Brexit dan Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia

Brexit
image source ophirgottliebtumblr

Seluruh rakyat Inggris sudah mengambil keputusan penting untuk masa depannya. Perjudian yang dilakukan David Cameron gagal, dan dia secara jantan akan mundur per Oktober nanti dari jabatannya. Referendum yang sudah menjadi salah satu janji kampanye Cameron, membuatnya memenangkan 330 dari 650 kursi Parlemen pada Pemilu Mei 2015. Ini adalah salah satu kemenangan paling Partai Konservatif. Namun referendum juga yang sudah mengakhiri kepemimpinan Cameron.

Di sini saya tidak akan mengulas mengapa Inggris lebih memilih Brexit. Meski begitu, saya dapat merasakan sentimen negative dari rakyat kota – kota kecil dan pedesaan di Inggris terhadap imigrasi. Sentimen itu ditambah persepsi bahwa rakyat Inggris terlalu banyak memberi pada Uni Eropa, baik itu kedaulatan maupun uang. Anggapan itu saya rasakan mulai dari kota kecil Yorkshire hingga Canterbury. Tidak aneh apabila mereka memilih “biru” keluar dari Uni Eropa.

Akan tetapi berbeda di kota besar dan beberapa kota pendidikan, mereka lebih memilih tetap bergabung dengan Uni Eropa. kota seperti Manchester, London,  Liverpool, Cambridge, dan Oxford berwarna kuning tetap di EU. Bahkan  Leicester yang klub sepak bolanya dipunyai konglomerat Thailand dan menjadi juara Premier League, juga memilih kuning.

Inggris kini terbelah. Kota vs desa. Muda vs tua, karena di sana mayoritas remaja dan anak muda lebih memilih kuning.

Melihat keadaan yang tengah di rasakan oleh Inggris lalu apa dampak bagi Indonesia? Berikut ini dampak yang dirasakan Indonesia dengan berexitnya inggris dari Uni Eropa:

1. Perdagangan

Faktor fundamental yang harus diperhatikan pastinya perdagangan antara Inggris dan Indonesia serta investasi langsung penanaman modal yang diberikan inggirs oleh Indonesia. Inggris akan membatasi ekspor mereka pada Indonesia bisa dilihat  ekspor Indonesia ke Inggris kalah dibandingkan ekspor Indonesia ke Amerika Serikat, China, Jepang, India, dan Singapura

Jika melihat negara – negara yang tergabung dalam Uni Eropa, ekspor Indonesia ke Inggris juga masih kalah dari pada ekspor Indonesia ke Belanda, Italia dan Jerman.

Artinya, ekspor Indonesia ke negara-negara UE jauh lebih besar dibandingkan ke Ingris.Ukuran perdagangan Indonesia pada Inggris selalu surplus. Artinya nilai ekspor Indonesia ke Inggris lebih besar dibandingkanimpor Indonesia dari Inggris.

Dilihat dari sisi perdagangan, Brexit kemungkinan tidak akan berpengaruh signifikan pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

2. Investasi

Lalu, bagaimana kalau perekonomian Negara Ratu Elizabeth maju pesat setelah Brexit. Nah, inilah yang menjadi tantangan untuk Indonesia. Sebenarnya Indonesia bisa mengambil keuntungan dari Brexit kalau saja pemerintah Indonesia proaktif melobi pemerintah Inggris.

Salah satu strategi yang bisa dijalankan adalah dengan membuat bilateral Free Trade Agreement (FTA) dengan Inggris.Kesimpulannya, dalam jangka pendek, keuangan Indonesia mungkin sedikit bergejolak karena Brexit. Namun dalam jangka panjangnya, Brexit malah bisa menguntungkan Indonesia secara fundamental.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

July 1, 2016

Posted In: Hot News

Tags:

Leave a Comment

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2017 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami