6 Hal yang Membuat Generasi Milenial Mengalami Kesulitan Finansial

Mar - 30
2019

6 Hal yang Membuat Generasi Milenial Mengalami Kesulitan Finansial

Mayoritas generasi milenial sedang memasuki masa produktif dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut membuat generasi milenial semakin mandiri karena sudah menghasilkan pendapatan pribadi. Sayangnya, masa produktif tersebut belum diimbangi oleh kemampuan mengelola kondisi finansial pribadi.

Akibatnya, banyak generasi milenial mengalami kesulitan finansial di usia relatif muda. Disadari atau tidak, enam hal sepele ini nyatanya memang menyebabkan gangguan finansial:

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Gaya Hidup Hedon

Tak dapat dipungkiri bahwa gaya hidup hedon memang mendominasi kehidupan generasi milenial. Keinginan untuk membeli barang-barang mahal dan nongkrong di kafe seakan tidak bisa ditahan. Semua dilakukan dengan dalih menikmati hidup dan menghasilkan konten-konten media sosial yang eye catching.

Sayangnya, gaya hidup hedon tersebut tidak dibarengi dengan kemammpuan finansial yang memadai. Kebiasaan hidup boros malah membuat generasi milenial tidak memiliki tabungan sama sekali.

Hobi Berlibur

Hobi berlibur memang sah-sah saja untuk dilakukan. Apalagi generasi milenial tergolong mudah lelah akibat ritme kerja yang serba cepat. Namun, hobi berlibur ke luar kota atau luar negeri juga membuat generasi milenial semakin boros. Karena mayoritas generasi milenial ingin melakukannya secara rutin.

Meskipun milenial berlibur dengan konsep backpacker, tetap saja ada biaya ekstra yang harus disiapkan selain untuk kebutuhan rutin setiap bulan. Kalaupun Anda hobi berlibur, Anda harus merencanakannya secara matang. Jangan sampai aktivitas liburan yang dilakukan terlalu sering malah menguras isi dompet. Alangkah lebih baik bila Anda menekuni bisnis atau pekerjaan yang berhubungan dengan hobi berlibur, misalnya menjadi freelance tour guide atau membuka bisnis jasa titip.

Gemar Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit merupakan produk perbankan yang tak asing bagi generasi milenial. Penawaran kartu kredit dengan berbagai promo menarik jelas berhasil memikat generasi milenial. Banyak generasi milenial yang memanfaatkan kartu kredit untuk belanja barang-barang branded dan menjalani gaya hidup mewah.

Padahal, penggunaan kartu kredit harus disesuaikan dengan kondisi finansial pribadi. Karena Anda tetap harus melunasi tagihan kartu kredit setiap bulan. Tunggakan kartu kredit yang dibiarkan menumpuk akan membebani Anda. Karena tunggakan tersebut akan terus berlipat ganda akibat akumulasi bunga setiap bulan.

Tidak Punya Tabungan Sama Sekali

Jangan kaget bila mendengar fakta bahwa banyak generasi milenial yang tidak punya tabungan sama sekali. Pendapatan rutin terasa tak cukup untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pribadi. Meskipun sudah mendapatkan gaji besar, gaya hidup boros akan membuat gaji tersebut selalu tak cukup.

Jika Anda termasuk orang yang tidak punya tabungan sama sekali, Anda harus mengubah gaya hidup mulai sekarang. Kepemilikan tabungan penting untuk mendukung kebutuhan tak terduga. Jangan sampai Anda sering berutang hanya karena tidak punya tabungan sama sekali. Memulai gaya hidup hemat adalah solusi terbaik agar lekas memiliki tabungan dengan jumlah memadai.

Malas Berinvestasi

Investasi tak harus dimulai dengan modal besar. Anda bisa memulainya dari kisaran ratusan ribu rupiah untuk investasi emas atau reksadana. Kepemilikan investasi penting untuk menjaga nilai uang Anda. Supaya nilai uang tersebut tidak berkurang akibat pengaru inflasi. Investasi Anda akan mengalami peningkatan nilai setiap tahun. Sehingga Anda berpeluang mendapatkan nilai uang berlipat-lipat ganda di masa mendatang. Selain tabungan, investasi juga penting untuk menjaga kestabilan kondisi finansial Anda.

Tidak Memiliki Asuransi

Jangan menganggap remeh manfaat asuransi bagi kestabilan kondisi finansial. Generasi milenial juga butuh asuransi sebagai bentuk proteksi terhadap hal-hal tidak terduga. Selain asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, asuransi mobil pun tak kalah penting. Supaya risiko tak terduga yang terjadi pada mobil tidak mengganggu kondisi finansial Anda.

Asuransi mobil akan melindungi mobil kesayangan Anda dari risiko kerusakan, kecelakaan, dan pencurian. Proses mengurus asuransi mobil kini semakin praktis. Preminya pun bervariasi dan bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda. Klaim asuransi ACA maupun produk asuransi lainnya juga sangat mudah dan bisa diproses secara cepat.

Mulai sekarang, Anda harus lebih cermat mengelola kondisi finansial pribadi. Selain memulai gaya hidup hemat, Anda juga mesti menabung, dan paham produk investasi pada asuransi mobil. Jangan lupa pula untuk melindungi mobil kesayangan. Premi terjangkau dan klaim asuransi yang praktis tak akan menyita pendapatan dan waktu Anda. Risiko biaya besar akibat kerusakan atau pencurian mobil pun dapat diminimalkan.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *