Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian dan Syarat Lengkapnya

bpkb

Ada banyak cara mendapatkan dana darurat yang bisa ditempuh secara legal dan tak menyulitkan. Salah satunya yaitu dengan cara gadai BPKB motor di Pegadaian. Simak caranya, yuk!

Pegadaian merupakan sebuah lembaga bantuan pendanaan dengan sistem gadai barang sebagai jaminan dari pinjaman yang diberikan.

Meminjam uang di Pegadaian juga terjamin keamanannya karena merupakan sebuah lembaga BUMN milik pemerintah.

Sesuai slogannya “mengatasi masalah tanpa masalah”, maka Pegadaian bisa jadi solusi terpercaya jika Anda membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan darurat.

Salah satu cara yang bisa Anda tempuh untuk mendapatkan pinjaman dari Pegadaian yaitu dengan menggadaikan BPKB motor.

Tenang saja, proses dan syarat meminjam uang dengan cara menggadaikan BPKB motor di Pegadaian tak sulit, kok.

Yuk, simak syarat dan cara gadai BPKB motor di Pegadaian selengkapnya di bawah ini.

Persyaratan Gadai BPKB Motor di Pegadaian

Sebelum membahas cara gadai BPKB motor di Pegadaian, sebaiknya Anda pahami dulu apa saja syarat yang harus dipenuhi berikut ini.

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia 21-60 tahun
  3. Masa kerja minimal 1 tahun

Selain persyaratan di atas, Anda juga perlu menyiapkan beberapa dokumen penting seperti:

  1. Foto diri pemohon
  2. KTP pribadi pemohon dan pasangan/keluarga inti (Asli dan salinan)
  3. Kartu Keluarga (KK) (Asli dan salinan)
  4. Foto kendaraan jaminan
  5. BPKB, STNK, Faktur, dan Kuitansi (Asli dan salinan)
  6. Foto tempat bekerja
  7. Surat Keterangan kerja

Tata Cara Gadai BPKB Motor di Pegadaian dengan Aman

1. Menyiapkan Semua Persyaratan

Cara yang paling pertama tentu saja menyiapkan semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Pastikan Anda membawa dokumen-dokumen asli serta salinannya untuk memperlancar proses administrasi.

Jika masih ragu, jangan sungkan untuk langsung menghubungi pihak Pegadaian terkait kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan.

2. Mendatangi Kantor Pegadaian

Setelah semua persyaratan siap, Anda bisa langsung mengunjungi cabang Pegadaian terdekat untuk melakukan pendaftaran.

Di sana Anda akan diminta mengisi formulir pendaftaran, menyerahkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan, serta menunjukkan kendaraan yang dijaminkan untuk diperiksa.

3. Menaksir Nilai Kendaraan

Cara gadai BPKB motor di Pegadaian yang berikutnya yaitu menaksir nilai kendaraan.

Pada proses ini, petugas Pegadaian akan menentukan seberapa besar nilai kendaraan Anda yang kemudian akan menjadi plafon pinjaman maksimal.

Ingat, kendaraan yang dijaminkan harus kendaraan milik sendiri ya!

4. Mentukan Nilai dan Tenor Pinjaman

Setelah Anda mendapatkan nilai taksiran kendaraan, selanjutnya Anda bisa menentukan seberapa besar nilai pinjaman yang akan diambil serta tenornya.

Pegadaian sendiri memberikan tenor pinjaman dengan jangka waktu mulai dari 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan, hingga 36 bulan.

Berikut ini besaran bunga untuk setiap nominal pinjaman yang perlu Anda perhatikan:

  • Pinjaman antara Rp1.000.000-Rp10.000.000 nilai bunganya 1,5% per bulan
  • Pinjaman antara Rp10.100.000-Rp50.000.000 nilai bunganya 1,25% per bulan
  • Pinjaman antara Rp50.100.000-Rp100.000.000 nilai bunganya 1,15% per bulan

5. Membuat Surat Bukti Kredit (SBK)

Setelah menyelesaikan tiga cara gadai BPKB motor di Pegadaian di atas, Anda akan mendapatkan Surat Bukti Kredit (SBK).

Surat Bukti Kredit (SBK) ini mencakup segala informasi terkait pinjaman Anda mulai dari barang jaminan, nominal, hingga masa jatuh tempo.

6. Membayar Biaya Administrasi

Cara gadai BPKB motor di Pegadaian yang terakhir yaitu membayar biaya administrasi dari pinjaman Anda.

Biaya administrasi ini dipatok sekitar 10% dari total pinjaman yang bisa dibayarkan langsung atau dipotong dari plafon pinjaman.

***

Itulah beberapa cara gadai BPKB motor di Pegadaian yang bisa Anda ikuti.

Agar motor Anda terlindungi dari hal-hal yang tak diinginkan, pastikan Anda melindunginya dengan asuransi motor terbaik ya!