Alarm Mobil Sering Bunyi Tiba-Tiba? Ini Penyebabnya!

Mei - 26
2021
alarm mobil

Alarm Mobil Sering Bunyi Tiba-Tiba? Ini Penyebabnya!

Untuk menjaga kendaraan aman dari tangan-tangan nakal alias pencuri, diperlukan alarm mobil sebagai sistem keamanan. Ketika alarm terpasang dan ada kejadian yg dianggap anomali, akan ada suaranya yang keras yang berbunyi. Tentunya hal ini bisa menarik perhatian sekitar dan menjadi peringatan. Seiring berkembangnya teknologi, fungsi alarm pada mobil tidak hanya untuk keamanan dari pencuri, namun juga bisa memberikan peringatan jika mobil mengalami benturan bahkan bisa menginfokan lokasi parkir lho untuk alarm yang dilengkapi GPS. 

Berdasarkan dari jenisnya, alarm mobil terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Alarm OEM (Original Equipment Manufacture) dari pabrik resmi. Fungsinya lebih fokus pada sistem keamanan dari tindak pencurian.
  • Alarm Aftermarket yang dijual dari pabrik non-resmi. Fungsinya sebagai pelengkap dengan fitur beragam yang tidak dimiliki alarm mobil OEM. Contohnya, fitur auto lock dan unlock, remote control bypass, dual zone shock sensor, automatic disable sensor, GPS, dan lainnya. 

Bagaimana Cara Kerja Alarm Mobil? 

sistem alarm

Secara umum, komponennya menggunakan perangkat sederhana, yaitu yaitu sensor, sirine atau lampu kedip dan control unit. 

Sensor 

Sensor dalam mobil kebanyakan berbentuk switch yang dipasang di pintu. Saat pintu dibuka, switch akan mengirim sinyal ke control unit. Kemudian ada sensor gerakan yang akan mengirim sinyal ke control unit jika terjadi getaran atau mobil terguncang. Lalu ada sensor mikrofon atau tekanan yang mendeteksi tingkat suara terlalu keras, seperti kaca pecah yang menandakan upaya pencurian dan sensor tekanan jika ada upaya buka pintu secara paksa.

Control Unit 

Sinyal-sinyal yang ditangkap melalui sensor akan dikirimkan ke control unit dan akan mengaktifkan output seperti sirine atau lampu kedip. Umumnya, sistem control unit menggunakan transmitter gelombang radio. 

Sirine dan Lampu Kedip 

Prinsip kerja dari sirine mengandalkan transmisi sinyal yang ditangkap sensor atas perintah dari control unit, kemudian mengeluarkan suara dari perangkat speaker atau lampu kedip. Dua output inilah yang menjalankan fungsi sebagai tanda peringatan jika terjadi sesuatu pada kendaraan.

Penyebab Alarm Pada Mobil Berbunyi Sendiri

penyebab alarm mobil bunyi

Alarm mobil bisa saja tiba-tiba berbunyi sendiri dan sulit dihentikan. Suaranya yang keras ini tentunya bisa mengganggu tetangga atau lingkungan sekitar. Nah, untuk mengatasi keadaan tersebut, Anda bisa mencari tau kondisi-kondisi apa saja yang bisa menyebabkan alarm berbunyi sehingga bisa diatasi dengan cepat 

Pintu Mobil Masih Terbuka

Paling sering menyebabkan pintu alarm berbunyi adalah pintu mobil yang masih dalam keadaan terbuka. Mungkin Anda merasa telah menutupnya dengan rapat, namun ternyata belum. Kondisi ini membuat alarm tiba-tiba menyala karena sensor alarm mendeteksi sinyal dari pintu sebagai bagian dari sistem keamanan. Untuk mencegahnya, bisa dengan memanfaatkan sensor lampu pada mobil. Aktifkan lampu pada posisi door. Lampu akan mati jika pintu telah menutup sempurna. Jika lampu menyala meski pintu sudah menutup, artinya masih ada pintu yang belum menutup sempurna. 

Baterai Central Lock Habis

Central lock adalah komponen yang bertugas mengunci semua pintu pada mobil dari satu saklar. Ketika baterai central lock habis, Anda harus membuka mobil secara manual dan bisa menyebabkan alarm mobil berbunyi sendiri. Cara mengatasinya dengan mengganti baterai. Jadi, ketika merasa baterai akan habis, segera ganti dengan yang baru agar tidak perlu membuka pintu secara manual dan membuat alarm berbunyi sendiri. 

Sensitivitas Modul Alarm

Modul alarm bertugas menangkap getaran yang ada di sekitar mobil. Getaran tersebut bisa berbentuk suara, getaran dari mobil lain, hingga gerakan objek. Semakin tinggi tingkat sensitivitas modul alarm, maka semakin tinggi pula kepekaannya dalam menangkap getaran di sekitar mobil. Sehingga getaran dari hewan kecil atau petir bisa membuat alarm langsung berbunyi. Untuk mengatasinya, Anda bisa menurunkan tingkat sensitivitas modul alarm mobil.

Kerusakan Sensor Kap Mesin

Kerusakan pada sensor kap mesin akan menganggap kap mobil dalam keadaan kebuka sehingga sinyal akan terbaca dan memberi respon hingga akhirnya alarm berbunyi. Kondisi ini bisa diatasi dengan membuka dan menutup kembali kap mesin. Selanjutnya, tekan tombol lock pada remote mobil. Jika cara ini tidak berhasil, Anda perlu mengganti sensor tersebut.

Kerusakan Komponen 

Kemungkinan lainnya adalah komponen alarm itu sendiri yang rusak sehingga tidak bisa bekerja secara normal. Solusinya dengan melakukan pemeriksaan pada sistem alarm untuk mendeteksi kerusakan tersebut. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner asuransi mobil cekpremi