Booster Rem, Penjelasan dan cara kerjanya

rem mobil

Booster Rem merupakan sebuah sistem rem yang ada pada motor. Sehingga para pengendara motor tidak perlu lagi mengeluarkan terlalu banyak tenaga, ketika akan mengerem motornya. Sehingga hal tersebut akan memudahkan dan membuatmu lebih nyaman dalam mengendarai motor, bukan?

Cara Kerja Booster Rem

Rem ini akan bekerja saat mesin dihidupkan dan saat mati maka tidaka akan bekerja. Hal ini karena vakum pada intake manifold tidak ada. Selain itu, rem ini pun memiliki ruangan tekanan konstan dan variable. Dimana dua ruangan tersebut dipisahkan oleh diafragma. Untuk lebih jauh, yuk simak ulasan berikut ini!

  • Pedal Rem Tidak Diinjak

Apabila rem ini tidak diinjak maka vacuum port internal pada booster akan terbuka.  Sehingga kevakuman dalam ruangan tekanan konstan ( belakang piston) akan terhubung dengan ruang variable. Dimana ruang tersebut ada di depan piston.

 Dengan begitu, ruangan yang berada pada sisi diafragma menjadi vakum. Hal tersebut terjadi karena tidak ada perbedaan tekanan sehingga pegas diafragma tentunya akan menekan piston ke arah dasar. Maka, push rod yang terhubung dengan master silinder tidak akan menemukannya. Dengan begitu,  rem dalam keadaan bebas.

  • Pedal Rem Diinjak

Pada saat pedal rem diinjak maka pushrod yang ada pada sisi pedal rem akan maju. Sehingga akan tersebut menyebabkan pitstop menutup vacuum port internal. Selain itu, hal tersebut pun akan menyebabkan inlet air valve terbuka.  Sehingga ruang tekanan variabel dan ruangan konstan tidak terhubung. Dengan demikian tekanan dari ruang variable akan terhubung dengan udara dari luar dikarenakan intel air valve yang terbuka.

Sementara untuk ruangan tekanan konstan akan tetap vakum. Dimana hal tersebut menyebabkan adanya perbedaan tekanan pada kedua ruangan tersebut. Selain itu, hal tersebut pun menyebabkan diafragma vacuum melawan tekanan dari pegas diafragma. Kemudian menekan push rod menuju ke master silinder. Dengan begitu, kondisi ini dapat dikatakan bahwa rem sedang bekerja.

  • Cara Kerja Booster Rem Pada Saat Mesin Mati

Adapun ketika kondisi mesin mati maka vacuum check akan menutup saluran. Kemungkinan ketika kondisi seperti ini masih ada kevakuman dalam rem jenis ini. hal ini memiliki  bertujuan agar saat terjadi hal yang tidak diinginkan kendaraan masih dapat menggunakan jenis rem ini. Sehingga dapat membantu untuk mengeram sekitar 2 hingga 3 kali. Dengan begitu, kamu pun dapat meminimalisir terjadinya rem blong.

Cara kerja dari rem ini sebenarnya berbeda-beda, tergantung dari keadaan mesinnya. Selain itu, untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan, kamu bisa menggunakan asuransi dari cekpremi. Selain itu, produk cekpremi pun beragam sehingga kamu dapat memilih beberapa asumsi yang cocok untuk kebutuhanmu.

Apa Saja Tanda Booster Rem Rusak?

Ada beberapa pernyataan terkait rem jenis ini yang sering diajukan oleh beberapa orang.adapun untuk pertanyaan adalah sebagai berikut!

Apa Saja Gejala yang Menandakan Rem Booster Rusak?

Untuk mengetahui kondisi dari rem jeni ini, maka kamu dapat memeriksakannya langsung. Adapun beberapa gejala yang mengidentifikasi bahwa rem rusak adalah pedal rem terasa keras, putaran mesin tidak stabil, suara desis saat pengereman

Apa Dampak Rem Booster Rusak?

Mengganggu kinerja pengereman kendaraan. Tentu hal tersebut cukup berbahaya, terutama jika digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Untuk mencegah hal tersebut sebaiknya kamu langsung memeriksakan keadaan rem ke bengkel terdekat dan terpercaya. Lakukanlah service atau bahkan ganti jika diperlukan. Untuk membuat kendaraanmu lebih safety lagi, sebaiknya gunakanlah produk asuransi motor di cekpremi. Sehingga kamu tidak perlu lagi khawatir terjadi sesuatu terhadap motormu. Padalnya kau dapat langsung melakukan perbaikan dengan menggunakan asuransi ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.