Cara Membuat Septic Tank Resapan yang Benar sesuai Standar Nasional Indonesia

Jun - 14
2021
cara membuat septic tank resapan

Cara Membuat Septic Tank Resapan yang Benar sesuai Standar Nasional Indonesia

Saat ini, hampir setiap rumah sudah memiliki septic tank. Namun, sudahkah sepiteng Anda sesuai standar? Jika belum, simak cara membuat septic tank resapan sesuai SNI berikut ini!

Kehadiran septic tank di setiap rumah tangga di Indonesia saat ini sudah menjadi sebuah keharusan.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Saking pentingnya, pemerintah pun membuat standarisasi terkait spesifikasi septic tank agar tak dibuat sembarangan.

Apakah septic tank di rumah Anda sudah sesuai spesifikasi?

Jika belum, yuk simak cara membuat septic tank resapan yang sesuai Standar Nasional Indonesia di artikel berikut ini.

 

Spesifikasi Septic Tank Menurut SNI

Tahukah Anda bahwa septic tank memiliki spesifikasinya menurut Standar Nasional Indonesia (SNI)?

Oleh karena itu, sebelum membahas cara membuat septic tank resapan, sebaiknya Anda pahami dulu spesifikasi sepiteng menurut SNI.

Pertama, septic tank merupakan fasilitas yang wajib ada untuk setiap jamban rumah tangga sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 3 Tahun 2014.

Sedangkan menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, septic tank harus kedap air, memiliki lubang kontrol, ventilasi, pipa keluar masuk, dan dikuras secara regular.

Selanjutnya, SNI 2398:2017 mengatur agar septic tank dilengkapi penampungan dan pengolahan air limbah yang memiliki kecepatan aliran lambat.

Sementara, jarak ideal antara sumur resapan dengan sumur air bersih minimal 10 meter, jarak dengan bangunan minimal 1,5 meter, dan jarak dengan sumur resapan air hujan 5 meter.

Terakhir, ada juga standar bentuk dan ukuran septic tank menurut SNI 2398:2017 seperti:

  • Bentuk segi empat dengan panjang x lebar 2:1 sampai 3:1
  • Lebar minimal 0,75 meter
  • Panjang minimal 1,5 meter
  • Tinggi minimal 1,5 meter
  • Ambang batas 0,3 meter
  • Volume disesuaikan dengan jumlah penghuni rumah

 

5 Cara Membuat Septic Tank Resapan

1. Proses Penggalian Tanah

Cara membuat septic tank resapan yang pertama bisa dimulai dari proses penggalian tanah.

Merujuk pada SNI 2398:2017, tinggi septic tank minimal adalah 1,5 meter sehingga galian tanah yang harus Anda buat minimal 2 meter.

2. Pembuatan Sekat Pembatas

Selanjutnya, buatlah sekat pembatas antara wadah pembuangan dan sumur resapan.

Anda bisa membuat sekat dengan batu bata dan beton agar lebih kokoh dan awet.

Setelah itu, jangan lupa buat saluran penghubung di dalam sekat untuk menghubungkan kedua wadah.

3. Pengaturan Pipa Saluran Pembuangan

Pipa yang digunakan harus kedap air, anti korosi, dan sebisa mungkin tanpa sambungan. Kemudian pipa tersebut dihubungkan dengan sambungan T di saluran keluar tangki.

Pastikan pipa juga berposisi miring dari toilet hingga ke pembuangan. Contohnya, jika ketinggian paralon 80, maka sekatnya 75, dan paralon pembuangan 70.

4. Pembangunan Dinding Septic Tank

Dinding septic tank harus dibuat sekokoh mungkin agar tak mudah roboh dan bocor.

Anda bisa menggunakan bata merah dengan lapisan penutup plester khusus.

5. Finishing Septic Tank

Cara membuat septic tank resapan yang terakhir yaitu tahap finishing dengan membuat lapisan tembok di bawah septic tank.

Terakhir, buatlah lubang ventilasi pada bagian penutup septic tank agar sirkulasinya lancar dan septic tank tak meledak.

 

Kesalahan Membuat Septic Tank yang Harus Dihindari

  • Septic Tank Terlalu Kecil

Ukuran septic tank sebaiknya disesuaikan dengan jumlah penghuni rumah. Semakin banyak penghuni, semakin besar pula septic tanknya.

Jika sepiteng terlalu kecil, maka akan mudah pampat dan Anda pun harus sering memanggil tukang sedot WC untuk mengosongkannya.

Jika Anda mengikuti cara membuat septic tank resapan sesuai panduan, pasti masalah ini bisa dihindari.

  • Struktur Septic Tank Kurang Kuat

Kesalahan pembuatan septic tank kedua yang sering terjadi yaitu strukturnya kurang kokoh, alhasil sepiteng rawan roboh dan bocor.

Untuk itu, buatlah dinding sepiteng dengan material yang kokoh seperti batako untuk dinding dan pelat beton untuk bagian penutupnya.

  • Jarak Sumur dan Septic Tank Terlalu Dekat

Anda tak ingin kan sumur sebagai sumber air bersih utama tercemari limbah septic tank?

Oleh karena itu, pastikan jarak septic tank tidak terlalu dekat dengan sumur air bersih ya!

Ingat, menurut SNI 2398:2017, jarak septic tank dengan sumur air bersih minimal 10 meter.

Jadi, pastikan Anda mengikuti cara membuat septic tank resapan yang sesuai standar ya!

***

Semoga ulasan cara membuat septic tank resapan di atas bermanfaat untuk Anda.

Mau rumah Anda terproteksi dengan maksimal? Lindungi rumah Anda dengan asuransi properti terbaik mulai dari sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *