Tips Melepas dan Memasang Baut Roda Yang Aman

baut roda

Selama perjalanan mungkin timbul kondisi yang memerlukan penggantian ban. Meski sekilas terlihat sepele, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat mulai mengendurkan dan melepas baut roda mobil. 

Berikut beberapa trik melepas dan memasang baut roda tanpa kerusakan akibat pelepasan dan pemasangan yang tidak tepat. Untuk melakukan ini, lihat artikel berikut tentang pelepasan dan pemasangan roda mobil dengan aman.

 

Bagaimana Melepas dan Memasang Baut Roda Yang Aman ?

Melepas dan memasang roda setidaknya harus dimengerti semua pengguna mobil. Karena, kita tidak tahu kapan kondisi yang mengharuskan kita melakukan hal tersebut, misalnya saat ban bocor dan harus diganti dengan ban cadangan.

Cara mengatasinya yaitu dengan melepas baut, mendongkrak mobil, melepas roda, memasang roda, memasang baut tanpa dikencangkan, menurunkan mobil, lalu terakhir mengencangkan baut.

Idealnya sebuah pola harus diikuti saat melepas dan mengencangkan baut-baut ini. Ya, Kamu tidak bisa begitu saja membuka dan mengencangkan baut searah jarum jam, karena itu berdampak buruk pada baut. Pola silang dapat melepaskan tekanan yang mengikat baut secara merata, sehingga mencegah baut putus. Pada gambar ini, baut harus dilonggarkan atau dikencangkan dengan arah yang berlawanan seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut.

Jangan Melepas atau Memasang Dalam Keadaan Panas !

Melepas atau memasang baut dalam keadaan panas dapat berakibat buruk seperti baut dapat putus. Ada baiknya Kamu menunggu hingga suhu roda normal dan setelah itu kamu boleh melakukan pelepasan atau pemasangan.

Ekstra Hati-Hati Saat Mengencangkan

Ini juga penting jika Kamu ingin memasang roda. Pastikan ban yang Kamu pasang dalam kondisi baik dan tidak miring. Kemudian Kamu tinggal memasangnya tapi ingat, saat memasang baut, jangan langsung kencangkan roda sampai kencang, tapi kencangkan baut secara bertahap hingga terasa berat. Lakukan ini pada keseluruhan baut hanya dengan begitu Kamu dapat meregangkannya secara maksimal. 

Disarankan untuk mengencangkan baut dengan kuat, menggunakan pola menyilang, seperti saat melepas. Tujuannya adalah untuk mendistribusikan tekanan secara merata ke segala arah dan mencegah kerusakan pada baut. Karena jika bautnya rusak maka menjadi tidak bisa digunakan dan berpotensi mengurangi daya putar roda mobil.

Mengapa Baut Roda Harus Dikencangkan? 

Pada saat mobil telah melakukan perjalanan yang jauh, secara tidak langsung baut mobil akan kendur karena faktor guncangan, getaran dan lain sebagainya. Rekomendasi untuk mengencangkan kembali baut roda setelah 50 hingga 100 km, untuk tindakan pencegahan disarankan tidak lebih dari 200 kilometer. 

Jangan Menggunakan Cara Kasar

Hindari menggunakan cara yang memaksa seperti menghentak atau menginjak kunci roda saat melepas atau mengencangkan baut yang menahan roda pada tempatnya. Alasannya adalah karena dapat berisiko mematahkan atau merusak baut roda. Selain itu, Kamu harus memeriksa ulang ke bengkel roda untuk pengencangan baut yang maksimal.

Hal ini diperlukan agar hal-hal yang tidak diinginkan seperti baut roda yang kurang kuat saat dipasang tidak terjadi. Juga, jangan pernah menggunakan baut sembarangan. Kualitas baut tidak jelas, bahkan saat digunakan bisa lebih cepat patah. Akibatnya roda mobil bisa lepas dan mengakibatkan kecelakaan. 

Lakukan tips diatas untuk mencegah kecelakan yang disebabkan oleh baut roda yang tidak tepat dalam pemasangan atau pelepasan. Dan sangat direkomendasikan agar mobil Kamu sudah memiliki asuransi agar menjamin biaya perbaikan dan lainnya. Untuk kamu yang penasaran dengan produk – produk asuransi terpercaya dan sudah digunakan oleh banyak orang, kamu dapat mengunjungi cekpremi untuk mendapatkan pengalaman membeli asuransi dengan baik.

Pertanyaan Seputar Asuransi Kendaraan ?

Masih banyak dari kamu yang belum mengetahui seputar asuransi kendaraan. Berikut pertanyaan yang sering kali ditanyakan.

Apa yang dimaksud dengan asuransi mobil?

Merupakan polis standar yang dikeluarkan oleh AAUI yang digunakan di Indonesia dan dirancang untuk menutup pertanggungan gabungan yakni: Pertanggungan atas kendaraan bermotor itu sendiri dan pertanggungan tanggung jawab hukum (TJH) terhadap pihak ketiga.

Apa fungsi asuransi mobil?

Dengan memiliki asuransi kendaraan bermotor, Kamu dapat memperoleh manfaat berupa rasa tenang karena kendaraan bermotor Kamu terlindungi dan memiliki dana untuk melakukan perbaikan/ penggantian saat terjadi peristiwa kerugian.