Penyakit Autoimun, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

auto imun

Penyakit autoimun adalah suatu keadaan dimana sistem imun atau kekebalan tubuh tidak berfungsi secara maksimal. Sedangkan, sistem kekebalan tubuh memiliki peran penting untuk membantu tubuh melawan virus, bakteri, atau benda asing lain yang dapat menyerang tubuh.

Agar kamu dapat mengetahui dan lebih berhati-hati dalam menjaga kondisi tubuh, kamu harus mengetahui gejala dan penyebab dari penyakit ini. Berikut ini adalah gejala dan penyebab penyakit autoimun.

Gejala dan Penyebab Penyakit Autoimun

Gejala penyakit ini dapat ditandai dengan munculnya dengan beberapa hal, seperti:

  • Terdapat rasa nyeri di seluruh tubuh, seperti ditusuk-tusuk
  • Nyeri pada bagian sendi, khususnya bagian lutut, pergelangan tangan, punggung tangan, dan buku-buku jari. Rasa nyeri diiringi dengan pembengkakan atau rasa kaku sehingga kamu dapat sulit bergerak.
  • Merasakan kelelahan yang berkepanjangan sehingga membuat energi pada tubuh seperti habis.
  • Demam ringan, sekitar 37,4 hingga 37,5 derajat celcius
  • Mengalami kerontokan rambut yang parah
  • Sering mengalami sariawan
  • Brain fog, atau otak seperti tertutup kabut. Sehingga seseorang akan kehilangan memori, fokus, dan konsentrasi ketika menulis atau berbicara selama sesaat
  • Ruam kulit

Namun gejala penyakit autoimun memiliki keunikan tersendiri, jika sebelumnya kamu telah memiliki penyakit lain. Seperti jika penderita diabetes tipe 1 memiliki gejala penyakit ini yaitu, memiliki rasa haus yang berlebihan, hingga penurunan berat badan.

Penyakit autoimun memiliki 80 jenis, yang mana menunjukkan gejala yang sama. Hal tersebut membuat penderita kesulitan untuk menderita diagnosis dan menentukan jenis penyakitnya.

Penyebab dari penyakit ini belum diketahui secara pasti. Namun menurut suatu studi 2014, wanita lebih rentan mengalami penyakit ini dibandingkan dengan pria.

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko seseorang untuk menderita penyakit autoimun, yaitu:

    • Adanya riwayat penyakit tersebut dalam keluarga
    • Berat badan berlebih atau obesitas
    • Menggunakan obat-obatan yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti antibiotik, atau simvastatin
    • Terkena cahaya matahari seperti UV A dan UV B, serta terpapar bahan¬† kimia berbahaya
  • Terkena infeksi virus atau bakteri, contohnya seperti infeksi virus epstein barr

Meskipun penyebab pasti dari penyakit ini belum diketahui, namun kamu dapat mencegah dan mengatasinya dengan berbagai cara. Berikut ini adalah cara mengatasi autoimun.

Cara Mengatasi Penyakit Autoimun

  • Mengkonsumsi Obat Anti Inflamasi

Obat anti inflamasi dapat bermanfaat untuk mengelola penyakit ini. Selain itu, obat ini dapat berguna untuk mengurangi gejala peradangan, serta rasa sakit yang timbul selama kamu menderita autoimun.

Contoh obat anti inflamasi seperti kortikosteroid, yang dapat kamu gunakan untuk mengurangi peradangan. Serta parasetamol yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit.

  • Mengkonsumsi Obat Imunosupresan

Pasien penderita autoimun akan direkomendasikan obat imunosupresan agar dapat menghambat aktivitas sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara berlebihan.

Hal tersebut dikarenakan, penderita penyakit ini memiliki sistem kekebalan tubuh yang dapat merusak jaringan tubuhnya sendiri. Dosis dari obat imunosupresan akan disesuaikan dengan keadaan penderita.

  • Terapi Fisik

Beberapa penderita autoimun dapat mengganggu fungsi gerak tubuh, dan menyebabkan tubuh kesulitan untuk bergerak atau melakukan kegiatan fisik seperti orang pada umumnya.

Hal tersebut dapat menyebabkan penderita autoimun merasa bengkak, kaku, dan nyeri pada tubuh. Jika penderita mengalami keluhan seperti ini, maka akan disarankan untuk melakukan fisioterapi, diimbangin dengan mengkonsumsi obat, untuk menghambat perkembangan penyakit.

Memiliki asuransi kesehatan bukan hanya bermanfaat ketika kamu sedang sakit, kamu juga dapat menabung untuk hari tua. Jika kamu menderita penyakit ini atau penyakit lain yang diharuskan mengkonsumsi obat atau membutuhkan perawatan, tentu akan merasakan manfaatnya.

Kunjungi Cekpremi agar kamu mendapatkan rekomendasi untuk memilih asuransi yang dibutuhkan. Sehingga kamu bisa mendapatkan fasilitas terbaik ketika sakit.

Pertanyaan Seputar Penyakit Autoimun

Bagi beberapa orang penyakit ini kurang familiar, sehingga banyak orang merasa bingung dan timbul beberapa pertanyaan, seperti:

Apa penyakit autoimun memiliki pantangan makanan?

Makanan yang menjadi pantangan yaitu produk susu, telur, dan olahan gula. Sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi buah segar, umbi-umbian, hingga makanan yang kaya probiotik.

Bagaimana cara mengetahui penyakit autoimun?

Kamu dapat melakukan tes saring, yaitu pemeriksaan antibodi tertentu, seperti ANA, profile, ANA test, dan lain sebagainya.