9 Komponen Mobil yang Harus Mendapatkan Service Berkala

Jul - 15
2019
Komponen Mobil yang Harus Mendapatkan Service Berkala

9 Komponen Mobil yang Harus Mendapatkan Service Berkala

Memiliki mobil pribadi membuat Anda harus menyiapkan segala kebutuhannya secara sigap. Setelah mendaftarkan asuransi kendaraan terbaik, Salah satu yang paling penting adalah service mobil berkala. Jangan sampai Anda lalai melakukan service mobil sampai mobil mengalami kerusakan serius. 

Sebenarnya service mobil berkala tidak membutuhkan biaya besar bila Anda melakukannya secara teratur. Kenali dulu sembilan komponen mobil yang mesti mendapatkan service berkala berikut ini. Agar Anda bisa menyiapkan waktu dan budget untuk urusan service:

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Oli Mesin dan Filter Oli

Komponen mobil yang satu ini memang tak boleh luput dari perhatian Anda. Idealnya, oli mesin mobil diganti setelah Anda menempuh jarak 1.000 km pertama. Oli berfungsi untuk melumasi mesin agar proses pembakaran berlangsung sempurna. Jadi, jangan sampai kinerja oli menurun drastis atau bahkan habis karena tidak pernah diganti. Selain oli, filter oli juga patut mendapatkan perhatian yang sama. Karena filter oli yang kotor tentu tak dapat melakukan proses penyaringan secara maksimal.

Busi

Busi berperan penting sebagai pemantik pada kendaraan bermotor. Meskipun bentuknya kecil, fungsinya memang sangat besar. Busi yang kotor membuat Anda kesulitan menyalakan mobil. Bahkan, mobil Anda akan semakin boros bahan bakar bila Anda tidak pernah mengganti busi dengan yang baru. Busi yang mulai kotor bisa dibersihkan. Namun, proses penggantiannya tetap harus dilakukan setelah mobil Anda menempuh jarak 20.000 km.

Filter Udara

Banyak orang menganggap bahwa filter udara hanya perlu dibersihkan secara rutin. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah. Membersihkan filter udara secara teratur memang efektif menghemat bahan bakar. Filter udara harus dibersihkan setiap kali mobil menempuh jarak 10.000 km. 

Anda patut mengganti filter udara setelah menempuh jarak 40.000 km. Terutama bila Anda sering melintasi jalanan yang berdebu. Filter udara yang terlalu kotor akan menghambat suplai udara ke ruang pembakaran mobil. Akibatnya, pembakaran berlangsung kurang sempurna dan penggunaan bahan bakar malah semakin boros.

Aki

Salah satu tanda bahwa aki mobil harus diganti adalah sistem alarm mobil yang mati. Selain itu, biasanya dashboard mobil juga tidak mau menyala hingga lama-kelamaan Anda pun sulit menyalakan mesin mobil. Air pada aki basah harus ditambah secara teratur. Selain itu, aki basah maupun aki kering mesti diganti setiap tahun. Jangan sampai kinerjanya telanjur melemah hingga akhirnya membuat mobil Anda mogok saat dikendarai.

Filter AC

Jangan mengabaikan komponen mobil yang satu ini. Hingga kini masih banyak orang yang berpikir bahwa filter AC tak perlu dibersihkan atau diganti. Karena kondisi kabin mobil selalu bersih. Padahal, filter AC juga menampung banyak kotoran yang tak kasat mata. Filter AC yang kotor atau rusak akan menyebabkan kinerja AC terganggu. Maka AC pun terasa tidak dingin dan mengganggu kenyamanan Anda. Oleh sebab itu, Anda mesti rutin membersihkan filter AC dan menggantinya setiap kali mobil menempuh jarak 20.000 km.

Kanvas Rem

Fungsi kanvas rem sangat krusial bagi mobil. Fungsi pengereman didukung oleh komponen kanvas rem yang berkualitas. Seiring dengan bertambahnya usia pemakaian mobil, kanvas rem bisa menipis dan menyebabkan sejumlah gangguan. Ada beberapa ciri yang menunjukkan kalau kanvas rem mobil mesti segera diganti, yaitu bunyi berdecit saat mengerem, jumlah minyak rem yang berada di bawah batas normal, dan injakan rem yang lebih dalam dari biasanya.

Kanvas rem yang sudah menipis akan menyebabkan gesekan antar komponen logam dan mengurangi jumlah minyak rem pada reservoir. Sebaiknya kanvas rem rutin dicek dan mendapatkan penggantian setiap jarak tempuh 20.000 km.

Kanvas Kopling

Selain kanvas rem, kanvas kopling juga butuh perhatian. Kanvas kopling berfungsi mengirimkan tenaga mesin ke ban. Biasanya kanvas kopling relatif cepat menipis karena kondisi jalanan yang rusak. Salah satu ciri kanvas kopling yang harus diganti adalah bau khas kopling yang timbul saat Anda mengerem di tanjakan. Kanvas kopling sebaiknya diganti setelah mobil menempuh jarak 10.000 km hingga 50.000 km.

Lampu

Proses penggantian lampu mobil tentu tidak sulit. Semakin sering Anda mengendarai mobil, maka biasanya semakin pendek pula usia lampu mobil. Pemasangan lampu mobil harus dilakukan secara benar agar lampu tersebut awet dan tidak menyebabkan bahan bakar mobil menjadi boros. Biasanya lampu mobil sudah mulai meredup bila digunakan selama 1,5 tahun. Jadi, Anda harus lekas menggantinya dengan yang baru supaya tidak mengganggu performa mobil.

Ban Mobil

Kondisi ban mobil juga harus diperhatikan secara seksama. Terutama bila Anda sering melewati jalanan yang rusak atau menanjak. Tekstur ban mobil yang mulai menipis akan menyebabkan daya geseknya berkurang. Akibatnya, mobil jadi kesulitan bermanuver dan risiko kecelakaan pun semakin besar. 

Anda mesti memilih ban mobil baru sesuai dengan karakteristik mobil. Ban mobil depan bisa digantikan dengan ban belakang. Sehingga ban belakang mendapatkan ban baru. Siklus ini harus dilakukan secara teratur demi menjaga kualitas ban mobil. Jangan sampai Anda berkendara dengan mobil yang bannya sudah tipis dan rentan pecah.

Selain delapan komponen penting tersebut, service mobil berkala juga wajib dilakukan setiap 40.000 km. Biasanya mobil harus mendapatkan service besar agar kondisinya kembali prima. Proses pengecekannya pun dilakukan secara detail agar tidak ada komponen yang luput dari perhatian. 

Merawat mobil sebenarnya tidak sulit kalau Anda sudah mengetahui segala kebutuhannya. Jadi, rawatlah mobil secara telaten supaya performa mobil kesayangan dapat mendukung segala aktivitas Anda.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *