Penyebab Vertigo yang Sering Terjadi

vertigo

Artikel ini membahas tentang penyebab vertigo. Vertigo merupakan rasa pusing yang menimbulkan sensasi palsu bahwa seseorang atau lingkungan di sekitarnya. Pada kasus yang parah, kondisi ini juga dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Vertigo dapat menyebabkan disorientasi (kebingungan) dan hilang keseimbangan. Serangan vertigo bahkan bisa menyebabkan pengidapnya terjatuh. Berbagai kondisi dapat menyebabkan vertigo, seperti di bawah ini:

Penyebab Vertigo

  • Vertigo Posisi Paroksismal Jinak (BPPV)

Kondisi ini merupakan penyebab paling umum dari vertigo. Telinga bagian dalam mengandung struktur yang disebut organ otolith, yang mengandung cairan dan partikel kristal kalsium karbonat. Pada BPPV, kristal-kristal ini terlepas dan jatuh ke kanalis semisirkularis (saluran setengah lingkaran). Di sana, setiap kristal yang jatuh menyentuh sel-sel rambut sensori di dalam kupula kanalis semisirkularis selama Gerakan, sehingga menciptakan perasaan intens dan singkat bahwa pengidapnya berputar atau bergerak.

  • Infeksi

Infeksi virus pada saraf vestibular, yang disebut neuritis vestibular atau labirin, dapat menyebabkan vertigo yang intens dan konstan.

  • Penyakit Meniere

Cairan berlebihan yang menumpuk di telinga bagian dalam dapat memicu serangan vertigo hingga telinga berdenging dan gangguan pendengaran. Kondisi ini terjadi pada orang-orang yang berusia antara 40 hingga 60 tahun. Penyebab penyakit meniere pastinya tidak jelas, tetapi mungkin berasal dari penyempitan pembuluh darah, infeksi virus, atau reaksi autoimun.

  • Migrain

Vertigo akibat migrain dapat berlangsung beberapa menit hingga berjam-jam.

  • Cedera Kepala atau Leher 

Vertigo merupakan salah satu gejala umum akibat cedera traumatis pada kepala atau leher. Apalagi jika cedera menyebabkan kerusakan pada sistem vestibular.

  • Obat-Obatan

Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan vertigo, bersamaan dengan munculnya gejala lain. Misalnya, pusing, gangguan pendengaran dan telinga berdenging.

  • Faktor lain:
    • Operasi telinga 
    • Herpes zoster di dalam atau di sekitar telinga 
    • Otosklerosis
    • Tumor otak 
    • Stroke Ringan
  • Gangguan kecemasan

Itulah beberapa penyebab vertigo yang sering terjadi. Proteksi dari gangguan kesehatan juga akan semakin lengkap apabila kamu menggunakan asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan yang bisa kamu jadikan pilihan adalah Pasific Cross Malacca Trust dan Lippo Healthplus. 

Buat kamu yang ingin menyesuaikan budget, kamu bisa memilih asuransi kesehatan Pasific Cross Malacca Trust.  Dengan budget yang ekonomis untuk produk M Safe seperti rawat inap dan rawat jalan, kamu bisa mendapatkan pelayanan terbaik. Namun, terdapat batas tertentu untuk limit pertanggungannya ya. Apabila pengobatan medismu tidak tersedia di Indonesia, kamu bisa mendapatkan perlindungan medis rawat inap dan rawat jalan di seluruh dunia. 

Lippo Healthplus menyediakan proteksi maksimal dengan nilai pertanggungan sesuai dengan yang dibayarkan per tahun. Produk ini juga sudah memiliki fitur cashless yang berlaku di lebih dari 900 rumah sakit rekanan. Lippo Healthplus juga punya aplikasi eBenefit yang memudahkan kamu ketika mengajukan klaim. Jangan khawatir jika kamu atau keluarga tiba-tiba sakit karena Lippo Healthplus menyediakan 24 jam contact center dan monitoring. Mereka juga menyediakan Personal Medical Assistance dan memberikan santunan tunai harian rawat inap di rumah sakit. 

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa lihat di Cekpremi dan dapatkan promo menarik. Kami punya berbagai daftar asuransi kesehatan terlengkap dengan harga terbaik. Yuk, lindungi dirimu dan orang-orang tersayang mulai dari sekarang!

Pertanyaan Seputar Penyebab Vertigo

Apa yang menyebabkan vertigo?

Pada dasarnya, vertigo muncul karena adanya gangguan pada telinga atau otak. Dengan kata lain, vertigo merupakan gejala dari penyakit atau kondisi lain yang disebabkan oleh gangguan di telinga atau otak.

Apa ciri-ciri penyakit vertigo?

Gejala utamanya adalah sensasi seperti berputar yang biasanya dipicu oleh gerakan atau perubahan posisi kepala. Selain pusing berputar, vertigo juga dapat disertai gejala lain, seperti mual dan muntah.