Tips Melakukan Pengereman Saat Mengendarai Sepeda Motor

Sepeda Motor
Image Source flickr.com

Untuk menjadi pengendara sepeda motor yang handal, kita perlu menguasai beberapa teknik. Bukan hanya untuk menyandang predikat pemotor handal saja, namun teknik-teknik tersebut juga menentukan keselamatan kita selama berkendara. Mulai dari tehnik menikung, teknik mengendalikan, sampai yang paling penting adalah teknik pengereman.

Memberhentikan sepeda motor atau biasa disebut “ngerem” ternyata membutuhkan tehnik khusus. Walaupun terlihat sepele ternyata dampaknya buat keselamatan anda cukup besar. Kebanyakan kita temukan para pengendara sepeda motor mengerem dengan ala kadarnya alias asal ngerem saja, yang penting sepeda motor bisa berhenti dan tidak mencelelakai dirinya.

Perlu diketahui bahwa tehnik pengereman yang baik merupakan teknik dasar dalam berkendara. Tapi seperti biasa, banyak pengendara sepeda motor yang terlihat acuh dan tidak peduli, kemungkinan hal-hal seperti inilah yang menjadikan sepeda motor sebagai majority penyebab kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

Lalu bagaimana cara anda menggunakan rem tangan pada saat anda mengendarai sepeda motor ? Dengan menekan pedal anda menggunakan dua jari tangan anda ? Setelah membaca tulisan ini sebaiknya ubah kebiasaan anda tersebut, karena menggunakan rem tangan dengan dua jari jelas bukan hal yang baik untuk keselamatan anda. Karena saat tuas rem ditarik, keseimbangan pada stang tidak stabil, dan anda bisa terjungkal karenanya.

Oleh karena itu, anda disarankan menggunakan rem tangan dengan empat jari sekaligus, tentunya jari yang harus digunakan adalah jari tangan, bukan jari kaki. Dengan menggunakan 4 jari tangan anda maka saat tuas ditarik kendali sepeda motor akan menjadi seimbang karena tumpuan ada pada tangan anda.

Itu teknik pengereman yang paling dasar, lalu kemudian teknik pengereman lainnya adalah pada saat anda berada pada trek lurus. Rem yang harus diutamakan pada saat anda berada di trek lurus adalah rem depan ketimbang belakang. Lain halnya jika anda berada di tikungan, maka yang harus digunakan adalah rem belakang guna menyeimbangkan kondisi sepeda motor saat berbelok.

Namun, tehnik-tehnik di atas tidak akan berguna sama sekali jika kondisi rem sepeda motor anda sendiri jarang mendapatkan perawatan. Jadi tetap perhatikan komponen-komponen pentingnya seperti kampas rem, terus perhatikan jika sudah aus maka harus segera diganti. Usahakan kedua rem baik depan maupun belakang dalam kondisi yang baik, jangan timpang di salah satunya.

Ingat, keselamatan diri anda ditentukan dari sikap anda sendiri.

sepeda motor
Yuk lindungi sepeda motor anda dengan asuransi motor. Cek premi termurahnya mulai dari Rp 100 ribu per tahun (Klik Gambar)

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

May 13, 2015

Posted In: Tips & Tricks

Tags: , , , ,

Leave a Comment

Kontak Cekpremi

Icon 21 Kebon Jeruk
BLok B no. 17 Jl. Meruya Ilir raya Srengseng - Kembangan
Jakarta Barat, ID 11620
Telp : 021-50517000


2014-2016 © PT. Reventon Mitra Pratama
DMCA.com Protection Status
Ikuti Kami