Ahok Nekat Keluar Dari Gerindra

Sep - 17
2014

Ahok Nekat Keluar Dari Gerindra

AHOK1

Gubernur Jakarta saat ini yang sering disapa dengan panggilan Ahok, menyatakan telah keluar dari partai besutan Prabowo Subianto. Beliau menyatakan bahwa Gerindra telah berubah. Paradigma yang dulu dijunjung tinggi olehnya ternyata tidak sama lagi.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Keputusan Gerindra untuk mengesahkan revisi UU Pilkada adalah hal yang ditentang Ahok. Beliau tidak setuju bahwa Pemimpin daerah kelak harus dipilih oleh DPRD. Kata Ahok, “Dulu semua kepala daerah dipilih DPRD dan rakyat tidak pernah mendapatkan yang terbaik. Bisa enggak Jokowi jadi presiden atau Wali Kota Solo dan Gubernur DKI kalau dipilih DPRD? Enggak bisa,” ujarnya kemudian.

Kekecewaan ahok semakin memuncak ketika rekan sekerjanya di Gerindra, M. Taufik menudingnya tidak tahu terima kasih kepada Gerindra. Dituding seperti itu pun Ahok semakin berang. “Saya enggak akan bertahan di Gerindra kalau Anda tidak mengubah sikap Anda (M. Taufik),” kata Basuki. “Dulu Anda mengiming-imingi saya untuk menjadi model (bahwa) di Jakarta masih ada pejabat publik yang jujur dan kerja keras dari pagi sampai malam dan tidak korupsi,” tambahnya lagi.

Sesuai dengan AD/ART partai politik, kader partai harus bisa menaati seluruh keputusan partai. Jika kader partai tidak bisa menaati keputusan tersebut, maka sudah seharusnya ia keluar dari keanggotaan partai. Oleh karena itu, sebagai sebuah konsekuensi politik, Ahok kemudian memutuskan hengkang dari Partai Gerindra.

Inilah informasi terkini yang dapat cekpremi.com bagikan kepada para pembaca. Jika ingin mendapatkan informasi terkini anda dapat ,mengunjungi blog kami pada link ini https://www.cekpremi.com/blog/

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *