{"id":9590,"date":"2021-06-13T18:00:58","date_gmt":"2021-06-13T11:00:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=9590"},"modified":"2024-08-19T10:08:33","modified_gmt":"2024-08-19T03:08:33","slug":"rem-hidrolik-motor-cara-kerja-kelebihan-harga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/rem-hidrolik-motor-cara-kerja-kelebihan-harga\/","title":{"rendered":"Rem Hidrolik Motor: Cara Kerja, Kelebihan, dan Harganya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teknologi dalam dunia otomotif terus berkembang, selalu ada fitur atau aksesoris baru yang bisa ditambahkan agar performa berkendara makin maksimal. Selain ada sistem pengereman ABS, berkembang juga sistem rem hidrolik motor yang sistem kerjanya berdasarkan hukum pascal. Bagaimana detailnya dan apa kelebihannya? Simak penjelasan berikut ini.<\/span><\/p>\n<h2>Jenis-Jenis Sistem Pengereman Motor<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, ada tiga macam model penyaluran sistem rem:<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Sistem Rem Mekanik<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem ini masih menggunakan kontrol mekanikal berupa kabel kawat dan banyak diaplikasikan pada rem tromol sepeda motor dan rem parkir manual.<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Sistem Rem Angin<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menggunakan tekanan angin untuk menekan tuas rem pada aktuator rem. Artinya, pengguna tidak secara langsung menggerakan tuas aktuator rem lewat pedal rem, melainkan hanya membuka katup dari tangki udara menuju aktuator rem.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Sistem Rem Hidrolik<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bekerja berdasarkan hukum pascal. Jadi material berupa fluida dijadikan alat untuk meneruskan gaya pengereman dari pedal rem.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Bagaimana Cara Kerja Rem Hidrolik Motor?<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penting untuk diketahui, fungsi rem sangat penting ketika berkendara agar lebih aman. Secara umum sistem kerja rem hidrolik membuat laju kendaraan perlahan melambat hingga akhirnya berhenti sempurna.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sistem hidrolik, terdapat beberapa komponen penting, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Master silinder assy: Berfungsi untuk engubah gerakan mekanis menjadi tekanan hidrolik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Caliper: Berfungsi untuk mengubah kembali energi pada tekanan fluida kedalam bentuk gerakan mekanis.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Reservoir Tank: Berfungsi untuk menyimpan cadangan minyak rem atau fluida yang akan dijadikan sebagai penyalur tenaga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pipa Hidrolik: Saluran tempat mengalirnya fluida atau minyak rem yang memiliki tekanan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rotor atau Disk Brake<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tuas Rem<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak Rem<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, ketika tuas rem ditekan, maka komponen pada master silinder akan menekan cairan fluida atau minyak rem. Kemudian saat minyak rem mengalami tekanan, brake akan menekan rotor atau disk brake. Hingga kemudian terjadi proses pengereman. Kondisi pengereman juga bergantung pada gaya tekan yang diberikan pengendara terhadap tuas rem. Semakin keras maka gaya pengereman makin tinggi,<\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Apa Kelebihan Rem Hidrolik Motor?<\/strong><\/h2>\n<ul style=\"text-align: justify;\">\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kinerja pengereman pada sistem hidrolik lebih efisien dibandingkan dengan sistem lain.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dibandingkan dengan metode mekanik, tenaganya lebih fleksibel dari sisi penempatan transmisinya.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sistem hidrolik menggunakan minyak mineral sebagai media pemindahan gayanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Beban dengan mudah dapat dikontrol dengan memakai katup pengatur tekanan (relief valve).\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Selain kelebihan-kelebihan di atas, ternyata rem hidrolik motor juga memiliki kelemahan. Dari segi harga lebih mahal karena menggunakan fluida cairan yang berupa oli. Kemudian juga apabila terjadi kebocoran bisa mengotori sistem mesin karena cairannya akan langsung menyebar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika menggunakan sistem pengereman ini, pastikan Anda merawatnya dengan baik dan melakukan pengecekan rutin pada semua komponennya. Kondisi onderdil motor ternyata paling mempengaruhi lho terhadap performa motor.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Miliki juga perlindungan asuransi TLO untuk melindungi motor kesayangan Anda. Hanya di <strong><a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-motor\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cekpremi.com<\/a><\/strong>, bisa dapat diskon 25%!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teknologi dalam dunia otomotif terus berkembang, selalu ada fitur atau aksesoris baru yang bisa ditambahkan agar performa berkendara makin maksimal. Selain ada sistem pengereman ABS, berkembang juga sistem rem hidrolik &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":21660,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-9590","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-automotive"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9590"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9590"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9590\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21662,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9590\/revisions\/21662"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21660"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9590"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9590"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9590"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}