Inilah yang Bisa Terjadi pada Tubuh Kita Bila Kebanyakan Tidur

Inilah yang Bisa Terjadi pada Tubuh Kita Bila Kebanyakan Tidur

Para ahli merekomendasikan agar orang dewasa rata-rata mendapatkan 7 sampai 9 jam tidur. Tapi bagaimana jika tubuh kita menginginkan lebih banyak tidur. Lalu apa akibatnya apabila kita tidur terlalu lama?

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

 Kita berisiko lebih besar terkena penyakit jantung dan stroke

 Banyak penelitian yang membuktikan akibat dari terlalu banyak tidur dengan hasil kesehatan yang buruk.

Salah satu masalah yang terkait dengan tidur nyenyak adalah penyakit kardiovaskular  (jantung dan pembuluh darah).

Terdapat penelitian bahwa orang yang tidur lebih dari 8 jam per malam dua kali ,memiliki kemungkinan terkena angina (nyeri dada) dan 10% lebih kemungkinan terkena penyakit jantung koroner.

Studi kesehatan lainnya menemukan risiko penyakit jantung bahkan lebih besar lagi, dengan rasio 38 persen lebih besar untuk orang yang tidurnya lebih panjang.

Risiko stroke juga meningkat:

Satu studi dari Inggris menunjukkan kemungkinan stroke sebesar 46 % lebih besar pada orang yang jam tidurnya lebih lama, bahkan setelah disesuaikan dengan faktor risiko lainnya.

Kemungkinan tidur kita tidak nyenyak

Satu teori tentang mengapa terlalu banyak tidur dikaitkan dengan masalah kesehatan lainnya adalah masalah waktu tidur kita yang terganggu. Orang yang memiliki sleep apnea (masalah pernapasan saat tidur) yang tidak diobati memiliki kecenderungan untuk terlalu banyak tidur, dan kita tahu bahwa sleep apnea yang tidak terdiagnosis dan tidak diobati mengarah pada penyakit jantung dan stroke.

Jika kita merasa masih mengantuk meskipun sudah cukup tidur, konsultasikan dengan dokter untuk mencari penyebabnya.

Kita bisa terkena diabetes

Tidak mengherankan, mengingat hubungan antara tidur lebih lama dan obesitas, diabetes juga lebih sering terjadi pada orang yang tidur lama. Tetapi penelitian menemukan bahwa bahkan setelah menyesuaikan diri dengan massa tubuh, orang yang telah lama tidur berisiko dua kali terkena diabetes. Studi lain menunjukkan bahwa tidur terlalu banyak dapat mempengaruhi kadar glukosa pada darah kita.

Kita lebih mudah mengalami depresi

Salah satu gejala depresi adalah tidur yang terlalu nyenyak, memiliki masalah kesehatan mental yang tidak diobati bisa menjadi salah satu alasan mengapa kita mengalami kesulitan bangun. Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur yang lama secara signifikan terkait dengan tekanan mental yang sering terjadi. Di sisi lain, orang-orang yang mengalami depresi biasanya menggunakan tidur sebagai pelarian dari masalahnya.

Otak Kita tidak akan bekerja dengan baik

Seiring dengan sakit kepala, kita mungkin akan mengalami perasaan “Pikiran Berkabut” jika kita terlalu banyak tidur. Satu studi dari Harvard menunjukkan bahwa wanita yang lebih tua yang tidur lebih dari 9 jam memiliki kognisi yang buruk, setara dengan penuaan hampir 2 tahun. Kualitas tidur yang tidak baik disertai tidur panjang juga bisa menyebabkan penurunan fungsi otak.

Apabila kita memiliki masalah kebiasaan tidur yang terlalu panjang, bagaimana caranya agar tidur kita bisa kembali normal?

Usahakan untuk menghindari nonton tv sebelum tidur, jaga agar ruangan tetap nyaman, dan jaga agar jadwal tidur tetap teratur. Jika kemungkinan kita memiliki masalah medis yang menyebabkan tidur terlalu nyenyak, coba konsultasikan dengan dengan dokter Anda.

Leave a Reply

August 24, 2017

Posted In: Health, Lifestyle

Leave a Comment

Popular Post

Latest Post

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2017 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami