Aksi Pencurian di Bagasi Pesawat

Mungkin anda sudah mendengar kabar yang telah booming dikalangan masyarakat saat ini yaitu ‘Terungkapnya kasus pencurian Bagasi’. Kasus yang telah terjadi sudak sejak lama ini yaitu pada tgl 16 November 2015 lalu, namun secara diam-diam polisi telah melakukan pengintaian sejak lama untuk mendapatkan pencurinya.

aksi pencurian di bagasi pesawat

Pencurian bagasi ini terjadi di bandara Soekarno-Hatta dimana salah satu penumpang sebuah maskapai penerbangan melapor ke polisi bahwa barang berharganya di bagasi telah hilang. Dan, ternyata pelaku dari pencurian ini adalah beberapa petugas porter dan petugas keamanan yang bekerja di maskapai tersebut. Pelaku pencurian ini terungkap ketika polisi melihat rekaman CCTV yang tersembunyi, rekaman ini dilihat pada 2 Januari 2016 malam. CCTV yang dipasang oleh pengelola bandara Soetta yaitu PT Angkasa Pura II dan terdapatlah 4 petugas maskapai dengan leluasa membuka barang-barang milik penumpang, dengan dibantu oleh petugas keamanan untuk memastikan apakah aksi mereka tersebut telah aman atau tidak.

Keempat pelaku tersebut berinisial H, A, M dan S, S dan M merupakan petugas porter maskapai swasta tersebut sedangkan A dan H merupakan petugas keamanan. Barang bukti yang didapat dari kasus pencurian yang mereka lakukan tersebut ialah sebuah telepon genggam dan uang Rp. 200ribu hasil dari pembagian mereka tersebut.

Inisial S yang merupakan seorang junior yang baru bekerja sejak tahun 2014 ini mengatakan bahwa ia terpaksa melakukan hal tersebut karena di paksa oleh seniornya. S pun mengatakan bahwa sebenarnya ia tidak ingin melakukan pencurian ini, namun karena diancam akan dipukul atau digebukkin ramai-ramai oleh seniornya akhirnya ia pun mau. Dan, hasil pencurian tersebut akan dibagi-bagikan oleh mereka secara merata.

Aksi pencurian ini dilakukan ketika barang-barang belum dimasukkan kebagasi dan jika barangnya akan di masukkan ke bagasi petugas keamanan bagasilah yang akan memberitahu mereka.

Ternyata, masih ada lagi pelaku-pelaku yang terlibat dalam pencurian ini tidak hanya 4 orang saja dan polisi kesulitan mengejar para pelaku pencurian bagasi tersebut, karena pelaku-pelaku tersebut yang umumnya porter banyak yang tidak bekerja lagi. Polisi pun saat ini masih mengejar para pelaku hingga ke daerah-daerah Jabodetabek dan sekitarnya.

Karena kasus pencurian yang terjadi di bagasi pesawat tersebut PT Angkasa Pura II pun menganggap itu sebagai pelajaran berharga selaku pengelola bandara. Rencana AP II akan mengubah perpindahan bagasi dari manual menjadi otomatis agar aksi pencurian dapat terminimalisir.

Perpindahan bagasi pesawat otomatis yang bernama Bagage Handling System (BHS) ini baru ada 3 di Indonesia yaitu Di Kualanamu (Sumut), Balikpapan, Ngurah Rai (Bali). Dengan adanya BHS interaksi antara barang penumpang dengan petugas pun berkurang. Meskipun teknologi canggih ini tidak dapat menghilangkan aksi pencurian secara 100% namun setidaknya kasus pencurian di bagasi pesawat pun menjadi berkurang.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

January 6, 2016

Posted In: Hot News

Tags: ,

Leave a Comment

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2016 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami