Tour ke Turki: 10 Hal yang Perlu Diketahui serta Estimasi Biaya Liburan

tour ke turki

Destinasi favorit turis Indonesia adalah tour ke Turki. Angka wisatawan Indonesia meningkat pada Mei 2022 dengan total 212.332 orang. Banyak juga pelancong dari negara lain yang memilih Turki sebagai tempat melepas penat selama pandemi Covid-19.

Salah satu negara yang mulai membuka border wisata setelah hampir dua tahun pandemi adalah Turki. Melemahnya nilai mata uang Lira selama setahun terakhir juga menarik perhatian turis mancanegara untuk mengunjungi negara ini.

Banyak agen perjalanan Indonesia  yang menawarkan tour ke Turki dengan harga yang lebih murah dari sebelumnya. Dan hal tersebut menjadi alasan pelancong Indonesia tertarik mendatangi negara ini. 

Bukan hanya itu, Turki memiliki pemandangan alam yang indah dan sejarah budaya menarik. Negara ini juga aman, mudah dicapai, dan affordable.

Bagi kamu yang berencana menjelajahi negara ini, berikut hal yang perlu diketahui saat hendak tour ke Turki.

1. Cek Apakah Perlu Visa

Turis mancanegara memerlukan visa untuk masuk ke Turki, tetapi tidak dengan Indonesia. Pemerintah Turki memberi syarat bebas visa untuk wisatawan dari Indonesia. Dengan ketentuan:

  • Pemegang paspor biasa dibebaskan visa hingga 30 hari untuk setiap entry ke Turki. Dengan syarat, dalam periode waktu 180 hari, pengunjung tidak tinggal di negara tersebut melebihi 90 hari.
  • WNI yang memegang paspor diplomatik atau dinas dibebaskan dari visa untuk perjalanan hingga 30 hari.

2. Hidangan Turki Bukan Hanya Kebab

Ketika berpikir makanan Turki, mungkin kamu akan mengingat kebab atau baklava. Padahal negara ini memiliki hidangan yang beraneka macam. Mulai dari daging hingga sayuran. Banyak dari masakan yang cocok dengan vegetarian dan vegan. 

Gözleme, Kısır, Çorba, Dolma, Yaprak Sarma, merupakan beberapa makanan yang bisa kamu pesan dengan versi vegetarian dan vegan. Hünkar Beğendi, Shish Kebab, Köfte adalah hidangan daging yang biasa dimakan juga oleh warga lokal. 

Tak lupa dessert, kamu bisa memesan Künefe, Lokum, Tavuk Göğsü, Ayva tatlıs, dan masih banyak lainnya. Makanan Turki adalah perpaduan dari Yunani, Eropa Timur, dan Arab. Jika kamu tidak yakin dengan menu sajian di restoran, tanyakan pada waiter kandungan makanan tersebut. 

Kamu juga perlu berhati-hati, pesanlah makanan yang sudah tercantum harganya. Restoran di kawasan wisata bisa menipu turis yang tidak mengerti, dengan membebankan biaya lebih ketika tak ada daftar harga pada menu.

3. Selalu Bawa Uang Tunai

Kartu kredit diterima secara luas di kota-kota besar, seperti İstanbul, Ankara, dan İzmir. Di banyak toko independen dan kota kecil mengharuskanmu membayar dengan uang tunai. Kamu juga perlu bawa uang receh untuk ongkos taksi, tip pelayan, dan toilet umum. 

Mata uang Turki adalah Lira. Kamu dapat menukar Rupiah ke Lira sedari kamu di Indonesia. Atau jika lupa dan baru ingat sesampai di Turki, kamu bisa menukar di bank atau kantor konversi mata uang di kota.

4. Turki Memiliki Empat Musim

Banyak yang mengira negara ini  adalah gurun pasir, tetapi itu merupakan kesalahpahaman. Turki mengalami empat musim di seluruh negerinya. Winter akan kamu temukan di Istanbul pada bulan Januari hingga Februari, dan suhu panas akan mulai terasa di Juli. 

Kemasi pakaian sesuai musim untuk mendapatkan pengalaman terbaik mengelilingi Turki. Perhatikan setelan pakaianmu, dan disarankan untuk tidak mengenakan celana terlalu pendek dan baju yang terbuka. Kamu akan menarik perhatian negatif dari warga lokal, terutama di daerah yang lebih konservatif.

5. Hewan Berkeliaran di Jalanan

Anjing dan kucing dapat ditemukan di mana-mana, dari kota hingga di pesisir pantai. Kebanyakan dari hewan tersebut diurus oleh penduduk setempat dan cukup ramah terhadap orang asing, jadi kamu tidak perlu takut.

Keberadaan hewan ini bermula dari masa Kekaisaran Ottoman, dan menjadi banyak hingga sekarang. Orang-orang Turki biasa memberi makanan, air, dan tempat tinggal sementara untuk kucing dan anjing.

6. Cipika-cipiki Merupakan Bentuk Sapaan Umum

Orang Turki umumnya cukup penyayang dan ramah, terlihat dari cara menyapa orang lain. 

Pertemuan pertama cenderung berjabat tangan bila dengan orang asing yang baru ditemui. Saat bertemu teman atau orang yang sudah kenal, sapaan dilakukan dengan mencium pipi kanan dan kiri.

Terkadang orang menggabungkan keduanya, dengan berjabat tangan lalu cipika-cipiki. Jangan kaget apabila melihat cara sapaan masyarakat setempat. Hal ini pun juga lumrah di beberapa negara di Eropa Timur. 

7. Jangan Meminum Air Keran

Kualitas air keran bervariasi di tiap daerahnya, tetapi tidak digunakan untuk tujuan meminum langsung. Kamu bisa menggunakannya untuk memasak makanan, membuat teh setelah direbus, dan menyikat gigi.

Sistem filterisasi telah diterapkan di kota-kota besar, tetapi penduduk lokal masih memilih untuk tidak meminum air keran. Kebanyakan mereka membeli air minum kemasan untuk konsumsi harian.

8. Gunakan Bus sebagai Opsi Transportasi

Bus merupakan cara terbaik untuk bepergian di Turki. Setiap kota di seluruh negeri menjadikan bus sebagai transportasi publik yang mudah dan murah. Mengelili kota-kota besar seperti Istanbul dan Ankara dengan bus disarankan untuk turis. 

Untuk mengunjungi antar kota di Turki, kamu juga perlu bus untuk menjangkau tujuan. Bahkan dari bandara hingga beberapa tempat wisata dapat kamu capai  dengan bus. 

9. Teh Adalah Tanda Keramahtamahan

Saat berada di Turki, kamu akan disuguhkan dengan minuman teh. Ketika berkunjung ke kediaman penduduk lokal, tuan rumah kemungkinan besar akan menawarkan secangkir teh yang baru diseduh. Hal ini dilakukan sebagai tanda keramahan dalam menyambut tamu. 

Kamu diharapkan untuk menerima tawaran teh dan meminumnya sebagai bentuk penghargaan. Beberapa orang mungkin akan tersinggung jika kamu menolak minuman tersebut. 

10. Hormati Tradisi Lokal

Kemanapun pergi, kamu perlu menghormati adat dan tradisi lokal di tempat yang kamu kunjungi. Begitu juga Turki. Mayoritas populasi negara ini adalah muslim, sehingga kamu perlu menghormati budaya setempat. 

Jika berencana mendatangi masjid, wanita harus berpakaian yang menutup kepala, bahu, dan kaki. Sementara pria perlu menutup kaki mereka dengan celana panjang. Meskipun tidak ada undang-undang yang mengatur pakaian, tetapi begitulah cara untuk menghargai dan menghormati tradisi. 

Estimasi Biaya Liburan di Turki

Terdapat banyak agen travel Indonesia yang menawarkan tour ke Turki. Itinerary yang dijadwalkan juga bervariasi, kamu dapat memilih yang sesuai jadwal dan pas di budgetmu. Musim di Turki juga menjadi faktor penentu besar kecilnya biaya ongkos. 

Paket perjalanan 10 hari 8 malam berkisar mulai dari Rp 11 juta sampai dengan Rp 15 juta untuk kelas standar atau bahkan lebih murah. Tentu harga tersebut tergantung perusahaan travel yang kamu percayai. 

Dengan kisaran biaya tersebut sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, mengunjungi ke objek wisata, penginapan, makan, dan transportasi. Biaya tambahan bila menaiki wahana di tempat wisata, akan ditanggung oleh pribadi, di luar biaya agen travel

Apabila ingin merasakan perjalanan yang mewah, budget yang dikeluarkan juga lebih mahal. Pilih perusahaan perjalanan yang resmi dan terpercaya, tentu agar kamu tidak terkena penipuan. 

Lalu apa kamu tertarik untuk berlibur ke Turki? Atau masih saja cemas dengan pandemi Covid-19 yang belum berakhir? 

Rasakan pengalaman travelling tanpa khawatir dengan proteksi terhadap resiko perjalanan yang bisa saja terjadi. Lindungi dirimu dan dapatkan penggantian kerugian selama bepergian dengan asuransi perjalanan.

Asuransi perjalanan dari Zurich menawarkan produk asuransi perjalanan terbaik dengan benefit rawat inap jika terkena covid-19. Kamu bisa dapatkan benefit proteksi seperti mengcover penyakit yang terjadi akibat perjalanan, pembatalan penerbangan, atau kehilangan bagasi barang.

Liburan nyaman dan tenang dengan 15%* lebih hemat untuk pembelian asuransi perjalanan di Cekpremi. Portal online nomor satu dan terpercaya di Indonesia.

*Syarat dan ketentuan berlaku

Pertanyaan Seputar Tour ke Turki

Berapa Lama Perjalanan dari Indonesia ke Turki?

Perjalanan ke Turki melalui Bandara Soekarno Hatta hingga ke Bandara Istanbul Ataturk rata-rata adalah 12 jam 5 menit waktu penerbangan. Tergantung dari maskapai dan jam penerbangan yang diambil. Bila transit di negara lain membutuhkan waktu lebih lama

Turki Memiliki Berapa Musim?

Turki memiliki empat musim, yaitu musim semi (Maret-Mei), musim panas (Juni-Agustus), musim gugur (September-November), dan musim dingin (Desember-Februari).