Perbedaan Asuransi Kesehatan dengan Asuransi Jiwa

Saat ini terdapat beberapa jenis asuransi yang dapat kamu pilih, contohnya seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Namun bagi beberapa orang masih belum mengetahui perbedaan asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa.

Sedangkan produk asuransi digemari oleh masyarakat sebagai bentuk mempersiapkan masa depan. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui perbedaan dari kedua jenis asuransi ini.

Perbedaan Asuransi Kesehatan dengan Asuransi Jiwa

  • Memiliki Definisi yang Berbeda

Asuransi kesehatan adalah suatu produk asuransi yang bermanfaat untuk memberikan perlindungan finansial. Perlindungan finansial dapat diberikan jika pemegang polis asuransi mengalami gangguan kesehatan, baik itu karena sakit maupun kecelakaan.

Perlindungan finansial yang diberikan seperti menjamin biaya terkait dengan perawatan kesehatan berupa biaya rawat inap di rumah sakit, biaya konsultasi dokter, obat, infus, hingga pembedahan yang telah disesuaikan dalam ketentuan polis.

Selain itu, pada produk kesehatan menawarkan beberapa manfaat lain seperti rawat jalan, rawat inap, serta perawatan gigi. Sedangkan, asuransi jiwa memiliki pengertian yang tentunya berbeda.

Asuransi jiwa adalah asuransi yang menanggung kerugian finansial jika nasabah meninggal dunia, atau mengalami cacat total akibat kecelakaan. Pihak asuransi akan memberikan tanggungan kepada ahli waris, tergantung dari jumlah premi yang telah dibayar nasabah.

Uang pertanggungan yang besar disesuaikan dan diikuti dengan tarif premi yang lebih tinggi. Ahli waris yang ditunjuk nasabah merupakan anggota keluarga, atau juga orang lain, ketika sang tertanggung meninggal dunia maka uang pertanggungan dari asuransi jiwa akan diberikan pada ahli waris.

  • Manfaat dan Tujuan yang Berbeda

Setelah mengetahui bahwa kedua asuransi tersebut memiliki definisi yang berbeda, maka manfaat dan tujuan asuransi juga tentu berbeda. Meskipun pada dasarnya asuransi bermanfaat sebagai bentuk perlindungan atau proteksi jika di waktu mendatang terjadi sesuatu.

Manfaat dan tujuan dari asuransi kesehatan yang pertama yaitu, adanya layanan rawat jalan. Contohnya seperti resep obat, biaya laboratorium, konsultasi dokter, dan lain sebagainya.

Kedua yaitu, adanya layanan rawat inap. Contohnya seperti biaya kamar rumah sakit, biaya persalinan, layanan darurat, biaya pembedahan, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk manfaat dan tujuan dari asuransi jiwa adalah, diberikannya uang pertanggungan saat meninggal dunia. Selain itu, dengan menggunakan asuransi jiwa maka nasabah akan memiliki tabungan di hari tua.

Karena asuransi jiwa juga dapat diberikan pada nasabah yang mengalami cacat, maka terdapat uang pertanggungan untuk cacat tetap. Selain itu, nasabah juga akan mendapat uang pertanggungan jika kehilangan pekerjaan karena cacat akibat kecelakaan saat kerja.

  • Cara Klaim yang Berbeda

Klaim asuransi kesehatan dapat dilakukan dengan cara cashless atau reimburse.

Jaminan ganti rugi akan diberikan jika pemegang polis masuk rumah sakit. Cara klaim menggunakan sistem reimburse, yaitu:

  • Dapat memilih rumah sakit atau klinik sesuai keinginan
  • Mendapat perawatan dari dokter
  • Membayar biaya pengobatan dan meminta dokumen yang dibutuhkan ke rumah sakit atau klinik
  • Nasabah mengirimkan dokumen klaim ke perusahaan asuransi paling lambat 30 hari sejak tanggal terakhir perawatan
  • Perusahaan asuransi akan melakukan proses klaim yang telah memenuhi syarat dalam waktu 7 hari kerja.

Jika menggunakan metode cashless, biasanya model pembayaran asuransi kesehatan menggunakan kartu yang dapat digunakan saat bertransaksi di rumah sakit. Seperti kartu ATM, kamu dapat menggesekkan kartu di rumah sakit untuk membayar seluruh tagihan.

Namun nilai pembayaran terbatas, jika biaya tagihan kurang dari plafon maka nasabah harus membayar sisa tagihan dengan cara cash.

Sedangkan untuk asuransi jiwa, kerugian finansial akan diberikan kepada pemegang polis jika mengalami peristiwa kecelakaan, atau kepada ahli waris. Namun pemegang polis atau ahli waris harus melapor kondisi terlebih dahulu.

Pengajuan klaim asuransi jiwa dapat dilakukan dengan mengisi dan penyerahan formulir klaim serta formulir surat keterangan dokter, beserta dokumen pendukung lainnya ke perusahaan asuransi terpilih. Setelah itu jika klaim disetujui maka perusahaan akan memberikan pembayaran klaim.

Kamu dapat memilih asuransi mana yang dibutuhkan dan memiliki pelayanan serta fasilitas yang sesuai. Pilihan asuransi dapat kamu temukan melalui Cekpremi, yang akan membantu untuk membandingkan asuransi.

Pertanyaan Seputar Perbedaan Asuransi Kesehatan dengan Asuransi Jiwa

Bagi beberapa orang, kedua asuransi tersebut dianggap produk yang sama. Sehingga  beberapa pertanyaan terkait perbedaan dari asuransi tersebut seringkali ditanyakan, yaitu:

Bagaimana jika asuransi berhenti sebelum kontrak selesai?

Jika kamu tidak membutuhkan polis asuransi dan ingin menghentikannya sebelum kontrak habis, maka kamu akan menerima pengembalian premi asuransi sesuai yang ditetapkan perusahaan asuransi.

Apa yang terjadi jika tidak membayar asuransi?

Jika kamu terlewat membayar premi asuransi, maka polis asuransi dapat tidak aktif.