkah lebih maju dengan menghack<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">akun <a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/5-cara-memanfaatkan-sosial-media-untuk-bisnis-anda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sosial media<\/a> atau chat kemudian meminta pinjaman kepada orang-orang terdekat dari akun tersebut. Jika Anda pernah mengalaminya, untuk mencegah korban lain, Anda bisa melaporkan nomor penipuan tersebut kepada pihak terkait.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai informasi, penipuan online tersebut bisa terkena hukuman pidana atas tindakan tersebut jika terbukti di pengadilan. Beberapa dasar hukumnya adalah:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 28 (1) UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 378 KUHP<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 82 dan 85 UU No 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 3, 4, 5 &amp; 10 UU No 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan &amp; Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 28 ayat (1) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancamannya tidak main-main, hukuman penjara paling lama 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti telah dijelaskan, ada berbagai macam modus penipuan yang bisa mengintai kita. Setiap modus penipuan biasanya sengaja membuat rekening palsu dengan menggunakan identitas abal-abal atau mencuri identitas orang lain. Untuk mencegah kebocoran data, pastika setiap transaksi online dilakukan dengan aman, terlebih ketika membeli asuransi secara online.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana cara melaporkan ketika terjadi penipuan online?<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara Melaporkan Nomor Penipuan ke Berbagai Pihak\u00a0<\/strong><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9474 size-full\" src=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/penipuan-online.jpg\" alt=\"penipuan online\" width=\"1145\" height=\"858\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/penipuan-online.jpg 720w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/penipuan-online-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/penipuan-online-1024x767.jpg 1024w, https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/penipuan-online-768x575.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1145px) 100vw, 1145px\" \/><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Melaporkan ke Kantor Polisi<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda mengalami penipuan online dalam bentuk apapun, bahkan hingga mentransfer sejumlah uang, ini cara yang bisa dilakukan ketika melaporkan ke kantor polisi.<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Siapkan bukti akurat. Bukti yang bisa dilampirkan berupa chat, foto, link website, rekaman suara, video, atau bentuk lainnya. Bukti tersebut dijadikan satu dalam sebuah penyimpanan, seperti flashdisk atau CD.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Datang ke kantor polisi. Setelah memiliki bukti lengkap dan akurat, datangi kantor polisi tingkat polres untuk tindak pidana siber.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menuju ruangan SPKT. Setibanya di kantor polisi, carilah ruang SPKT atau Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu. Sampaikan laporan dan bukti yang ada pada petugas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ceritakan detail kejadian. Anda bisa menceritakan kronologi yang terjadi dan petugas juga akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait. Semua hal tersebut akan dibuatkan laporan sebagai bukti dan Anda tinggal menunggu pemberitahuan selanjutnya dari polisi.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/3-jenis-penipuan-asuransi-mobil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">3 Jenis Penipuan Asuransi Mobil<\/a><\/strong><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Cara Blokir Rekening Penipu<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membuat laporan ke polisi, Anda bisa meminta pihak bank untuk memblokir atau membekukan rekening si penipu. Detailnya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hubungi bank Anda dan sampaikan masalah yang terjadi. Sebutkan nomor rekening Anda dan nomor rekening penipu. Bank akan melakukan pembekuan dana yang telah ditransfer.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bawa laporan dari kepolisian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pergi ke kantor cabang terdekat dengan persyaratan yang dibutuhkan.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buat surat permintaan blokir rekening.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika semua syarat terpenuhi, maka bank akan memproses pengajuan blokir rekening dan bank akan berusaha melakukan penarikan dana yang telah Anda transfer.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/cara-cek-nomor-sertifikat-tanah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Perhatikan 2 Cara Cek Nomor Sertifikat Tanah yang Asli Agar tidak Tertipu!<\/a><\/strong><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Melaporkan di Layanan Aduan BRTI<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sambil menunggu perkembangan dan info lebih lanjut dari polisi, Anda juga bisa membuat laporan secara online melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Layanan ini dikelola oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Berikut cara melaporkan penipuan online di layanan Aduan BRTI:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Buka website layanan.kominfo.go.id dan pilih menu Aduan BRTI.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengisi data lengkap, nama, alamat email dan nomor telepon seluler.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mengisi aduan dan pilih Mulai Chat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelapor akan dilayani oleh Petugas Helpdesk dan diminta untuk melampirkan bukti rekaman percakapan dan\/atau foto pesan yang diindikasikan penipuan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petugas Helpdesk melakukan verifikasi dan analisis percakapan dan\/atau pesan yang telah dikirim.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Petugas Helpdesk membuat tiket laporan ke dalam sistem SMART PPI dan mengirimkan e-mail ke penyelenggara jasa telekomunikasi terkait yang meminta agar nomor telepon seluler (MSISDN) pemanggil dan\/atau pengirim pesan diblokir.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyelenggara jasa telekomunikasi membuka dan menindaklanjuti laporan yang terdapat dalam sistem SMART PPI dengan melakukan blokir nomor telepon seluler (MSISDN) pemanggil dan\/atau pengirim pesan yang terindikasi penipuan dalam waktu 1&#215;24 jam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penyelenggara jasa telekomunikasi wajib memberikan notifikasi kepada BRTI terkait pengaduan pelanggan yang telah ditindaklanjuti atau diselesaikan ke sistem SMART PPI.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal terjadi pemblokiran terhadap nomor telepon seluler (MSISDN) yang tidak terkait dengan penipuan, pemblokiran nomor telepon seluler (MSISDN) pemanggil dan\/atau pengirim pesan dapat dibuka setelah ada klarifikasi dan\/atau verifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan yang disampaikan kepada BRTI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Melaporkan ke Lapor.go.id<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mencegah korban-korban lain, Anda juga bisa melaporkan nomor penipuan ke lapor.go.id, sebuah situs yang dikembangkan oleh Kantor Staf Presiden untuk layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat. Berikut cara melaporkan melaporkan penipuan online di Lapor.go.id:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih kategori pelaporan, yakni \u201cPengaduan\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tulis judul pelaporan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuliskan detail kejadian penipuan, meliputi nama akun penipu, jumlah kerugian, dan keterangan lainnya secara lengkap<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih tanggal dan lokasi kejadian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih instansi (Kementerian atau Pemprov) tujuan yang berkaitan dengan laporan Anda<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih kategori \u201cTindak Pidana\u201d pada kategori \u201cSituasi Khusus\u201d<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Upload lampiran (jika ada) dengan ukuran maksimal 2 MB.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pilih kategori pengadu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Klik Lapor<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>Melaporkan Penipuan Online di Cekrekening.id<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya adalah agar rekening diketahui masyarakat dan tidak ada lagi kasus penipuan yang sama. Website ini merupakan situs resmi miliki Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang merangkum rekening yang terkait tindak pidana seperti penipuan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pelaporan rekening ke situs ini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi atau website dan bisa juga secara offline dengan datang langsung ke call center Kominfo dengan membawa salinan bukti dugaan tindak pidana. Cara pelaporan secara online adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Klik cekrekening.id\/lapor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Masukkan nama bank, rekening, nama pemilik rekening,<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Isi kategori transaksi, jumlah kerugian, media transaksi, dan kronologi penipuan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk bisa melaporkan penipuan Anda perlu melampirkan bukti penipuan seperti bukti transfer, chat, dan bukti mendukung lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harapannya tidak ada yang mengalami masalah ini, namun jika Anda mengalaminya beberapa cara melaporkan nomor penipuan seperti di atas bisa dilakukan. Selain melindungi diri sendiri juga, Anda bisa melindungi orang lain dengan melaporkan hal tersebut ke publik.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belakang ini semakin marak penipuan online lewat SMS atau telpon dengan modus minta pulsa, orang terdekat mengalami kecelakaan, atau menang undian. Bahkan ada yang bertindak selangkah lebih maju dengan menghack &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":9475,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[745],"tags":[],"class_list":["post-9473","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-financial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9473"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9473"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9473\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9475"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9473"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9473"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9473"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}