Sering Terabaikan, Begini Cara Mengukur Tekanan Angin Ban Mobil

Jul - 01
2021
tekanan ban ideal

Sering Terabaikan, Begini Cara Mengukur Tekanan Angin Ban Mobil

Tekanan angin ban mobil merupakan satu hal yang sering kali diabaikan oleh pengemudi. Padahal, hal tersebut sangat mempengaruhi kenyamanan saat berkendara. Semakin pas sebuah tekanan ban, maka semakin nyaman pengendara dalam mengemudikan mobil. Bila tekanan angin tidak sesuai, maka mobil menjadi tidak stabil dan kurang nyaman dikendarai.

Setiap jenis mobil memiliki ukuran tekanan ideal angin ban yang berbeda-beda. Ukuran tekanan ban ideal dapat diketahui berdasarkan jenis mobil. Misalnya untuk jenis mobil Suzuki SX4 tahun 2008. Tekanan ban ideal juga dipengaruhi oleh jumlah penumpang dan muatan yang akan dibawa. Dalam kondisi normal, mobil Suzuki SX4 tahun 2008 dianjurkan untuk memiliki tekanan ban sebesar 33 Psi untuk keempat ban mobilnya. Namun jika jumlah penumpang dan barang bawaan bertambah, maka tekanan ban ideal akan berubah juga menyesuaikan penambahan bobot rata-rata.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I agree to have my personal information transfered to MailChimp ( more information )

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Selain itu, setiap jenis mobil biasanya sudah dilengkapi dengan ukuran tekanan angin ban ideal masing-masing. Beriku ini tekanan angin ban mobil dalam kondisi normal yang dianjurkan untuk beberapa jeni mobil:

  1.       Mobil MPV: (33-36) Psi
  2.       Mobil sedan: (30-33) Psi
  3.       Mobil city car: (30-36) Psi.
  4.       Mobil SUV: (35-40) Psi.

Tekanan ban yang kurang bisa menyebabkan kerusakan pada pelek dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Apalagi jika melewati jalanan berlubang atau jalanan rusak, keadaan ini bisa menyebabkan mobil mengalami pecah ban.

Sementara itu, tekanan yang berlebihan juga berbahaya karena menyebabkan bantingan mobil menjadi lebih keras dan setir lebih bergetar. Berikut ini hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui tekanan angin ban yang ideal untuk mobil Anda.

Cara Mengukur Tekanan Angin Ban Mobil

tekanan angin ban mobil

Melalui Penglihatan

Anda bisa memperkirakan dengan indra penglihatan. Pertama-tama, Anda dapat memperhatikan bentuk ban mobil Anda. Jika ban mobil tampak kembung, maka tekanan ban berlebih. Namun jika terlihat kurus, berarti tekanan bannya harus ditambah. Cara ini bisa Anda terapkan jika lingkungan sekitar Anda memiliki intensitas cahaya yang cukup.

Melalui Ketukan

Jika melalui penglihatan saja dirasa kurang cukup, Anda bisa mencoba mengetuk ban mobil denagn kaki, palu, ataupun kayu balok. Jika ban berbunyi sangat keras dan memantulkan ketukan Anda, maka bisa jadi ban mobil Anda kelebihan tekanan. Namun jika suara yang terdengar sangat lirik dan tidak menimbulkan pantulan, makan tekanan ban perlu segera ditambah.

Gunakan Alat Khusus Pengukur Tekanan Ban Mobil

Saat ini tersedia beragam alat khusus untuk mengukurnya. Alat pengukur tekanan ban mobil tersedia dalam dua jenis, yakni analog dan digital. Dengan alat pengukur ini, Anda tidak perlu mengira-ngira kecocokan tekanan ban dengan kebutuhan Anda. Anda hanya perlu menyesuaikan tekanan yang ditunjukkan oleh alat dengan tekanan ideal ban sesuai jeni mobil Anda.

Alat pengukur analog memiliki bentuk khas yang menyerupai silinder dengan penunjuk jam, serta lingkar jarum jam yang dilengkapi satuan tekanan ban. Alat ukur tekanan ban digital pun memiliki bentuk yang serupa, namun perhitungan tekananannya ditunjukkan melalui angka pad fitur tambahan alat tersebut. Alat digital ini akan mengukur dengan detail hingga dua desimal di belakang koma, sesuai dengan spesifikasi alat yang digunakan.

Nah, sekarang sudah tahu kan cara mengukur Tekanan angin ban mobil Anda dan seberapa penting untuk selalu mengecek kondisi kendaraan sebelum digunakan. Dapatkan juga perlindungan terbaik untuk kendaraan Anda dengan berbagai pilihan asuransi motor dan mobil hanya di cekpremi.com.

asuransi mobil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *