Waspada! Kenali 10 Bahaya Asap Rokok bagi Kesehatan

Oct - 09
2021
bahaya asap rokok

Waspada! Kenali 10 Bahaya Asap Rokok bagi Kesehatan

Bahaya asap rokok bagi kesehatan tidak hanya menghantui perokok, namun juga perokok pasif. Asap rokok dapat membahayakan hampir setiap bagian tubuh Anda. Selain meningkatkan risiko berbagai penyakit, asap rokok juga mampu mengubah penampilan Anda.

Ketika menghirup asap rokok bahan-bahan kimia berbahaya seperti racun, logam, dan karsinogen memasuki aliran darah. Kemudian, mereka bereaksi dan memengaruhi tekanan darah, denyut nadi hingga kesehatan organ dan sistem kekebalan tubuh Anda.

Asap rokok diketahui mengandung setidaknya 250 bahan kimia beracun dan 70 bahan kimia penyebab kanker lainnya. Menurut U.S. Surgeon General, tidak ada tingkat paparan asap rokok yang bebas risiko. Artinya, menghirup asap rokok dapat membahayakan Kesehatan Anda.

Untuk lebih lengkapnya Simak pembahasan bagaimana bahan kimia berbahaya dalam rokok memengaruhi kesehatan Anda.

5 Bahan Kimia Berbahaya yang Terkandung dalam Asap Rokok

bahan kimia berbahaya pada asap rokok
Sumber: Airtopia

Udara yang tercemar karena asap rokok berbahaya bagi siapa saja yang menghirupnya baik itu bagi perokok aktif maupun pasif. Berikut ini adalah bahan kimia yang memasuki tubuh Anda jika terpapar asap rokok.

Karsinogen

Karsinogen adalah zat apa yang dapat menyebabkan kanker dan 70 bahan kimia dalam rokok diketahui menyebabkan penyakit berbahaya tersebut.

  • Benzena dapat ditemukan dalam pestisida dan bensin. Dalam rokok kadarnya sangat tinggi.
  • Formaldehida adalah bahan kimia yang, dalam bentuk cair, digunakan untuk mengawetkan mayat. Dalam bentuk gas, formaldehia menyebabkan iritasi hidung, tenggorokan, dan mata.
  • Vinyl klorida adalah bahan kimia buatan manusia yang digunakan untuk membuat plastik.

Logam Beracun

Logam beracun atau berat adalah senyawa logam yang berpotensi membahayakan kesehatan jika terserap atau terhirup. Dalam jumlah yang sangat kecil, beberapa jenis logam ini dapat bermanfaat bagi kesehatan, tetapi ketika dikonsumsi dalam jumlah besardapat menjadi racun.

  • Arsenik umumnya digunakan dalam racun tikus. Arsenik masuk ke dalam asap rokok melalui pestisida yang digunakan dalam pertanian tembakau.
  • Kadmium adalah logam berat beracun yang digunakan dalam baterai. Perokok biasanya memiliki kadmium dua kali lebih banyak dalam tubuh mereka daripada bukan perokok.

Logam Beracun Radioaktif

Ada beberapa logam beracun dalam asap rokok yang membawa bahaya tambahan bagi siapa pun yang menghirupnya karena bersifat radioaktif. Timbal-210 (Pb-210) dan polonium-210 (Po-210) adalah logam berat radioaktif beracun yang menurut penelitian ada dalam asap rokok.

Racun

Racun didefinisikan sebagai zat apa pun yang ketika masuk ke dalam organisme hidup menyebabkan penderitaan fisik yang parah bahkan kematian. Sains telah menemukan sekitar 250 gas beracun dalam asap rokok.

  • Senyawa amonia biasanya digunakan dalam produk pembersih dan pupuk. Amonia juga ada pada nikotin.
  • Karbon monoksida ada pada knalpot mobil dan mampu mematikan apabila terpapar dalam jumlah besar. Asap rokok dapat mengandung kadar karbon monoksida yang tinggi.
  • Hidrogen sianida bisa menjadi sangat mematikan dan zat ini juga ditemukan dalam asap rokok.
  • Nikotin adalah racun yang digunakan dalam pestisida dan merupakan unsur adiktif dalam rokok.

Bahaya Asap Rokok bagi Kesehatan

bahaya asap rokok
Sumber: Urgent Care Colorado Springs CO

Menurut World Health Organization (WHO), rokok membunuh lebih dari 8 juta orang setiap tahun. Lebih dari 7 juta dari kematian tersebut berasal dari perokok aktif dan sekitar 1,2 juta dari perokok pasif atau non-perokok yang terpapar asap rokok. Berikut ini adalah bahaya asap rokok bagi Kesehatan.

Kerusakan paru-paru

Rokok bertanggung jawab atas meningkatnya risiko terkena kanker paru-paru. Risiko ini 25 kali lipat lebih besar untuk pria dan 25,7 kali lebih besar untuk wanita.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC melaporkan bahwa sekitar 9 dari 10 kematian akibat kanker paru-paru dikarenakan asap rokok.

Rokok juga menyebabkan risiko lebih besar menderita gangguan paru obstruktif kronik (PPOK). Faktanya, American Lung Association melaporkan bahwa merokok menyebabkan 80 persen kematian PPOK.

Penyakit jantung

Asap rokok dapat merusak jantung, pembuluh darah, dan sel darah. Bahan kimia dan tar dalam rokok dapat meningkatkan risiko seseorang terkena aterosklerosis, yaitu penumpukan plak di pembuluh darah. Penumpukan ini membatasi aliran darah dan dapat menyebabkan penyumbatan.

Merokok juga meningkatkan risiko penyakit arteri perifer (PAD), yang terjadi ketika arteri di lengan dan kaki mulai menyempit, sehingga membatasi aliran darah.

Penelitian menunjukkan hubungan langsung antara menghirup asap rokok dan berkembangnya PAD. Bahkan, mereka yang dulunya merokok menghadapi risiko yang lebih tinggi daripada orang yang tidak pernah merokok.

Memiliki PAD meningkatkan risiko mengalami:

  • Gumpalan darah
  • Angina, atau nyeri dada
  • Stroke
  • Serangan jantung

Masalah kesuburan

Merokok dapat merusak sistem reproduksi khususnya pada wanita. Hal ini dikarenakan tembakau dan bahan kimia lain yang terkandung dalam rokok mempengaruhi kadar hormon.

Sementara itu pada pria, semakin banyak asap rokok yang dihisap dan semakin lama mereka merokok, semakin tinggi pula risiko disfungsi ereksi. Merokok juga dapat mempengaruhi kualitas sperma dan karenanya mengurangi kesuburan.

Risiko komplikasi kehamilan

Merokok dapat meningkatkan risiko kehamilan ektopik dan menurunkan berat badan bayi saat lahir. Menurut CDC, merokok dapat memengaruhi kehamilan dan janin yang sedang berkembang dalam beberapa cara, termasuk:

  • Meningkatkan risiko kehamilan ektopik
  • Menurunkan berat badan bayi saat lahir
  • Meningkatkan risiko kelahiran premature
  • Merusak paru-paru, otak, dan sistem saraf pusat janin
  • Meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak
  • Berkontribusi terhadap kelainan bawaan, seperti bibir sumbing

Risiko diabetes tipe 2

CDC melaporkan bahwa orang yang merokok secara teratur memiliki risiko 30-40 persen lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 daripada mereka yang tidak. Merokok juga dapat mempersulit penderita diabetes untuk menjaga kondisi mereka.

Sistem kekebalan tubuh melemah

Asap rokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuatnya lebih rentan terhadap penyakit. Tak hanya itu saja, terpapar asap rokok juga dapat menyebabkan peradangan tambahan di dalam tubuh.

Masalah penglihatan

Merokok dapat menyebabkan masalah mata, termasuk risiko katarak dan degenerasi macula. Masalah penglihatan lain yang terkait dengan merokok meliputi mata kering, glaucoma, dan retinopati diabetic.

Kebersihan mulut yang buruk

Orang yang merokok memiliki risiko dua kali lipat dari penyakit gusi. Risiko ini meningkat dengan jumlah rokok yang dihisap seseorang. Gejala penyakit gusi yang dimaksud antara lain gusi bengkak dan lunak, berdarah saat menyikat, gigi goyang, dan gigi sensitif.

Merokok juga dapat membatasi kemampuan seseorang untuk merasakan dan mencium sesuatu dengan benar, termasuk masalah gigi kuning atau coklat yang dapat memperburuk penampilan.

Kulit dan rambut tidak sehat

Seseorang yang merokok dan sering terpapar asap rokok dapat mengalami penuaan dini dan kulit keriput. Perokok aktif juga memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker kulit, terutama di bibir.

Selain itu, asap rokok juga membuat rambut dan kulit berbau tembakau sekaligus berkontribusi pada kerontokan rambut dan kebotakan. Apabila selama ini Anda rutin menjalani perawatan kulit mungkin menjadi tidak maksimal.

Risiko kanker lainnya

Selain kanker paru-paru, merokok juga dapat menyebabkan kanker lainnya. The American Cancer Society melaporkan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko 20-30 persen terkena kanker pankreas.

Orang yang merokok juga memperbesar risiko terkena kanker kandung kemih dan kanker perut daripada orang yang tidak merokok. Risiko lain yang disebabkan karena asap rokok yakni:

  • Kanker mulut
  • Kanker laring
  • Kanker tenggorokan
  • Kanker kerongkongan
  • Kanker ginjal
  • Kanker serviks
  • Kanker hati
  • Kanker usus besar

Tips Menghindari Asap Rokok bagi yang Bukan Perokok

Sumber: Gastrointestinal Society

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan demi melindungi diri dan keluarga dari bahaya risiko kesehatan akibat terpapar asap rokok.

Jauhkan Asap Rokok dari Rumah

Selain menjadi lokasi beristirahat, rumah adalah tempat yang Anda gunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Oleh karena itu, jangan biarkan rumah Anda terpapar asap rokok yang dapat membahayakan Anda dan keluarga.

Untuk menjauhkan asap rokok dari rumah, ada beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Jangan biarkan siapapun merokok di dalam rumah.
  • Beri tahu anggota keluarga atau tamu untuk merokok di luar rumah.
  • Anda juga bisa memberi tanda bebas asap rokok di depan pintu rumah supaya tamu menghargai Anda dengan tidak merokok di lingkungan rumah.

Jauhkan Diri dari Asap Merokok di Tempat Umum

Saat ini di tempat umum seperti kantor atau mal sudah disediakan ruangan khusus untuk perokok. Bagi Anda yang bukan perokok, hindarilah ruangan ini demi menjaga kesehatan Anda.

Selain itu, ketika bepergian keluar dan merasa kesulitan menghindari perokok atau meminta mereka untuk tidak merokok, Anda bisa mengatasinya dengan sebisa mungkin mencari lokasi-lokasi umum yang memisahkan lokasi perokok dengan non-perokok.

Siapkan Asuransi Kesehatan

Meski sudah berupaya sebisa mungkin untuk menghindari asap rokok, terkadang risiko akibat hal itu masih ada. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk menyiapkan perlindungan diri dan keluarga Anda dengan asuransi Kesehatan. Anda bisa membandingkan berbagai produk asuransi Kesehatan dan asuransi jiwa di CekPremi.

 

Referensi:

MedicalNewsToday: How does smoking affect the body?

VeryWellMind: A Disturbing List of Toxic Chemicals in Cigarettes. https://www.verywellmind.com/harmful-chemicals-in-cigarettes-and-cigarette-smoke-2824715

WHO. Tobacco

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner asuransi covid