Tips Penting Mengendarai Mobil dalam Kondisi Macet dan Cuaca Panas

Apr - 29
2019
Tips Penting Mengendarai Mobil dalam Kondisi Macet dan Cuaca Panas

Tips Penting Mengendarai Mobil dalam Kondisi Macet dan Cuaca Panas

Banyak orang enggan mengendarai mobil karena malas berhadapan dengan kemacetan. Padahal, ada saat-saat tertentu yang membuat Anda harus mengendarai mobil. Misalnya, ketika Anda harus bepergian dengan klien bisnis atau seluruh anggota keluarga. Mengendarai mobil pribadi jelas lebih efisien karena hemat waktu dan biaya.

Kemacetan lalu lintas yang berlarut-larut memang menguras tenaga dan emosi. Asuransi mobil murah dan bagus bukan satu-satunya proteksi yang bisa menjamin keamanan Anda. Meskipun sudah memiliki asuransi mobil terbaik, tetap saja Anda harus waspada ketika mengendarai mobil dalam kondisi macet. Apalagi bila kondisi macet tersebut diperparah dengan cuaca panas.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Supaya Anda tetap waspada mengendarai mobil dalam kondisi macet dan cuaca panas, maka sebaiknya Anda mencoba beberapa tips berikut ini:

Memastikan Kondisi Fisik dalam Keadaan Prima

Hal pertama yang harus Anda siapkan ketika akan mengendarai mobil adalah fisik yang prima. Ingatlah bahwa kemacetan akan menguras tenaga dan pikiran Anda. Jadi, siapkan fisik yang prima agar lancar berkendara selama beberapa jam. Bila Anda berada dalam keadaan sehat, maka Anda bisa mengendarai mobil secara fokus dan tidak tergesa-gesa.

Memposisikan Gigi Transmisi Netral

Anda mungkin sering menahan setengah kopling dalam kondisi kemacetan. Hal tersebut sebenarnya keliru karena akan membebani komponen kopling. Alangkah lebih baik bila Anda mengembalikan gigi transmisi pada posisi netral. Selain meringankan kinerja kopling, Anda pun menghemat tenaga saat macet. Tenaga tak akan terkuras habis hanya untuk menahan setengah kopling dalam waktu lama.

Memindahkan Gear Mobil Matic pada Posisi D

Bila Anda mengendarai mobil matic, sebaiknya Anda memindahkan gear pada posisi D. Selanjutnya, Anda pun bisa menekan pedal akselarator secara perlahan-lahan. Trik ini akan menghemat penggunaan BBM dan tidak menguras tenaga mesin secara berlebihan.

Mematikan AC Mobil

Dalam kondisi kemacetan panjang, penggunaan AC akan menguras tenaga mobil secara berlebihan. Akibatnya, bahan bakar mobil cepat habis dan temperatur mesin mobil pun bisa meningkat drastis. Alangkah lebih baik jika Anda mematikan AC mobil dalam keadaan macet panjang. Bukalah sebagian kaca jendela mobil untuk menjaga sirkulasi udara pada kabin mobil. Anda bisa kembali menyalakan AC mobil bila sudah keluar dari kawasan yang macet.

Selalu Menjaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

Kemacetan sering membuat pengemudi mobil menjadi tak sabar. Rasanya ingin menginjak gas dalam-dalam agar mobil melaju kencang dan keluar dari kemacetan. Namun, Anda tetap harus mahir mengatur emosi saat berada dalam kemacetan. Tetaplah menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan belakang mobil Anda. Agar risiko kecelakaan beruntun bisa diminimalkan ketika ada kendaraan yang mengerem mendadak. Tak perlu buru-buru memajukan posisi mobil kalau masih berada dalam kondisi macet parah.

Menyalakan Lampu Sein Sebelum Berpindah Jalur

Berpindah ke jalur cepat yang tidak terlalu macet memang sering dilakukan pengemudi mobil. Kalau Anda ingin berpindah jalur, jangan lupa menyalakan lampu sein terlebih dahulu. Sehingga kendaraan di sekitar mobil Anda bisa mengantisipasi perpindahan tersebut. Pastikan ada jarak yang cukup untuk berpindah jalur. Agar tidak terjadi tabrakan dengan kendaraan lain. Kalaupun tidak ada ruang untuk berpindah jalur, bersabarlah sebentar selama menghadapi kemacetan tersebut.

Jangan Ragu Menepi dan Beristirahat Sejenak

Pernahkah Anda merasa kewalahan dan tak sanggup melanjutkan perjalanan mudik dengan mobil akibat macet parah?

Jika Anda mengalami hal tersebut, sebaiknya Anda menepi dan beristirahat sejenak. Alangkah lebih baik lagi bila Anda dapat beristirahat di rest area. Selain memulihkan kondisi fisik, mobil pun butuh istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Risiko kehabisan bahan bakar dan peningkatan temperatur mobil secara berlebihan pun bisa diminimalkan. Anda bisa beristirahat agak lama sampai kondisi kemacetan benar-benar terurai.

Supaya tidak sering terjebak dalam kemacetan parah, sebaiknya Anda mempelajari berbagai rute alternatif. Sehingga Anda bisa memilih rute lain jika rute utama tergolong sering macet. Menghindari kemacetan akan membuat waktu tempuh lebih singkat. Kondisi mesin mobil pun tak akan mudah terganggu hanya karena sering menempuh kemacetan panjang dalam waktu lama.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *