Sesuai Regulasi, Ini Cara Menghitung THR yang Benar!

Nov - 23
2021
cara menghitung thr

Sesuai Regulasi, Ini Cara Menghitung THR yang Benar!

THR adalah kompensasi yang wajib diberikan oleh perusahaan kepada setiap karyawannya. Hal ini sudah ditetapkan sesuai dengan aturan pemerintah dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 6/2016 tentang Tunjangan Hari Raya. Penasaran bagaimana cara menghitung THR? Mari simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

Jenis-jenis THR

THR sendiri ada beberapa jenis yang disesuaikan dengan hari raya yang dirayakan oleh perusahaan yang bersangkutan.

Ada 5 jenis THR yang umumnya ada di Indonesia:

  • THR Idul Fitri
  • THR Natal
  • THR Nyepi
  • THR Waisak
  • THR Imlek

Semua jenis THR ini akan diberikan baik itu bagi karyawan PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) ataupun bagi karyawan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu)

Berapa Besar THR yang diberikan? (Sesuai dengan Peraturan Pemerintah)

Disebutkan dalam pasal 2 dan 3 Permenaker No 6/2016, disebutkan bahwa besaran THR ditentukan dari berapa lama masa kerja karyawan di perusahaan tersebut. Berikut adalah rinciannya:

  • Masa kerja 1 tahun (12 bulan) berhak mendapatkan THR sebesar 1 kali gaji pokok.
  • Masa kerja kurang dari 1 tahun mendapatkan THR yang disesuaikan dengan lama masa kerja mereka.

Cara Menghitung THR dengan masa kerja kurang dari 1 tahun

Mungkin banyak dari kalian yang masih bertanya-tanya, bagaimana cara menghitun THR karyawan yang masa kerjanya masih kurang dari 1 tahun. Berikut adalah rinciannya:

Rumus:

THR= Lama masa kerja x 1 bulan gaji : 12 bulan 

Contoh kasus

Andi sudah bekerja di perusahaan C selama 9 bulan dengan gaji sebesar 5 juta, maka THR yang berhak Andi dapatkan adalah sebesar:

9 bulan x 5 juta : 12 bulan = Rp 3.750.000

Cara Menghitung THR bagi karyawan dengan masa kerja 1 tahun

Sesuai dengan peraturan pemerintah, karyawan dengan masa kerja minimal 1 tahun, berhak mendapatkan THR sebesar 1 kali gaji pokok yang tidak termasuk tunjangan lainya. Berikut adalah contoh kasusnya:

Andi bekerja di perusahaan dengan besaran gaji pokok sebesar Rp 10 juta dan tunjangan sebesar 2 juta. Andi sudah bekerja selama 13 bulan.

Maka besaran THR yang didapat Andi adalah sebesar Rp 10 juta, karena tidak THR tidak termasuk uang tunjangan.

Kapan THR diberikan kepada karyawan?

Mengutip dari Permenaker No 6 Tahun 2006 pasal 5, pembayaran THR harus dibayarkan selambat-lambatnya 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Namun hal ini biasanya berbeda-beda dari setiap perusahaan, ada yang memberikan THR saat Hari Natal.

Pemerintah juga akan mengenakan denda sebesar 5% dari jumlah THR jika perusahaan telat membayarkan THR kepada karyawan. Sesuai dengan pasal 10 Permenaker No 6/2016 tentang THR.

Tips Mengatur THR

Ketika mendapatkan THR, seringkali kita sebagai karyawan tergiur untuk menggunakan uang tersebut untuk hal yang berhubungan dengan hedonisme. Padahal uang THR bisa digunakan untuk hal yang lebih produktif seperti investasi emas, saham dan masih banyak lagi.

Metta Anggriani seorang certified financial planner memberikan tips-tips berikut ini untuk pengelolaan THR yang benar:

1. Dahulukan Kewajiban (Hutang)

THR yang didapat sebaiknya digunakan untuk membayar hutang-hutang. Hal ini dilakukan agar kedepannya kita tidak ada beban lagi.

2. Membayar Zakat

Amal/Zakat juga merupakan hal penting dalam pengelolaan THR. Bantulah sesama yang membutuhkan agar kehidupan yang kalian jalani dapat lebih bahagia.

3. Belanja Kebutuhan THR

Sebelum berbelanja, sebaiknya kalian buat terlebih dahulu prioritas kebutuhan. Sebisa mungkin juga kalian berbelanja di toko yang memberikan diskon untuk memaksimalkan penggunaan dana.

4. Sisihkan uang THR untuk investasi

Jika semua kebutuhan sudah terpenuhi, gunakan uang THR kalian untuk berinvestasi. Investasi dilakukan agar di hari tua nanti kalian tidak perlu bekerja keras untuk mendapatkan uang.

Karena dengan adanya investasi uang akan bekerja untuk kalian bukan kalian yang bekerja untuk uang.

 

Dapatkan berbagai pilihan produk asuransi di Cekpremi!

asuransi cekpremi

Mari kunjungi Cekpremi Blog untuk berbagai informasi bermanfaat mengenai keuangan, dan bagi kalian yang sedang mencari asuransi klik gambar di atas ya!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner asuransi covid