Memahami Penyakit Depresi yang Dialami Masyarakat Modern

penyakit depresi

‘Depresi’ adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami perasaan yang sedih, muram, atau bisa juga tertekan. Bahkan, depresi juga bisa dikaitkan dengan yang namanya gangguan jiwa dimana perasaan seseorang bisa down atau merosot, jauh dari perasaan bahagia. Anda pasti juga sering mendengar kata depresi atau bahkan menggunakannya dalam beberapa waktu, tapi tahukah Anda jika depresi bisa menjadi suatu gangguan jiwa yang serius dan bisa membahayakan seseorang yang mengalaminya?

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Bahayanya penyakit depresi bisa dilihat dari kasus-kasus bunuh diri yang mungkin juga sering Anda dengar atau lihat di berita. Sebagian besar kasus bunuh diri atau pengakhiran hidup sendiri itu sebagian besar disebabkan oleh depresi. Sebagian orang itu kemungkinan merasakan depresi yang cukup besar sehingga memilih untuk mengakhiri hidupnya dibanding berjuang melawan perasaan depresi itu sendiri. Bahkan, hal paling mirisnya adalah, masalah depresi ini justru lebih banyak menimpa masyarakat modern. Pertanyaannya:

Kenapa masyarakat modern cenderung lebih rentan mengalami depresi?

Jika kita menilik lebih jauh, sebab dari penyakit depresi yang lebih banyak menyerang masyarakat modern atau masyarakat yang tinggal di perkotaan dari pada masyarakat tradisional atau yang tinggal di lingkungan yang jauh dari kebisingan teknologi adalah karena kebutuhan masyarakat modern atau perkotaan jauh lebih besar dibandingkan masyarakat desa. Kebutuhan yang dimaksud di sini adalah pemenuhan atas kepuasan batin seperti memiliki barang-barang mewah atau kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersier lainnya. Kebutuhan akan hal-hal itu menjadi semakin meningkat karena gaya hidup yang pastinya juga lebih tinggi dibandingkan masyarakat pedesaan. Bukan hanya itu, persaingan yang tinggi di antara masyarakat modernlah yang—juga—menyebabkan mereka lebih mudah dihampiri ‘depresi’. Apalagi yang keadaan ekonominya menengah ke bawah dan tidak cocok jika disandingkan dengan gaya hidup modern yang cukup tinggi dan tentunya membutuhkan uang yang tidak sedikit.

Sebagai contoh, seseorang yang sangat membutuhkan pekerjaan tapi tidak kunjung mendapatkannya sementara kebutuhan sudah sangat mendesak untuk dipenuhi bisa menyebabkan seseorang itu mengalami depresi hingga bahkan menyebabkan mereka berbuat nekat seperti melakukan tindakan kriminal untuk bisa memenuhi kebutuhan itu. Ada juga yang mengatasi perasaan depresi itu dengan mencari ‘pelarian’ seperti menggunakan narkotika, minum minuman beralkohol dan lain sebagainya, namun yang paling parah adalah dengan memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Tidak heran jika banyak sekali kasus kriminal, narkotika dan minuman keras, hingga bunuh diri di perkotaan, terutama di ibu kota seperti Jakarta.

Sebenarnya, masalah-masalah yang disebabkan oleh depresi itu bisa dihindari dan diatasi. Secara spiritual yaitu dengan mencoba berdamai dengan hidup, tidak memaksakan suatu kondisi, lebih bersyukur dengan apa yang ada, dan yang paling penting adalah mendekatkan diri dengan Tuhan. Selain itu kita juga bisa untuk mencoba lebih peduli dengan sesama agar bisa mengurangi depresi yang mungkin menimpa orang-orang terdekat. Terutama di hari kesehatan internasional seperti yang jatuh tepat pada hari ini yaitu tanggal 7 di bulan April. Dengan menjadi pribadi yang lebih peduli dengan kondisi sekitar secara tidak langsung akan membantu mengurangi masalah yang ditimbulkan oleh depresi. Hari kesehatan internasional pun pada dasarnya ada sebagai bentuk kepedulian bersama antar masyarakat dunia pada kesehatan, entah itu kesehatan fisik atau pun kesehatan jiwa.

Related Post

Leave a Reply

April 7, 2017

Posted In: Hot News

Tags: , ,

Leave a Comment

Popular Post

Latest Post

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2017 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami