Safety Driving Langkah Preventif Hindari Kecelakaan Lalu Lintas

savety driving

Safety driving atau keselamatan berkendara adalah salah satu langkah preventif dari kecelakaan lalu lintas bagi pengemudi kendaraan. Hal tersebut menjadi prinsip dasar mengemudi jika ingin selamat saat bepergian. Lebih terangnya Safety driving ini pada dasarnya lebih menekankan pada kemampuan pengemudi dalam menguasai teknis mobil yang digunakan untuk berkendara (skill based driving). Hal ini dirasa penting mengingat data angka kematian dari Dinas Perhubungan (DISHUB), akibat kecelakaan lalu lintas tercatat 23.529 korban jiwa dalam dua tahun terakhir atau setara tiga jiwa meninggal dunia per jam. Itu artinya Safety driving ini sangat penting untuk kamu ketahui sobat! Yuk kenali hal-hal yang berkaitan dengan safety driving.

Apa itu Safety Driving?

Safety driving dilansir dari Instruktur Indonesia Defensive Driving Center (IDDC) merupakan berkendara dengan keterampilan dan pengalaman berdasarkan standar keselamatan. Pengemudi Safety driving cenderung memiliki cara-cara berkendara yang aman, selamat, dan benar, ditambah dengan mental positif, dan kewaspadaan secara terus menerus. 

Hal tersebut bukan berarti Safety driving akan memberikan keamanan dalam lalu lintas, hanya saja pengetahuan tentang aman berkendara ini sebagai langkah preventif dalam menghindari kecelakaan, baik disebabkan oleh orang lain atau diri sendiri. 

Apa Pentingnya Safety Driving?

Tidak hanya asal mengendarai kendaraan saja, berkendara juga tentunya memiliki aturan sendiri yang harus diterapkan. Itulah mengapa keselamatan berkendara sangat penting diketahui, agar selalu aman saat di perjalanan dan tidak membahayakan keselamatan baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Cara Berkendara dengan Safety Driving

Setelah kamu mengetahui apa itu Safety driving dan manfaatnya, mari kita cek tips apa saja yang harus kamu lakukan agar perjalananmu aman dan selamat. Tidak dipungkiri jika kecelakaan ini banyak disebabkan oleh orang lain, namun tidak menutup kemungkinan jika kelalaian diri sendiri bisa menjadi penyebabnya. Nah simak ulasannya ya sobat!

  • Cara berbelok yang benar

Pertama untuk mengoptimalkan safety driving, maka kamu harus benar-benar memahami cara mengemudi yang baik dan benar. Paham cara berbelok adalah hal mendasar yang perlu diketahui. Bahwa ada dua posisi tangan saat menghadapi kelokan, yaitu pull down dan push up.

Pull down sendiri, bisa dipraktikkan dengan memegang setir bagian atas lalu bergerak ke sisi samping hingga akhirnya tangan berada di bawah. Sedangkan push up kebalikannya. Kamu setir bagian bawah lalu menuju ke bagian samping hingga akhirnya tangan ada di atas. Jangan khawatir ke dua cara di atas sama benarnya, namun yang paling penting adalah posisi tangan harus luwes mengikuti arah sudut setir.

 

  1. Posisi duduk 

Jika sudah memahami cara berbelok maka untuk melakukan Safety driving yang benar, kamu harus perhatikan posisi duduk. Hal tersebut guna mengantisipasi potensi bahaya yang muncul selama berkendara. 

Berikut tiga hal penting yang perlu diperhatikan saat mencari posisi duduk yang benar saat berkendara:

  • Kenyamanan saat duduk. Kamu harus meyakinkan bahwa selama perjalanan yang menghabiskan 2-4 jam bisa membuat tubuhmu nyaman mengendalikan kendaraan.
  • Pastikan kaki sesuai posisi sehingga kamu nyaman mengendalikan pedal dengan baik.
  • Fitur-fitur dalam mengemudi yang tersedia di dashboard bisa terjangkau saat berkendara.

  • Sikap mengemudi

Selanjutnya, sikap mengemudi mobil harus benar-benar diperhatikan sehingga tidak terburu-buru dan konsentrasi tetap stabil. Pertama, cobalah untuk menekan pedal gas dengan lembut dan lakukan pemindahan gigi secara ideal dan berkala.

Kemudian, jangan mementingkan emosi dalam mengemudi karena bisa membawa marabahaya. Maka dari itu, jika memegang kemudi, sebaiknya kamu mampu mengontrol kecepatan mobil agar bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

  • Paham cara mendahului mobil

Menyalip atau mendahului mobil di depanmu lainnya adalah salah satu maneuver berkendara. Namun hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, berikut beberapa tips aman berkendara  sekaligus cara mendahului mobil dengan baik dan benar;

  • Jaga jarak aman
  • Berikan lampu sign
  • Meminimalisir blindspot
  • Pakai gigi rendah
  • Putar kemudi dengan lembut
  • Cek kondisi sekitar
  • Mendahului mobil satu persatu

Selain tips di atas jauhi asumsi jika kamu melakukan kesalahan orang lain akan abai terhadap hal itu. Maka dari itu, tetaplah melakukan penyaliban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  • Kenali spesifikasi fitur mobil

Setiap mobil memiliki fitur dan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui seluk beluk mobil yang dipakai. Cek seluruh fitur yang ada di mobilmu agar kamu tidak kesulitan mencari-carinya saat berkendara. 

Ketika kamu duduk di kursi blindspot yang harus diminimalisir agar tetap aman selama berkendara. Atur dudukan yang nyaman, serta kaca spion yang baik sehingga kamu mampu mengemudi dengan nyaman sekaligus melihat kendaraan dari belakang. 

  • Gunakan fitur keamanan 

Menggunakan fitur keamanan yang telah disediakan oleh mobil adalah kewajiban. Kebanyakan kecelakaan terjadi karena pengemudi lalai dan abai menggunakannya. Seperti buckle up (sabuk pengaman), ini sangat penting bagi pengemudi maupun pengendara.

Beberapa Hal yang Harus Dihindari Saat Berkendara

Ada beberapa hal yang harus dihindari saat berkendara, bahkan hal ini bisa menjadi fatal walau hanya kebiasaan-kebiasaan buruk yang terlihat remeh, di antaranya yaitu;

  1. Menggunakan alat komunikasi saat berkendara
  2. Tidak mematuhi lalu lintas
  3. Tidak mematuhi batas kecepatan
  4. Tidak memperhitungkan adrenalin perjalanan
  5. Tidak berbagi jalan

Hal-hal yang sudah dijelaskan di atas adalah salah satu upaya agar perjalananmu aman dan terkendali sobat. Namun tidak ada salahnya juga jika kamu mempertimbangkan hal lain yaitu menggunakan asuransi mobil guna melindungimu dan orang tersayang dari hal-hal yang tidak diharapkan. Contoh asuransi yang bisa kamu pilih adalah Asuransi Simas Insurtech dan Mega Insurance.

Asuransi Simas Insurtech menyediakan dua pilihan polis, yaitu Total Loss Only (TLO) dan Comprehensive (all risk). Premi TLO mulai dari Rp. 35.000/bulan, untuk polis ini sudah memiliki bengkel rekanannya sebanyak 584 bengkel sehingga akan memudahkanmu. Sedangkan premi all risk mulai dari Rp. 175.000/bulan. 

Mega Insurance pun menyediakan dua polis yang sama seperti Simas Insurtech. Pilihan perluasan asuransi comprehensive pun memiliki banyak layanan, di antaranya; RSCC & TS (kerusuhan, pemogokan, sabotase), act of God (bencana alam). Proses klaimnya dipermudah dengan aplikasi Mega Insurance Assistant.

Agar dapat memilih asuransi yang sesuai, kamu bisa kunjungi Cekpremi. Layanan ini menyediakan banyak asuransi mobil yang akan membantumu. Pilih produknya dan jangan sampai ketinggalan cashback dalam jumlah yang menguntungkan.

Pertanyaan seputar safety driving

Berikut beberapa pertanyaan seputar safety driving

Apa itu defensive driving?

Driving safety adalah perilaku pengemudi yang lebih memperhatikan dan mengedepankan kewaspadaan terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain. Pengemudi yang melakukan defensive driving biasanya lebih berpikir secara matang mengenai tindakan yang akan kamu ambil saat berkendara.

Berapa jarak aman kendaraan?

Menurut info dari Kementrian Perhubungan, jarak minimal dan jarak aman antar kendaraan adalah kecepatan : 30 km/jam. Jarak minimal : 15 meter. Jarak aman: 30 meter.