Hari Pohon: Tanam Satu Pohon Untuk Bumi Yang Lebih Hijau

Hari Pohon
Jika manusia memiliki paru-paru untuk bernapas, bumi memiliki pohon sebagai alat pernapasannya. Kita semua tahu jika pohon menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida, sifat pohon yang seperti itu lah yang membuat fungsi pohon menjadi begitu krusial bagi bumi dan bagi manusia sendiri (dan mahluk hidup lainnya) karena oksigen yang diperlukan untuk bernapas merupakan produksi dari pohon. Lalu, karbondioksida yang dihasilkan oleh pernapasan juga butuh diserap karena udara dengan kandungan karbondioksida yang berlebih tidaklah baik. Jadi, bisa dibayangkan jika tidak ada pohon di dunia ini: bagaimana manusia dan seisinya dapat hidup di bumi?

Selain untuk menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida, pohon juga memiliki banyak manfaat lainnya seperti untuk menyimpan cadangan air, sebagai rumah dan tempat berteduh para mahluk hidup seperti binatang-binatang di hutan, sebagai penghasil bahan makanan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya jika pohon yang memiliki banyak manfaat ini perlu diperhatikan kelestariannya dan tidak heran jika ada yang namanya Hari Pohon Sedunia.

Hari pohon sedunia jatuh pada tanggal 21 November. Bermula dari seorang pecinta alam asal Amerika bernama J Sterling Morton yang sangat gencar dalam mengampanyekan gerakan untuk menanam pohon. Alasannya adalah karena dia ingin ada lebih banyak pohon yang memiliki fungsi yang sangat penting itu. Siapa sangka jika pada akhirnya apa yang dipikirkan oleh Morton menjadi salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan pada zaman sekarang yaitu pemanasan global? Banyak orang yang menyetujui gerakan penanaman pohon yang diprakarsai oleh Morton ini, hingga pada akhirnya diadakanlah Hari Pohon Sedunia untuk menghormati jasa Morton dan juga untuk mengingatkan kepada masyarakat dunia akan pentingnya melindungi kelestarian pohon.

Pada zaman sekarang ini, pohon-pohon di muka bumi menjadi semakin berkurang. Lahan-lahan terbuka hijau kini sudah banyak digantikan oleh gedung-gedung perkantoran atau perumahan, belum lagi kebakaran hutan yang disebabkan oleh pemanasan global atau ulah manusia sendiri, bumi pun menjadi semakin terancam atmosfernya. Sangat miris jika kita sadari bahwa manfaat pohon yang banyak ini justru menjadi penyebab musnahnya pohon-pohon itu, terutama karena rakusnya manusia dalam memanfaatkan pohon-pohon itu: manusia melakukan penebangan untuk mengambil kayunya untuk dijadikan pondasi bahan bangunan dan lain-lain, tanpa memikirkan kondisi lingkungan dengan pohon yang semakin berkurang.

Mungkin sudah banyak Anda lihat juga di film-film bagaimana dampak atas berkurangnya pohon di muka bumi. Pernahkah Anda menonton film Doraemon? Banyak cerita-cerita di kartun anak-anak itu yang menggambarkan bagaimana kondisi bumi nantinya dengan teknologi yang semakin maju namun keadaan alamnya menjadi menggenaskan. Tentunya Anda tidak ingin, kan, bumi yang indah ini harus berubah menjadi planet yang gersang seperti itu? Solusi atas hal tersebut adalah dengan melakukan tebang pilih (memilih pohon-pohon tua saja untuk ditebang) dan melakukan penanaman kembali (reboisasi). Dengan melakukan setidaknya kedua hal itu, masalah pohon setidaknya bisa sedikit teratasi dan bumi bisa menjadi semakin terjaga.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

November 21, 2016

Posted In: Hot News, Inspirational

Tags:

Leave a Comment

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2016 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami