Deteksi Dan Cegah Penyakit Kusta Sejak Saat Ini

Cegah penularan kusta

Nama penyakit kusta pasti sudah tidak asing lagi ditelinga kita masing-masing, ya kusta merupakan sebuah penyakit kronis yang penyebabnya adalah bakteri yang menyerang kulit dan syaraf tepi, selaput lendir pada saluran pernapasan bagian atas dan juga mata. Bakteri penyebab kusta ini bernama mycobacterium leprae dan dapat menyebabkan menular pada orang-orang yang dekat dengan penderita atau bersentuhan dengan si penderita kusta.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Dalam peringatan hari kusta sedunia yang jatuh pada 25 Januari setiap tahunnya, pemerintah mengajak masyarakat untuk mengenali kusta sejak dini, agar tidak ada lagi masyarakat yang terjangkit atau tertular kusta. Dahulu, memang kusta dipandang sebagai penyakit ‘kutukan’yang tidak memiliki, berbeda dengan sekarang kusta sudah memiliki obat dan sudah dapat dideteksi oleh orang awam.

Ada baiknya Anda mengetahui cara deteksi orang yang sudah terkena kusta, berikut ini ciri-cirinya yaitu:

– Adanya bercak putih pada kulit, lebih terlihat seperti panu atau adapula bercak merah yang lebih terlihat seperti kadas. Akan tetapi, kulit yang terdapat bercak-bercak tersebut tidak akan terasa gatal, tidak ada keringat, tidak ditumbuhi oleh bulu, kulit malah akan mati rasa terhadap rasa nyeri, dan juga suhu.
– Mucul benjoan kemerahan yang tersebar di kulit, alis dan rambut akan rontok, dapula benjol-benjol pada muka.
– Tanda-tanda lainnya yang menandakan kerusakan saraf adalah bisa diliihat dari nyeri saraf yang tidak terasa sakit, kulit melepuh, tidak bisa menutup mata dan melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
– Mata tidak bisa menutup disebabkan karena mata menjadi kering dan muncul tukak berukuran besar.
– Otot menjadi lemah dan terjadi kelumpuhan, jari jemari hilang.

Menurut WHO (World Health Organization)ada 2 jenis kusta yang harus diketahui, yaitu:

– Paucibacillary
Luka pada kulit tanpa adanya bakteri penyebab lepara atau kusta pada bercak yang ada pada kulit.

– Multibacillary
Luka pada kulit dengan adanya bakteri penyebab lepra atau kusta pada bercak di kulit.

Pencegahan yang bisa Anda lakukan agar tidak terkena kusta atau mengobati kusta, adalah dengan cara:

– Usahakan tidak kontak fisik langsung kepada penderita kusta
– Memeriksakan diri ke klinik atau dokter saat gejala kecil mulai muncul.
– Meminum obat secara rutin yang diberikan
– Perbaikilah pertahanan tubuh Anda, agar tidak mudah tertular oleh sakit ini, bukan hanya sakit kusta saja, tetapi semua penyakit menular lainnya.

Sadar atau tidak sebagai Negara berkembang, Indonesia merupakan Negara dengan peringkat ke 3 teranyak yang terjangkit kusta, setelah India dan Brazil. Tentu, ini menjadi perhatian yang besar bagi pemerintah, selama ini masyarakat lebih memperhatikan penyakit AIDS, paru-paru, malaria dan sebagainya. Banyak masyarakat yang tidak sadar bahwa kusta juga merupakan penyakit yang juga harus diwaspadai, untuk itulah pemerintah selalu mensosialisakan agar bisa terhindar dari kusta ini. Dengan lebih menekankan pola hidup yang sehat agar bisa kebal dari berbagai macam penyakit menular, termasuk kusta. Mari perangi kusta mulai sejak dini, dengan memperhatikan kesehatan sendiri dan keluarga.

Related Post

Leave a Reply

January 24, 2017

Posted In: Health

Tags: ,

Leave a Comment

Popular Post

Latest Post

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2017 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami