{"id":9862,"date":"2021-06-19T18:00:52","date_gmt":"2021-06-19T11:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/?p=9862"},"modified":"2021-11-23T12:00:24","modified_gmt":"2021-11-23T05:00:24","slug":"cara-menghilangkan-bau-air-sumur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/cara-menghilangkan-bau-air-sumur\/","title":{"rendered":"5 Cara Menghilangkan Bau Air Sumur di Rumah secara Sederhana dan Ampuh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Air sumur yang bau menjadi salah satu indikator air yang kurang sehat. Jika hal ini terjadi, kamu bisa mempraktikkan cara menghilangkan bau air sumur berikut ini untuk mengatasinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan bakteri dapat menyebabkan bau tak sedap yang mengganggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa penyebab air sumur bau, seperti adanya bakteri, gas hidrogen sulfida (H2S), serta campuran besi dan mangan di dalam air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu posisi septic tank yang terlalu dekat dengan sumur juga bisa memunculkan gas H2S yang menyebabkan air berbau telur busuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seharusnya posisi sumur minimal berjarak 10 meter dan sumur ditutup agar tidak mudah tercemar ketika sedang tidak digunakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa yang perlu dilakukan jika air sumur terlanjur bau? <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Simak cara menghilangkan bau air sumur secara sederhana berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>5 Cara Menghilangkan Bau Air Sumur Ampuh<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Menghilangkan Bau Air Sumur dengan Kaporit dan Tawas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghilangkan bau air sumur pertama yang dapat Anda adalah menggunakan kaporit atau tawas pada air sumur yang sudah ditampung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kaporit atau tawas akan menghilangkan bau tak sedap dan menggumpalkan kotoran-kotoran yang ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini juga efektif menghilangkan bau besi yang sering tercium pada air sumur karena kadar besi atau mangan yang tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Campurkan 1 kg tawas dengan 1000 liter air, lalu masukkan campuran keduanya ke dalam bak penampungan air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tunggulah beberapa hari hingga bau pada air menghilang sebelum Anda menggunakan air tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Menggunakan Hidrogen Peroksida<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa bahan kimia terbukti efektif menghilangkan bau air sumur, contohnya hidrogen peroksida dan sodium hipoklorit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan-bahan kimia tersebut biasa digunakan sebagai bahan pemutih untuk pakaian dan dapat digunakan untuk menjernihkan air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunakan bahan kimia sesuai dengan takaran, satu sendok makan bahan kimia dapat digunakan untuk 1000 liter air.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Memanfaatkan Arang Kelapa<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara menghilangkan bau air sumur yang dapat Anda coba berikutnya yaitu dengan bahan alami seperti arang kelapa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Arang kelapa mengandung bahan karbon aktif yang berfungsi untuk mengikat kotoran-kotoran penyebab bau di dalam air.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda dapat membungkus arang kelapa dengan kain, kemudian memasukkannya ke dalam bak penampungan air atau sumur agar airnya bersih.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Menggali Sumur Lebih Dalam<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda sudah mencoba berbagai cara baik dengan bahan kimia ataupun bahan alami tetapi bau air sumur tak kunjung hilang, barangkali Anda perlu menggali sumur lebih dalam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sumur yang terlalu dekat dengan permukaan tanah lebih rentan terkontaminasi oleh bau dari selokan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">septic tank<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Solusinya, Anda dapat memperdalam sumur sehingga sumber bau yang ada di sekitar dapat terhindarkan.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Melapisi Dinding Sumur dengan Semen<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melapisi dinding sumur dengan semen juga bisa menjadi cara ampuh karena menghindari adanya rembesan kotoran dari tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara ini dapat Anda coba jika sumber bau sudah diketahui secara pasti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Caranya, lapisi dinding sumur dengan semen untuk mencegah kebocoran bau dari sekeliling sumur sehingga kualitas air sumur tetap terjaga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><span style=\"font-weight: 400;\">***<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, itulah beberapa cara menghilangkan bau air sumur yang dapat Anda coba di rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak terlalu sulit, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan lupa, Anda dapat menikmati layanan <a href=\"https:\/\/www.cekpremi.com\/asuransi-properti\">asuransi properti<\/a> untuk perlindungan maksimal bagi rumah Anda, ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Air sumur yang bau menjadi salah satu indikator air yang kurang sehat. Jika hal ini terjadi, kamu bisa mempraktikkan cara menghilangkan bau air sumur berikut ini untuk mengatasinya. Keberadaan bakteri &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9863,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1236],"tags":[],"class_list":["post-9862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-properti"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9862"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9862"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9862\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.cekpremi.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}