POS Indonesia – Pos Indonesia Bakal IPO, Apa Itu?

Pos Indonesia IPO

POS Indonesia – Pos Indonesia Bakal IPO telah direncanakan di tahun 2025 mendatang. Pernyataan ini telah secara resmi disampaikan. Perusahaan telah memberikan pengumuman terkait rencana untuk menggelar penawaran umum perdana saham atau yang juga disebut dengan Initial Public Offering (IPO).

IPO adalah sebuah proses yang dilakukan ketika suatu perusahaan membuat penawaran saham perdananya kepada publik. Tujuan hal ini adalah untuk mendapatkan dana segar yang nantinya akan perusahaan gunakan. Mulai dari menggunakannya untuk pengembangan bisnis, modal ekspansi, hingga sebagai dana pembiayaan bisnis perusahaan, dll.

Rencana POS Indonesia – Pos Indonesia Bakal IPO di 2025

Sebagai informasi berdasarkan sumber yang valid, bahwa perusahaan tersebut dikabarkan mempunyai 4 portofolio bisnis. Keempat portofolio tersebut di antaranya yaitu terkait jasa keuangan, jasa kurir, jasa logistik, dan terakhir ada jasa properti. 

Untuk portofolio tersebut juga turut mendapatkan dukungan dari tiga anak perusahaan, yakni PT Pos Finansial Indonesia, PT Pos Logistik Indonesia, dan juga dari PT Pos Properti Indonesia. Namun bukan hanya dari ketiga anak perusahaan tersebut. Akan tetapi, PT Pos Indonesia, ternyata  juga memiliki berbagai aset properti yang telah tersebar di 3.000 titik kota-kota besar di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Perusahaan tersebut sendiri juga mempunyai dua badan afiliasi, yakni Dapenpos yang telah berhasil memiliki dua anak perusahaan. Yang pertama ada PT Dapensi Trio Usaha (DPU), serta kedua yaitu PT Dapensi Dwi Karya (DKK). Sementara untuk afiliasi yang kedua adalah Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI). 

Untuk mengembangkan perusahaan, maka PT Pos Indonesia akhirnya mengeluarkan rencana sekaligus putusan terkait IPO. Kabarnya,  Pos Indonesia Bakal IPO dan menggelar penawaran umum perdana saham atau IPO pada tahun 2025 mendatang.

Apa Itu IPO?

IPO adalah sebuah istilah yang mengacu pada salah satu instrumen di pasar keuangan atau pasar modal. Fungsi dari hal ini adalah supaya masyarakat umum dapat melakukan pembelian saham dari perusahaan yang memberikan penawaran sistem tersebut. Adapun hasil dari pembelian IPO saham ini, fungsinya adalah sebagai modal tambahan perusahaan.

Baik itu untuk melakukan operasional maupun perluasan bisnis perusahaan. Sama halnya ketika perusahaan memutuskan untuk menjadikan sebuah perusahaan terbuka (go public), maka mereka akan siap untuk mengumumkan IPO. Perusahaan seringkali akan mendaftarkan saham miliknya di bursa saham. 

Di Indonesia sendiri, dilakukannya IPO, maka saham akan tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun tercatat juga dalam bahasa Inggris Indonesia Stock Exchange (IDX). Untuk kegiatan IPO ini akan diatur oleh pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perlu Anda ketahui, bahwa siapapun dapat memberi saham dari sebuah perusahaan tidak terkecuali PT Pos Indonesia. Ke depannya, siapapun nantinya, siapa saja bisa membeli saham dari suatu perusahaan. Adapun orang yang tertarik untuk melakukan pembelian saham sendiri disebut sharehol. 

Sharehol nantinya juga dapat melakukan pembelian saham dari perusahaan tersebut, seperti halnya PT POS Indonesia. Pemegang saham ini bisa saja berupa perorangan maupun lembaga, di mana mereka setidaknya harus mempunyai 1 lembar saham perusahaan PT POS Indonesia. 

Fungsi dan Tujuan Perusahaan Melakukan IPO

Bukan tanpa alasan sebuah perusahaan yang memilih melakukan IPO, seperti POS Indonesia – Pos Indonesia Bakal IPO. Ini pasti ada tujuannya. Ada beberapa fungsi dan tujuan dari IPO itu sendiri, di antaranya adalah sebagai berikut :

  1. Menambah modal (dana atau modal yang berasal dari luar perusahaan)
  2. Meningkatkan profil publik dari perusahaan yang melakukan IPO
  3. Sebagai langkah perluasan bisnis
  4. Mendanai kegiatan pengembangan ataupun penelitian perusahaan tersebut
  5. Sebagai cara pelunasan utang

Pada dasarnya, ketika suatu perusahaan memerlukan modal yang lebih besar, hal ini bisa dilakukan dengan cara mencari pemodal ventura (pihak investor swasta) atau dengan melakukan pinjaman ke bank. Akan tetapi, cara ini juga dinilai lebih memakan biaya besar dibandingkan dengan melakukan IPO. Itulah yang juga menjadi alasan Bakal IPO. 

Syarat-Syarat Perusahaan Melakukan IPO

Perusahaan harus paham betul mengenai ketentuan dan persyaratan yang berlaku, di antaranya seperti berikut. 

  1. Perusahaan Perseroan Terbatas berusia cukup lama, setidaknya sudah beroperasi sekitar 1 tahun atau 12 bulan.
  2. Mempunyai aktivitas aktiva bersih, kurang lebih sekitar 5 miliar Rupiah berdasarkan buku laporan keuangan audit pada tahun terakhir dilakukannya IPO. 
  3. Perusahaan sudah melakukan penjualan, paling tidak  35% atau sebesar 50 juta Rupiah berdasarkan saham yang sudah diterbitkan dengan jumlah pemegang saham, setidaknya jumlahnya ada 500 pihak.
  4. Merupakan perusahaan publik yang sahamnya diperjualbelikan BEI.

Tahapan-Tahapan IPO

Ada 2 tahapan dalam proses pelaksanaan tahapan IPO yang dilakukan oleh perusahaan, di antaranya adalah tahapan pre marketing dan juga tahapan pra penawaran. Setelah itu, barulah dilakukan tahap pelaksanaan di mana perusahaan melakukan IPO. Akan tetapi dalam kesempatan ini, pembahasan lebih mengacu pada tahapan IPO yang bisa diterbitkan dan diperjualbelikan pada Bursa Efek, juga memiliki legalitas yang diakui. 

Secara garis besar, maka perusahaan yang akan melaksanakan IPO harus dapat mencari pihak Underwriter yang nantinya dapat menjalin kerja sama. Pihak underwriter lah yang nantinya akan membuat proposal valuasi dan juga sekaligus memilih sekuritas yang tepat untuk digunakan ke depannya.

POS Indonesia – Pos Indonesia Bakal IPO dengan Alasan Ini 

Semua tentu mengharapkan perusahaan tersebut kembali menjadi leader di pasar. Dengan dilakukannya rencana tersebut ke pasar modal, diharapkan jika kinerja bisnis menjadi lebih transparan, responsible serta accountable. 

Seperti sebelumnya, perusahaan ini sudah menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar di mana permintaan calon investor terhadap obligasi justru melampaui nilai tersebut. Adapun penerbitan obligasi dan rencana  ini merupakan sebuah strategi perusahaan logistik tertua Indonesia agar sukses bertransformasi. 

Sehingga ke depannya, tata kelola bisnis lebih baik dan memiliki daya saing. Melihat hal ini, Anda bisa menciptakan peluang melalui saham Pos Indonesia. Namun sebelumnya, amankan dana Anda dan keluarga terlebih dahulu dengan layanan asuransi jiwa dan cek infonya melalui cekpremi.com.

Sumber :

Merdeka

Smesta

Liputan 6