Jangan Galau, Begini Cara Menghadapi Quarter Life Crisis

Jun - 30
2021

Jangan Galau, Begini Cara Menghadapi Quarter Life Crisis

Semakin usia bertambah, tentu semakin banyak masalah yang dihadapi sebagai manusia. Tak jarang berbagai masalah tersebut bahkan membawa kita ke titik terendah, seperti Quarter Life Crisis.

Dewasa ini, istilah quarter life crisis semakin jamak digunakan masyarakat. Istilah ini mengacu pada seseorang yang merasa tidak memiliki arah, khawatir, dan bingung akan ketidakpastian masa depan.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Biasanya, fase quarter life crisis ini dialami oleh orang-orang dengan rentan usia 18 – 30 tahun. Sebab akan berbahaya jika dibiarkan, berikut cara mengatasi quarter life crisis yang bisa Anda coba.

 

Penyebab, Tanda, dan Cara Menghadapi Quarter Life Crisis

Quarter life crisis sendiri tidak terjadi begitu saja. Biasanya perasaan ini timbul akibat seseorang mengalami kejadian tertentu, yang membuat kepercayaan dirinya semakin menipis dan tertekan.

Menurut pakar, beberapa kondisi yang dapat memicu terjadi krisis seperempat abad ialah masalah finansial dan pekerjaan, pengalaman hidup mandiri untuk pertama kalinya, hingga romansa.

Selain itu, tekanan dari lingkungan sekitar juga bisa mempengaruhi mental seseorang. Sehingga individu yang mengalami quarter life crisis sering membandingkan capaian dirinya dengan orang lain.

Nah jika gejala dan tanda-tanda di atas mulai muncul, bisa jadi Anda sedang mengalami fase krisis seperempat abad. Agar tidak berkelanjutan, berikut cara menghadapi quarter life crisis.

1. Buatlah Prioritas Hidup

Quarter life crisis lebih rentan terjadi pada orang-orang yang tidak memiliki tujuan hidup. Karena itu agar tujuan hidup Anda lebih terarah, mulailah untuk membuat prioritas dalam masa depan.

Namun seperti yang kita tahu, masa depan memang tidak bisa diprediksi. Untuk mengantisipasi segala risiko di masa mendatang, pastikan Anda membuat alternatif lain dalam skala prioritas.

2. Kembangkan Kemampuan Diri

Mengembangkan kemampuan diri dinilai ampuh untuk meningkatkan kepercayaan diri kita. Anda bisa memulainya dengan belajar hal-hal baru atau mendalami skill yang telah dimiliki sebelumnya.

Selain energi yang tercurahkan jadi lebih bermanfaat, cara menghadapi quarter life crisis ini juga mampu menyibukkan pikiran Anda. Dengan cara ini, pikiran dan jiwa kita jadi lebih positif ‘kan?

Baca juga: Yuk, Coba! 5 Cara Berpikir Kreatif dalam Kehidupan Sehari-hari

3. Belajar Lebih Realistis

Tak bisa dipungkiri, rasa kecewa merupakan hal pahit yang harus dilalui setiap orang. Rasa kecewa sendiri bisa datang dari mana saja, mulai dari diri sendiri, pasangan, teman, rekan kerja dan lainnya.

Umumnya, rasa kecewa timbul karena ekspektasi yang tidak sesuai kenyataan. Karena itu untuk menanggulangi rasa galau, belajarlah lebih realistis dan bersikap arif dalam melihat suatu kejadian.

4. Temukan Lingkungan yang Suportif

Cara mengatasi quarter life crisis terakhir yang bisa dilakukan, ialah mencari lingkungan yang lebih suportif. Seperti yang telah disebutkan, lingkungan sedikit banyak mempengaruhi mental seseorang.

Sebab itu agar kesehatan mental terjaga, carilah lingkungan sosial yang benar-benar mendukung perkembangan Anda. Mencintai teman dan keluarga merupakan salah satu bentuk self-love, lho.

Nah itulah penyebab, tanda, dan cara mengatasi krisis seperempat abad yang patut diketahui. Untuk membaca informasi menarik lainnya, jangan lupa kunjungi laman blog Cekpremi.com ya.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *