Penetrasi Asuransi di Indonesia Masih Kurang

 

 Penetrasi Asuransi_cekpremi
Image Source insurancejobs.com

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui asuransi di Indonesia masih kalah jauh dengan negara tetangga. Penetrasi di Indonesia masih berada di kisaran 1,1 persen terhadap GDP sedangkan Singapura yang telah mencapai kisaran 4,3 persen, bahkan Malaysia pun sudah berada di kisaran 3 persen.

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Meski begitu, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Non-Bank (OJK) Firdaus Djaelani tetap yakin dalam sepuluh tahun ke depan industri asuransi dapat berkembang lebih besar lagi. Pasalnya, bidang industri ini memiliki arah yang konkret dan jelas. Selain itu juga didukung kenyataan pasar Indonesia masuk dalam lima besar ASEAN.

Selain itu Firdaus Djaelani juga menegaskan bahwa dalam 10 tahun ke depan penetrasi asuransi di Indonesia kemungkinan bisa mencapai 5 persen. Pasalnya GDP di Indonesia lebih besar dibanding negaran tetangga.

Dirinya meminta perusahaan asuransi dapat berinovasi mengeluarkan produk-produk teranyar untuk menggenjot penetrasi tersebut.

Dukungan pihaknya pada industri asuransi ialah rancangan aturan sistem pelaporan bulanan. Selain itu, OJK juga telah mematangkan aturan tentang asuransi mikro.

Ia berharap aturan tersebut dapat meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.

Related Post

Leave a Reply

November 24, 2014

Posted In: Hot News, Uncategorized

Tags: , ,

Leave a Comment

Popular Post

Latest Post

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2017 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami