Pengaruh Pelantikan Trump, Terhadap Ekonomi Indonesia

 

Pengaruh pelantikan Trump

Daftarkan Gratis !

Dapatkan penawaran MENARIK dan diskon BESAR dari kami

I will never give away, trade or sell your email address. You can unsubscribe at any time.

Tepat pada Selasa, 8 November tahun lalu Trump terpilih sebagai presiden Amerika dengan dengan mengantongi sebanyak 276 suara electoral collage yang didapat dari negara-negara bagian Amerika. Kandidat dari partai republic ini dipercaya membawa perubahan besar terhadap Amerika. Mulai dari sektor Masyarakat, Ekonomi, Hukum dan lainnya, tetapi ternyata banyak pihak juga yang mengklaim bukan hanya Negara serikat Amerika saja yang akan mendapat perubahan besar, bahkan bisa berdampak dengan sektor perekonomian dunia.

Tepat pada 20 Januari 2017 yang akan datang, Trump akan resmi menjadi presiden Amerika Serikat dengan masa jabatan 4 tahun. Seperti yang dikatakan diatas bahwa pria kelahiran 14 Juni 1946 tahun ini, mampu membawa perubahan besar terhadap dunia. Hal ini dikarenakan akibat dari pidato Trump yang sangat kontovesial, mulai dari pidatonya saat kampanye yang menyangkut SARA, jiwa nasionalis Trump yang ingin mengembalikan Amerika menjadi negara yang kembali besar dan kuat, dimana pernyataannya tersebut berpengaruh terhadap pertahanan Amerika.

Bila banyak ahli politik dan ekonomi, bahkan masyarakat dunia sekaligus berasumsi Trump akan mengubah dunia di banyak sektor, bagaimana dengan perekonomian di Indonesia akan beperngaruh? Ya, tentunya.

Sebagai negara yang sudah cukup lama menjalin kerjasama, pelantikan Trump ini akan membawa perubahan yang cukup signifikan, khususnya di bidang Ekonomi. Banyak ahli ekonomi berpendapat demikian tentang terpilihnya Trump tersebut, salah satunya  Chief Economist Bank Mandiri, Anton Gunawan, yang berpendapat Amerika akan menjadi negara yang tertutup di dunia Internasional, dimana sebelumnya negara yang sangat terbuka atas segala hal, contohnya menerima banyak pendatang yang ingin menetap di Amerika  atau bahkan hanya sekedar beriwisata saja. Bukan cuma itu, ditakutkan akan terjadinya konflik ekonomi yang bisa terjadi akibat dari kebijakan-kebijakan  Donald Trump sendiri, karena presiden Amerika ini dikenal lebih konfrontatif.

Mungkin kita bisa berpendapat bahwa nantinya ketika beberapa tahun Trump memimpin, ekspor-impor Amerika dan Indonesia lebih dibatasi, atau bukan di Indonesia saja, hal seperti ini juga bisa terjadi di beberapa negara lainnya.

Beberapa minggu sebelum pelantikan Trump, perubahan signifikan terjadi, dimana pada penutupan perdangang saham beberapa hari yang lalu IHSG merosot hingga mencapai 57,47 poin atau bisa dibilang 1,05% menuju ke level 5.413,21. Berbanding terbalik dengan harga saham, untuk harga emas malah sebaliknya yaitu naik 1000 yaitu Rp 525 ribu/gramnya.

Kenaikkan saham tersebut hanya sebagian bentuk perubahan perlahan-lahan yang bisa terjadi pada Indonesia, atas kemenangan Trump tersebut. Akan tetapi, walau begitu banyak pula masyarakat dunia yang berharap besar pada Donald Trump untuk membawa perubahan besar yang positif untuk perekonomian dunia, khususnya Indonesia.

Mungkin, hal ini seperti halnya saat Obama terpilih menjadi presiden beberapa tahun silam, banyak Pro dan Kontra yang berdatangan atas terpilihnya Obama. Mungkin, kita bisa berharap semoga hal ini hanyalah sebuah propaganda, agar kepercayaan masyarakat, khususnya orang Amerika terhadap Donald Trump berkurang, semoga pula tidak berdampak negatif untuk Indonesia.

 

 

Related Post

Leave a Reply

January 13, 2017

Posted In: Financial, Inspirational, Intermezzo, Must See

Tags: , , ,

Leave a Comment

Popular Post

Latest Post

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2017 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami