Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah Sendiri dengan Akurat. Enggak Sulit, kok!

Jun - 05
2021
cara menghitung biaya bangun rumah sendiri

Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah Sendiri dengan Akurat. Enggak Sulit, kok!

Last Updated on June 23, 2021 by

Ada banyak cara untuk menghemat anggaran membangun rumah. Salah satu cara yang bisa Anda coba yaitu dengan menghitung biaya bangun rumah sendiri. Simak ulasan lengkapnya, yuk!

Jika memiliki modal membangun rumah yang cukup besar, Anda mungkin tak akan kesulitan karena punya keleluasaan lebih dalam mengelolanya.

Namun, bagi orang yang ingin membangun rumah sendiri tapi memiliki dana terbatas, mereka harus pandai bersiasat agar bisa menekan bujet.

Nah, salah satu cara menekan bujet yang lazim dipakai yaitu dengan cara menghitung biaya bangun rumah sendiri.

Simak cara menghitung biaya bangun rumah sendiri dengan mudah dan akurat pada ulasan di bawah ini.

 

5 Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah Sendiri

  • Hitung Ukuran Lahan

Hal paling utama yang harus Anda perhatikan saat menghitung biaya bangun rumah sendiri yaitu terkait ukuran lahan.

Seperti yang Anda tahu, ukuran lahan sangat berkaitan erat dengan ukuran bangunan dan juga biaya membangun yang dibutuhkan.

Umumnya, ukuran lahan sudah tertera dengan jelas dan detail pada surat tanah sehingga Anda tidak perlu lagi melakukan pengukuran ulang.

Namun, jika Anda tidak akan menggunakan seluruh lahan untuk membangun rumah, maka sebaiknya mengukur ulang sesuai kebutuhan.

Jika luas lahan sudah terukur dengan baik, maka Anda pun akan lebih mudah menentukan biaya bangun rumahnya dengan bantuan tukang ataupun kontraktor.

Baca juga: Beli Tanah atau Rumah? Ini yang Paling Menguntungkan!

  • Biaya Desain Rumah

Apakah Anda tidak mendesain sendiri rumah Anda? Kalau begitu, Anda juga harus memperhitungkan biaya mendesain rumah serta jasa arsitek.

Pasalnya, Anda tidak bisa mendesain bangunan sembarangan karena akan menimbulkan kesalahan konstruksi dan membuat rumah tidak berkualitas.

Jasa arsitek memang tidak murah, tetapi ini adalah opsi terbaik agar rumah Anda bisa berkualitas, kokoh, dan awet.

Biaya jasa arsitek sendiri terbagi dua, ada yang dihitung berdasarkan meter persegi dan ada yang dihitung dengan persentase dari total anggaran pembangunan rumah.

  • Biaya Material Bangunan

Ongkos material bangunan juga tidak bisa dikesampingkan ketika Anda menghitung biaya bangun untuk membangun rumah.

Jika ingin memangkas biaya membangun rumah, maka Anda bisa berbelanja material bangunan sendiri tanpa diborongkan.

Dengan begitu, Anda tetap bisa memilih material paling berkualitas yang sesuai dengan bujet Anda.

Namun, jangan lupa juga bahwa ukuran rumah sangat mempengaruhi besar kecilnya biaya material bangunan ini ya!

  • Biaya Tenaga Kerja

Biaya tenaga kerja juga pastinya wajib diperhitungkan saat Anda menghitung biaya bangun rumah sendiri.

Untuk biaya tenaga kerja ini, Anda bisa memilih tiga sistem pembayaran: sistem upah harian, borongan jasa, atau borongan penuh.

Sistem upah harian biasanya memiliki tarif sekitar Rp 100-150 ribu per hari untuk tukang dan bisa lebih mahal untuk mandor dan posisi lainnya yang lebih tinggi.

Lalu sistem upah borongan jasa memiliki tarif yang lebih mahal sekitar Rp 600-800 ribu per meter persegi.

Terakhir, untuk upah borongan penuh dihitung dengan tarif borongan jasa ditambah biaya material yang dapat mencapai Rp3-5 juta per meter persegi.

  • Biaya Utilitas dan Lain-Lain

Saat menghitung biaya bangun rumah sendiri, jangan hanya fokus pada biaya-biaya utama saja ya, siapkan juga dana tambahan untuk biaya lain-lain yang pasti dibutuhkan.

Misalnya yang sudah pasti dibutuhkan yaitu biaya utilitas seperti listrik dan air, serta biaya tambahan lainnya.

Satu hal lagi yang tak kalah pentingnya, jangan lupa juga siapkan biaya untuk administrasi rumah seperti pajak, asuransi rumah, serta IMB.

Biaya-biaya di atas merupakan gambaran umum yang biasa muncul ketika proses pembangunan rumah.

Sebaiknya Anda tak hanya berpatok kepada biaya-biaya tersebut dan menyiapkan juga biaya tambahan untuk hal-hal tak terduga dan situasional.

***

Semoga cara menghitung biaya bangun rumah di atas bisa membantu Anda.

Pastikan Anda juga membeli asuransi properti agar rumah yang Anda bangun terlindungi dengan maksimal ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

asuransi properti cekpremi