Mengatasi Dan Menyembuhkan Trauma Anak Dari Ancaman Terorisme

ancaman terorisme
image source drsalehpour

Jakarta 14 Januari 2016 kembali diguncang oleh aksi terorisme, kali ini aksi segerombolan teroris menyasar kepada Plaza Sarinah, Jakarta Pusat. Pada pukul 10.45 WIB dari pos polisi yang berada tepat di depan Plaza Sarinah terdengar suara ledakan, menyusul kemudian terdengar beberapa ledakan di sekitarnya. Disusul sekelompok orang yang membawa senjata api masuk ke dalam kawasan Plaza Sarinah di depan sebuah kedai kopi Starbuck.

Tak lama berselang polisi dan aparat keamanan pun bergerak cepat untuk melumpuhkan gerombolan bersenjata tadi dan mengamankan lokasi sekitar kejadian. Barulah pada pukul 15.00 WIB kelima teroris berhasil dilumpuhkan dan situasi pun kembali normal.

Akibat dari aksi terror tersebut menyebabkan 24 orang luka-luka dan 7 orang lainnya meninggal dunia. 24 orang korban luka terdiri dari 5 anggota Polri, 4 warga negara asing, dan 15 orang warga sipil. Sedangkan 7 orang korban yang meninggal dunia terdiri dari 5 orang pelaku, 1 WNA, dan 1 WNI. Untuk pelaku sendiri teridentifikasi semua berasal dari Warga Negara Indonesia.

Tentu saja rangkaian dari serangan terror kemarin memberikan bekas yang mendalam bagi mereka para korban baik itu korban yang meninggal dunia maupun korban luka. Selain luka fisik yang mereka terima, ada juga luka psikis yang masih membekas di dalam ingatan para korbannya.

Jika ditarik ke arah yang lebih luas, korban dari aksi terror tidak hanya yang menderita luka fisik saja. Mereka yang mengalami gangguan traumatis akibat ancaman terorisme juga termasuk ke dalam daftar korban yang butuh penyembuhan secara khusus. Biasanya yang paling rentan terkena trauma mendalam adalah anak-anak.

Anak-anak yang orang tuanya menjadi korban maupun mereka yang menyaksikan aksi terror baik itu yang berada di lokasi langsung ataupun yang menonton lewat video dan televisi rentan terkena trauma psikologis mendalam. Terutama mereka yang melihat foto-foto dan mengerikan para korban yang tersebar luas di dunia maya. Untuk menyembuhkan trauma dan ketakutan pada anak-anak sendiri dibutuhkan penanganan yang khusus.

Berikut ini adalah 3 cara mengatasi trauma dan ketakutan anak akibat ancaman terorisme

 

Tanamkan untuk selalu memiliki sudut pandang positif

Setiap kejadian buruk yang menimpa anak-anak akan merubah pola pikirnya terhadap suatu kejadian yang akan dialaminya di masa mendatang. Maka itu penting buat kita untuk memberdayakan anak-anak korban terror agar selalu melihat dunia melalui sudut pandang yang baik. Berikan mereka contoh bahwa para sukarelawan sudah bekerja dengan sangat baik dan para korban yang tertimpa musibah tabah menerimanya.

Jauhkan anak dari gambar-gambar menakutkan

Ada banyak cara untuk anak kembali mengenang beberapa peristiwa kelam dalam hidupnya, bisa dengan melihat kembali ulasan video, maupun melalui foto-foto mengerikan mengenai kejadian mengerkan. Untuk itu jauhkan mereka dari hal-hal tersebut, isi pikiran mereka dengan gambar-gambar lucu maupun dengan film-film yang berisi konten positif yang bisa mengarahkan si anak untuk melupakan kejadian tersebut.

Berikan perhatian lebih

Anak korban ancaman terorsime membutuhkan perhatian lebih dari orang di sekitarnya guna membangun kembali mental mereka dan memberikan kekuatan untuk menjalani kehidupan yang akan datang. Lakukan saja hal-hal sederhana yang dapat kembali menguatkan mental mereka seperti memberikan pelukan atau hadiah seperti bunga dan lilin sebagai kekuatan pelindung.

 

ancaman terorisme
Lindungi kesehatan anda dari segala resiko penyakit dengan asuransi kesehatan, pilih yang terbaik disini.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

January 15, 2016

Posted In: Hot News, Tips & Tricks

Tags: , , , , ,

Leave a Comment

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2016 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami