9 Pertanyaan tentang Zakat beserta Jawabannya

Pertanyaan tentang zakat

Beberapa pertanyaan tentang zakat penting ketahui jawabannya sehingga Anda pun lebih memahami bagaimana tata cara dan ketentuan berzakat dalam Islam. Seperti kita ketahui bahwa zakat merupakan kegiatan atau aktivitas mengeluarkan harta yang dilakukan muslim untuk diberikan maupun disalurkan pada orang-orang yang membutuhkan.

Ada berbagai macam zakat dengan ketentuan masing-masing. Namun, terdapat syarat wajib zakat yang perlu diketahui antara lain merdeka, Islam, baligh dan berakal, hartanya sudah mencapai nisab, kondisi harta (termasuk dalam harta berkembang), telah mencapai haul (batas waktu dalam tahun hijriyah), serta harta yang melebihi kebutuhan pokok. Berikut beberapa pertanyaan tentang zakat beserta jawabannya yang wajib diketahui.

Berbagai Pertanyaan tentang Zakat dan Jawabannya

Pertanyaan tentang zakat masih dilontarkan terutama oleh mereka yang belum memahami cara dan ketentuan zakat. Ibadah yang termasuk rukun Islam ini tak bisa dilakukan sembarang dan harus mengikuti aturan yang ada mulai dari waktu hingga besarannya. Inilah bermacam pertanyaan tentang zakat lengkap dengan jawabannya.

  • Apa yang Dimaksud Zakat?

Zakat adalah bagian dari harta seorang muslim yang wajib dikeluarkan saat sudah mencapai syarat tertentu. Zakat merupakan salah satu rukun Islam. Oleh sebab itu, wajib bagi Anda yang telah memiliki kemampuan finansial untuk berzakat pada orang yang membutuhkan. Ingatlah bahwa dalam harta yang diperoleh, ada hak orang lain yang harus dikeluarkan.

  • Siapa Saja Penerima Zakat?

Bagi orang awam mungkin ini termasuk pertanyaan sulit tentang zakat dan wakaf. Untuk lebih memahaminya, ketahui golongan yang wajib menerima zakat berikut ini.

  • Fakir ialah orang yang tidak memiliki harta maupun tenaga guna memenuhi kebutuhan hidup.
  • Miskin yaitu mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya atau mendapatkan lebih dari setengah kebutuhannya, tetapi tak memadai.
  • Mualaf atau orang nonmuslim yang telah memeluk agama Islam.
  • Amil atau pengurus zakat.
  • Riqab atau hamba sahaya.
  • Fi sabilillah atau mereka yang berjuang di jalan Allah Swt.
  • Gharimin adalah orang yang memiliki utang di jalan Allah, tetapi tidak sanggup membayar.
  • Ibnu sabil yaitu mereka yang melakukan perjalanan karena Allah, tetapi tak mempunyai biaya untuk pulang.
  • Apa Saja Jenis-jenis Zakat?

Inilah pertanyaan tentang zakat paling dasar. Pada hakikatnya ada dua jenis zakat yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat fitrah harus dibayarkan oleh umat Islam tatkala sudah melewati bulan Ramadan. Besaran zakat fitrah adalah 2,5 kg beras atau bisa juga dibayar memakai uang dengan nominal setara harga beras yang dikonsumsi.

Seseorang dapat membayar zakat fitrah untuk diri sendiri, anak-anak, suami atau istri, sampai orang tuanya. Pembayaran zakat fitrah biasanya dilakukan di masjid atau lembaga amil zakat tepercaya dan waktu terbaiknya jatuh pada akhir Ramadan.

Zakat mal atau disebut juga dengan zakat kepemilikan harta hukumnya wajib bagi orang-orang yang telah mencapai batasan nisab dengan penghasilan tahunan setara atau bahkan melebihi harga 85 gram emas. Besaran zakat mal adalah 2,5 persen dari jumlah harta selama satu tahun.

  • Bolehkah Memberikan Zakat kepada Keluarga Istri?

Ini pertanyaan tentang zakat berikutnya. Pada dasarnya memberi zakat kepada keluarga istri seperti mertua atau saudara ipar hukumnya diperbolehkan sebab mereka tidak termasuk golongan yang wajib dinafkahi oleh suami.

  • Bolehkah Zakat Disalurkan pada Kakak dan Adik Kandung?

Zakat juga boleh disalurkan kepada kakak maupun adik kandung yang kurang mampu. Bahkan memberi zakat kepada saudara sendiri lebih utama nilainya karena di dalamnya bukan hanya ada pemberian dan penerimaan zakat saja, tetapi juga unsur membangun silaturahmi dengan tujuan memperkuat tali persaudaraan.

  • Bolehkah Berzakat pada Keponakan, Bibi, Paman, atau Saudara Kakek serta Nenek?

Memberi zakat pada kelompok yang disebutkan di atas hukumnya boleh sebab mereka bukan termasuk orang-orang yang wajib dinafkahi. Sama dengan poin sebelumnya, memberi zakat kepada kerabat kurang mampu lebih utama nilainya sebab ada dua unsur penting di dalamnya yaitu pemberian sedekah sekaligus membangun silaturahmi.

  • Bisakah Menitipkan Zakat pada Seseorang untuk Disampaikan ke Fakir Miskin?

Masih banyak pertanyaan tentang zakat dan pajak dalam Islam yang penting diketahui. Termasuk apakah menitipkan zakat diperbolehkan.

Muzakki bisa menitipkan zakat kepada seseorang untuk disalurkan ke fakir miskin atau mereka yang membutuhkan. Namun, pastikan orang yang diberi amanah jujur dan dapat dipercaya.

  • Apakah Ada Akad Saat Hendak Memberi Zakat pada Fakir Miskin?

Tak ada akad khusus tatkala hendak berzakat. Sampaikan saja bahwa itu merupakan zakat dari harta benda Anda. Akan tetapi, jika tidak mengatakan apapun juga tak masalah. Asalkan Anda telah berniat memberikan harta sebagai zakat wajib, bukan sedekah yang sifatnya sunah.

  • Apa Saja yang Termasuk Zakat Mal?

Inilah jawaban pertanyaan tentang zakat poin terakhir yaitu apa saja yang termasuk dalam zakat mal. Beberapa sedekah atau zakat yang termasuk zakat mal yaitu zakat emas dan perak, hewan ternak, pertanian, perniagaan, investasi, hingga zakat penghasilan.

Demikian pertanyaan tentang zakat lengkap dengan jawabannya. Selain mencari tahu lewat internet, Anda pun bisa ikut serta dalam tanya jawab online sehingga akan mendapatkan jawaban dari para ahli lebih detail.

Ketika hendak berzakat, Anda harus memastikan memiliki harta, tenaga, dan mampu memenuhi kebutuhan dasar. Akan tetapi, untuk bisa hidup layak, tentu Anda harus memiliki penghasilan dari pekerjaan yang baik. Kendati demikian, kadang kala seseorang tidak berada dalam kondisi prima. Kesehatan yang terganggu akan berdampak pada turunnya kinerja serta produktivitas.

Oleh karena itu, Anda perlu melindungi diri dengan asuransi kesehatan. Pilihlah produk asuransi yang sesuai kebutuhan. Anda dapat mencari asuransi kesehatan terbaik di cekpremi.com yang telah bekerja sama dengan lebih dari 30 perusahaan asuransi tepercaya di Indonesia.

Terdapat berbagai pilihan atau tipe asuransi kesehatan. Sebut saja tipe rawat inap yang memberikan proteksi berupa biaya pengobatan dokter umum, spesialis, hingga pelayanan medis lainnya yang diperlukan selama masa rawat inap; tipe rawat jalan yang memberi proteksi segala biaya perawatan kesehatan dengan pasien yang tak menginap di rumah sakit; asuransi untuk kebutuhan melahirkan; hingga rawat gigi.

Jadi, tak perlu bingung lagi untuk mencari asuransi terbaik, yuk kunjungi portal cekpremi dan tentukan jenis asuransi terbaik sesuai kebutuhan Anda!

Sumber referensi:

YBKB

Rumahzis

Sumeks

https://yatimmandiri.org/blog/berbagi/syarat-wajib-zakat/