Alasan Mengapa Kantong Plastik Super Market Berbayar

Kantong plastikPernahkah kita sadar sebelumnya bahwa plastik yang kita gunakan selama ini ketika berbelanja di super market atau di pasar tradisional merupakan sebuah benda yang sangat sulit untuk diurai oleh tanah. Butuh waktu 10-20 tahun lamanya agar sampah bisa diurai oleh tanah, sedangkan untuk botol plastik air mineral, soft drink dll ternyata lebih mengenaskan lagi, membutuhkan waktu 50-100 tahun lamanya agar tanah dapat meleburkan benda-benda ini.

Hal tersebut karena plastik terbuat dari bahan polimer yang terdiri dari rantai panjang ataupun rangkaian molekul yang lebih kecil yang dikenal sebagai monomer. Monomer tersebut tersusun dari bahan alami atau bahan organik dan sering diklasifikasikan sebagai petrokimia, maka dari itu plastik susah sekali diuraikan oleh tanah, sehingga dibutuhkan puluhan tahun untuk bisa menguraikan bahan-bahan dari plastik ini.

Sungguh amat mengerikan bukan? Jika sampah-sampah dari plastik tersebut menumpuk hingga bertahun-tahun mungkin saja bisa menimbun satu kota. Mungkin anda berpendapat hal tersebut sungguh berlebihan, namun perlu anda ketahui dan pikirkan terlebih dahulu sebelum berpendapat hal tersebut terlalu berlebihan.

Alasan mengapa kantong plastik berbayar.

Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (LHK), telah menghitung bahwa selama 10 tahun terakhir ini ternyata pengguna kantong plastik selalu meningkat, ada sekitar 9,8 miliar lembar kantong plastik digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dan 95% kantong plastik yang digunakan tersebut ternyata menjadi kantong sampah di beberapa rumah tangga.

Mirisnya, Indonesia ternyata menjadi negara dengan peringkat kedua di dunia yang membuang sampah ke laut yaitu penghasil sampah domestik dengan total sampah 5,4 juta ton per tahun. Oleh karena itu, Pemerintah dan Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) mulai sepakat untuk memberlakukan sebuah keputusan yaitu menetapkan kantong plastik berbayar dengan harga Rp 200 pada 21 Febuari 2016 lalu, tujuan dari ditetapkannya keputusan ini adalah untuk mengurangi limbah plastik. Ketetapan ini juga diberlakukan sebagai memperingati Hari Peduli Sampah Nasional.

Hingga saat ini sudah hampir 20 kota besar di Indonesia yang menetapkan peraturan ini, jadi jangan heran jika anda berbelanja di super market dan ingin menggunakan plastik anda pun diwajibkan untuk membayar plastik tersebut.

Mungkin saat ini anda berpikir, bahwa terlalu pelit jika plastik pun harus dibayar. Akan tetapi, mulai saat ini kita bisa menyadari suatu hal bahwa peraturan tersebut diberlakukan untuk mengurangi sampah plastik yang menjadi limbah di lautan Indonesia.

Jika kita tidak menghentikannya mulai saat ini mungkin 5 hingga 10 tahun yang akan datang kita akan menyesal akan hal tersebut. Seperti yang dikatakan diatas bahwa plastik tidak dapat diurai oleh tanah, butuh waktu puluhan tahun untuk bisa mengurai plastik-plastik tersebut.

Jangan sampai kita menjadi tertimbun oleh lautan plastik suatu saat nanti, karena tingkat penggunaan plastik yang sangat besar yang digunakan oleh rakyat Indoensia.

Jadi, mulai saat ini jika anda mencintai lingkungan dan ingin merawat lingkungan ini hingga beberapa tahun yang akan datang. Mulailah untuk meminimalisir penggunaaan plastik mulai sekarang, karena langkah sederhana anda tersebut dapat menyelamatkan bumi hingga puluhan bahkan sampai ratusan tahun yang akan datang.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

March 8, 2016

Posted In: Hot News

Tags:

Leave a Comment

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2016 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami