Mengenal Istilah Deductible Atau Own Risk Asuransi Mobil

asuransi mobil cekpremi
Image Source besttechcars.com

 

Pada umumnya, dasar prinsip kerja asuransi mobil adalah memberikan perlindungan kepada mobil yang diasuransikan ketika terjadi resiko yang tercantum di dalam buku polis.

 

Namun, bila anda simak lebih jauh dalam buku polis asuransi, anda akan menemukan nama profil tertanggung (pemilik polis), obyek pertanggungan (mobil anda), lingkup jaminan (Komprehensif atau Total Loss Only), dan deductible. Sayangnya banyak pemegang polis yang belum mengetahui istilah-istilah tersebut, terutama deductible. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan anda penjelasan tentang maksud dari istilah deductible dalam polis asuransi.

 

“Deductible atau own risk adalah besaran biaya yang harus dibayarkan oleh pemilik polis asuransi jika ada / terjadi klaim”.

 

Intinya, ketika anda mengajukan klaim untuk asuransi mobil anda, anda harus membayar uang deductible tersebut. Setiap perusahaan asuransi kendaraan bermotor menawarkan harga deductible yang berbeda, tapi rata-rata perusahaan asuransi kendaraan menetapkan biaya deductible sebesar Rp 300.000 .

 

Besaran biaya premi yang dibayarkan mempengaruhi harga biaya deductible. Contohnya, semakin besar biaya premi yang dibayarkan maka biaya deductible menjadi semakin rendah. Sebaliknya, apabila premi yang dibayarkan rendah, maka biaya deductible menjadi tinggi.

 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa setiap pemilik polis harus membayarkan biaya deductibe saat mengajukan klaim, namun jenis klaim yang dikenakan biaya deductible tersebut hany klaim yang terjadi diakibatkan oleh kerusakan fisik. Biaya deductible tidak berlaku untuk kerugian yang bersifat non fisik, seperti tuntutan hukum.

 

Cara pembayaran deductible sendiri dilakukan dengan memotong uang pertanggungan yang diberikan, sesuai dengan apa yang tertera dalam buku polis asuransi. Misalnya terjadi klaim perbaikan sebesar Rp 20 juta, anda harus membayar biaya deductible Rp 300.000 kepada perusahaan asuransi. Oleh karena itu, penggantian yang diberikan perusahaan asuransi hanya sebesar Rp 19,7 juta.

Tujuan dari dikenakannya biaya deductible adalah:

  • Untuk pemilik kendaraan agar tetap berhati-hati ketika mengemudikan kendaraan pribadinya. Dengan adanya biaya deductible, para nasabah akan sadar bila tidak ada biaya perbaikan yang gratis 100%, melainkan anda harus tetap sedikit merogoh kocek anda.

 

  • Bagi perusahaan asuransi, adanya biaya deductible tersebut untuk menghindari klaim asuransi yang kecil. Coba anda bayangkan jika kerugian Rp50.000 saja bisa diklaim, padahal syarat untuk mengajukan klaim terbilang cukup banyak, terutama dalam hal pembuktian. Bisa saja biaya pembuktian lebih mahal dari pada uang penggantian. Jadi fungsi deductibe adalah untuk menghindari proses adminstrasi klaim dengan jumlah kecil.

 

Secara garis besar fungsi biaya deductible adalah mengingatkan para pemilik kendaraan atau nasabah agar tetap berhati-hati, meskipun kendaraan sudah dicover oleh perusahaan asuransi. Ada baiknya kita mencegah terjadinya hal yang buruk, ketimbang memperbaikinya. Selain itu sistem deductible juga menguntungkan kedua belah pihak, yaitu nasabah dan perusahaan asuransi.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

December 3, 2014

Posted In: Features

Tags: ,

Leave a Comment

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2016 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami